Vietnam vs Pakistan menjadi pertandingan terakhir Grup B Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026 dengan satu tiket perebutan tempat ketiga masih terbuka. Thailand sudah memastikan juara grup dan berhak tampil di final setelah mengumpulkan enam poin.
Duel Vietnam vs Pakistan dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat, 2 Oktober 2026, mulai pukul 16.00 WIB. Thailand melawan Filipina juga berlangsung bersamaan di Stadion Si Jalak Harupat untuk menjaga integritas pertandingan terakhir grup.
Vietnam memasuki pertandingan setelah kalah 0-2 dari Thailand melalui gol Sarach Yooyen dan Chaiyaphon Otton. Kekalahan tersebut mengakhiri rangkaian 27 pertandingan tanpa kekalahan sekaligus menutup kemungkinan Golden Star Warriors mencapai final FIFA ASEAN Cup 2026.
Pakistan justru membawa momentum setelah bangkit dari ketertinggalan dua gol dan menahan Filipina 2-2. Ali Khan mencetak gol selepas turun minum sebelum Abdul Samad Arshad menyamakan kedudukan pada menit ke-62 untuk memperoleh poin pertama.
Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup 2026: Tiket Bronze Final Diperebutkan
Vietnam vs Pakistan berlangsung ketika Thailand sudah mengunci posisi pertama Grup B FIFA ASEAN Cup 2026 dengan enam poin. War Elephants mengalahkan Pakistan 4-0 kemudian Vietnam 2-0, sekaligus belum kebobolan dalam dua laga.
Vietnam menempati urutan kedua dengan tiga poin setelah mengalahkan Filipina 1-0 sebelum kalah dari Thailand. Mereka mencetak satu gol dan kebobolan dua kali sehingga mempunyai selisih gol minus satu menjelang matchday terakhir.
Filipina dan Pakistan masing-masing mempunyai satu angka setelah bermain imbang 2-2 pada matchday kedua. Filipina berada di posisi ketiga dengan selisih gol minus satu, sedangkan Pakistan menempati dasar klasemen dengan minus empat.
Format FIFA ASEAN Cup 2026 membuat juara masing-masing grup langsung melaju ke final tanpa memainkan semifinal. Runner-up Grup A dan Grup B bertemu dalam Bronze Match atau pertandingan perebutan tempat ketiga pada 5 Oktober.
Klasemen Grup B FIFA ASEAN Cup 2026
| Posisi | Tim | Main | Menang | Seri | Kalah | Gol | Selisih | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Thailand | 2 | 2 | 0 | 0 | 6-0 | +6 | 6 |
| 2 | Vietnam | 2 | 1 | 0 | 1 | 1-2 | -1 | 3 |
| 3 | Filipina | 2 | 0 | 1 | 1 | 2-3 | -1 | 1 |
| 4 | Pakistan | 2 | 0 | 1 | 1 | 2-6 | -4 | 1 |
Thailand sudah dipastikan berada di final FIFA ASEAN Cup 2026 sehingga Vietnam vs Pakistan hanya menentukan siapa yang masih berpeluang menempati posisi kedua. FIFA bahkan menegaskan Vietnam hanya membutuhkan hasil imbang menghadapi Pakistan untuk mencapai Bronze Final.
Peluang Vietnam vs Pakistan Lolos ke Babak Selanjutnya
Vietnam mempunyai jalur paling sederhana menjelang Vietnam vs Pakistan karena kemenangan akan membawa mereka mengakhiri grup dengan enam poin. Posisi kedua otomatis diamankan tanpa bergantung kepada pertandingan Thailand melawan Filipina di Bandung.
Hasil imbang juga sudah cukup bagi Vietnam karena koleksi empat poin tidak dapat dilewati Pakistan, sedangkan Filipina maksimal juga memperoleh empat. Vietnam mempunyai kemenangan head to head 1-0 atas Filipina pada matchday pertama.
Artinya, Vietnam vs Pakistan tidak mengharuskan pasukan Kim Sang-sik mengambil risiko berlebihan sejak menit pertama. Satu poin memastikan Golden Star Warriors tampil dalam perebutan tempat ketiga FIFA ASEAN Cup 2026 pada 5 Oktober.
Vietnam baru dapat kehilangan posisi runner-up apabila mereka kalah pada Vietnam vs Pakistan karena Pakistan akan mencapai empat poin. Situasi kemudian tetap dipengaruhi hasil Thailand melawan Filipina yang dimainkan bersamaan di Bandung.
Jika Pakistan menang dan Filipina gagal mengalahkan Thailand, Pakistan langsung naik ke posisi kedua dengan empat poin. Vietnam tetap tiga angka, sementara Filipina maksimal hanya memperoleh dua apabila pertandingan mereka berakhir imbang.
Skenario menjadi lebih rumit apabila Pakistan mengalahkan Vietnam dan Filipina juga menundukkan Thailand, karena Pakistan serta Filipina sama-sama mengumpulkan empat poin. Pertemuan langsung kedua negara sudah berakhir imbang 2-2 sehingga prosedur tiebreaker berikutnya diperlukan.
Dalam kondisi tersebut, selisih gol keseluruhan menjadi sangat penting karena Filipina memulai matchday terakhir dengan minus satu dan Pakistan minus empat. Margin kemenangan masing-masing tim karena itu berpotensi menentukan siapa yang menuju perebutan tempat ketiga.
Pakistan harus mengejar defisit tiga gol selisih gol terhadap Filipina sebelum pertandingan dimulai. Jika kedua tim menang dan perbedaan margin kemenangan Pakistan tiga gol lebih besar, selisih gol mereka akan sama sebelum produktivitas gol ikut diperhitungkan.
Vietnam tidak mempunyai jalur menuju final meskipun menang telak dalam Vietnam vs Pakistan karena Thailand sudah mengamankan juara Grup B. FIFA memastikan kemenangan Thailand atas Vietnam secara matematis sudah mengantar War Elephants ke partai final.
Pakistan juga tidak mungkin mencapai final FIFA ASEAN Cup 2026 karena maksimal hanya dapat menyelesaikan grup dengan empat poin. Target realistis mereka adalah posisi runner-up dan tiket Bronze Final jika kombinasi pertandingan terakhir berjalan sesuai kebutuhan.
| Skenario Vietnam vs Pakistan | Dampak di Grup B |
|---|---|
| Vietnam menang | Vietnam memastikan runner-up dan Bronze Final |
| Vietnam vs Pakistan seri | Vietnam memastikan runner-up dan Bronze Final |
| Pakistan menang, Filipina gagal menang | Pakistan menjadi runner-up |
| Pakistan menang, Filipina juga menang | Pakistan dan Filipina dipisahkan melalui tiebreaker |
| Vietnam kalah | Vietnam tersingkir karena tetap memiliki tiga poin |
| Pakistan seri/kalah | Pakistan tersingkir |
Dengan demikian, tekanan hasil dalam Vietnam vs Pakistan lebih berat berada pada Pakistan karena hanya kemenangan yang mempertahankan peluang mereka. Vietnam mempunyai dua kemungkinan hasil, menang atau imbang, untuk memastikan perjalanan di FIFA ASEAN Cup 2026 berlanjut.
Prediksi Susunan Pemain Vietnam vs Pakistan
Vietnam diperkirakan kembali memakai struktur tiga bek dalam Vietnam vs Pakistan dengan Patrik Lê Giang menjadi pilihan utama di bawah mistar. Kiper tersebut sempat mengalami cedera lengan setelah membentur tiang ketika menghadapi Thailand.
Tim medis menyatakan masalah tersebut tidak menghalangi Patrik bermain, meskipun Kim Sang-sik masih mempertimbangkan kondisinya. Trần Trung Kiên dan Nguyễn Văn Việt tetap tersedia apabila pelatih memilih mengistirahatkan penjaga gawang utama pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Bùi Hoàng Việt Anh, Nguyễn Adou Leygley Minh, dan Lê Ngọc Bảo dapat membentuk tiga pemain belakang. Ketiganya menawarkan kombinasi kekuatan duel, kemampuan membawa bola, serta distribusi dari garis pertama menuju lini tengah Vietnam.
Trương Tiến Anh dan Cao Pendant Quang Vinh berpeluang beroperasi sebagai wing-back ketika Vietnam vs Pakistan berlangsung. Keduanya dapat meningkatkan posisi saat Vietnam menguasai bola lalu membentuk garis lima ketika Pakistan melakukan transisi.
Lê Phạm Thành Long dan Nguyễn Hoàng Đức menjadi kandidat pasangan sentral setelah Hoàng Đức kembali mendapatkan menit bermain menghadapi Thailand. Kondisinya terus meningkat setelah sebelumnya hanya menjalani dua sesi latihan penuh bersama tim.
Đỗ Hoàng Hên dan Nguyễn Hải Long dapat bergerak di belakang Nguyễn Đình Bắc untuk menambah pemain pada area antarlini. Formasi tersebut juga memberi Vietnam fleksibilitas berubah dari 3-4-2-1 menjadi 3-4-3 ketika menyerang.
Prediksi Susunan Pemain Vietnam (3-4-2-1): Patrik Lê Giang; Bùi Hoàng Việt Anh, Nguyễn Adou Leygley Minh, Lê Ngọc Bảo; Trương Tiến Anh, Lê Phạm Thành Long, Nguyễn Hoàng Đức, Cao Pendant Quang Vinh; Nguyễn Hải Long, Đỗ Hoàng Hên; Nguyễn Đình Bắc.
Pakistan diperkirakan mempertahankan pendekatan lima bek dalam Vietnam vs Pakistan setelah struktur tersebut membantu mereka bangkit menghadapi Filipina. Yousuf Butt masih menjadi pilihan utama di bawah mistar dalam pertandingan terakhir FIFA ASEAN Cup 2026.
Ali Uzair Mahmood dan Mohammad Fazal dapat menempati dua koridor pertahanan, sedangkan Mohib Ullah, Easah Suliman, dan Abdullah Iqbal menjaga area tengah. Kehadiran Suliman menambah pengalaman setelah sebelumnya terlambat tiba di Indonesia akibat sakit.
Umer Nawaz, Haris Zeb, Alamgir Ghazi, dan Abdul Samad Arshad menjadi kandidat lini tengah Pakistan. Arshad mempunyai momentum setelah mencetak gol penyeimbang ketika Shaheens bangkit dari ketertinggalan dua gol menghadapi Filipina.
Ali Khan berpeluang kembali menjadi penyerang utama setelah ikut mencetak gol pada pertandingan sebelumnya. Kaleem Ullah serta Shayek Dost tetap menjadi pilihan lain apabila Nolberto Solano menginginkan perubahan karakter di lini depan.
Prediksi Susunan Pemain Pakistan (5-4-1): Yousuf Butt; Ali Uzair Mahmood, Mohib Ullah, Easah Suliman, Abdullah Iqbal, Mohammad Fazal; Abdul Samad Arshad, Umer Nawaz, Haris Zeb, Alamgir Ghazi; Ali Khan.
Pemain Absen Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup 2026
Vietnam kehilangan Nguyễn Xuân Son untuk sisa FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalami robekan hamstring tingkat dua pada laga pertama melawan Filipina. Pemeriksaan MRI menyatakan sang penyerang membutuhkan setidaknya enam pekan untuk pulih.
Nguyễn Quang Hải juga tidak mengikuti turnamen karena mengalami cedera pergelangan kaki kiri sebelum keberangkatan menuju Indonesia. Võ Hoàng Minh Khoa kemudian mendapatkan tempat sebagai penggantinya di dalam skuad Kim Sang-sik.
Nguyễn Thành Chung tidak ikut FIFA ASEAN Cup 2026 karena belum pulih sepenuhnya dari masalah fisik, sedangkan Nguyễn Văn Vĩ mengalami robekan otot. Đỗ Duy Mạnh juga tidak tersedia sehingga sektor pertahanan kehilangan beberapa pemain senior.
Vietnam kembali kehilangan satu pemain sebelum Vietnam vs Pakistan setelah Phạm Gia Hưng diizinkan pulang karena urusan keluarga. Sang penyerang meninggalkan skuad pada 30 September sehingga tidak mengikuti pertandingan terakhir fase grup.
Patrik Lê Giang berbeda karena masih berada bersama tim meski mendapatkan perawatan pada lengan setelah pertandingan Thailand. Tim medis menyatakan dirinya dapat bermain, tetapi keputusan akhir tetap berada pada Kim Sang-sik.
Pakistan belum melaporkan kehilangan besar menjelang Vietnam vs Pakistan, sementara Easah Suliman telah pulih dari sakit yang sempat menunda kedatangannya di Indonesia. Bek tersebut bahkan menjadi starter saat menghadapi Filipina pada matchday kedua.
Tidak terdapat kartu merah dalam pertandingan Pakistan melawan Filipina sehingga Solano masih mempunyai kerangka skuad yang relatif lengkap. Kondisi kebugaran setelah dua pertandingan dalam waktu singkat menjadi pertimbangan utama menjelang FIFA ASEAN Cup 2026 matchday ketiga.
| Tim | Pemain | Status |
|---|---|---|
| Vietnam | Nguyễn Xuân Son | Robekan hamstring, absen sisa turnamen |
| Vietnam | Nguyễn Quang Hải | Cedera pergelangan kaki, tidak ikut turnamen |
| Vietnam | Nguyễn Thành Chung | Cedera, tidak ikut turnamen |
| Vietnam | Nguyễn Văn Vĩ | Cedera otot, tidak ikut turnamen |
| Vietnam | Đỗ Duy Mạnh | Cedera, tidak tersedia |
| Vietnam | Phạm Gia Hưng | Meninggalkan skuad karena urusan keluarga |
| Vietnam | Patrik Lê Giang | Masalah lengan, masih tersedia |
| Pakistan | Easah Suliman | Sempat sakit, sudah kembali dan tersedia |
| Pakistan | — | Tidak ada skorsing baru yang dikonfirmasi |
5 Pertandingan Terakhir Vietnam
Vietnam membawa tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan dalam lima pertandingan terakhir menuju Vietnam vs Pakistan. Kekalahan dari Thailand menjadi kekalahan pertama mereka setelah rangkaian panjang tanpa kalah sepanjang hampir dua tahun.
Sebelum FIFA ASEAN Cup 2026 dimulai, Vietnam menjuarai ASEAN Hyundai Cup dengan mengalahkan Thailand 2-0 pada leg pertama final kemudian bermain 2-2 di Hanoi. Mereka sebelumnya juga menundukkan Malaysia pada semifinal.
| Tanggal | Pertandingan | Kompetisi | Hasil |
|---|---|---|---|
| 29 September 2026 | Thailand vs Vietnam | FIFA ASEAN Cup 2026 | 2-0 |
| 26 September 2026 | Vietnam vs Filipina | FIFA ASEAN Cup 2026 | 1-0 |
| 26 Agustus 2026 | Vietnam vs Thailand | ASEAN Hyundai Cup | 2-2 |
| 22 Agustus 2026 | Thailand vs Vietnam | ASEAN Hyundai Cup | 0-2 |
| 19 Agustus 2026 | Vietnam vs Malaysia | ASEAN Hyundai Cup | 2-0 |
Vietnam menghasilkan tujuh gol dan kebobolan empat kali sepanjang lima pertandingan tersebut. Kekalahan 0-2 menghadapi Thailand menjadi satu-satunya pertandingan dalam rangkaian itu ketika Golden Star Warriors tidak mampu mencetak gol.
Kim Sang-sik melakukan empat perubahan susunan ketika menghadapi Thailand, kemudian memasukkan Hoàng Đức, Hoàng Hên, dan Williams Minh Hoàng pada jeda. Perubahan tersebut membuat Vietnam bermain lebih agresif meski gagal menghasilkan gol.
5 Pertandingan Terakhir Pakistan
Pakistan mencatat tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan dalam lima pertandingan terakhir sebelum Vietnam vs Pakistan. Tiga kemenangan beruntun mereka terjadi pada turnamen persahabatan di Maladewa sebelum FIFA ASEAN Cup 2026.
Shaheens mengalahkan Maladewa 3-0 dan Afghanistan dua kali dengan skor 2-0 sebelum perjalanan ke Indonesia. Rangkaian positif tersebut terhenti ketika Thailand memberikan kekalahan 0-4 pada pertandingan pertama Grup B.
| Tanggal | Pertandingan | Kompetisi | Hasil |
|---|---|---|---|
| 29 September 2026 | Filipina vs Pakistan | FIFA ASEAN Cup 2026 | 2-2 |
| 26 September 2026 | Pakistan vs Thailand | FIFA ASEAN Cup 2026 | 0-4 |
| 10 Juni 2026 | Pakistan vs Afghanistan | Persahabatan | 2-0 |
| 7 Juni 2026 | Afghanistan vs Pakistan | Persahabatan | 0-2 |
| 4 Juni 2026 | Maladewa vs Pakistan | Persahabatan | 0-3 |
Pakistan menunjukkan karakter berbeda pada matchday kedua karena tetap menyerang setelah tertinggal 0-2 dari Filipina. Ali Khan memperkecil skor pada awal babak kedua sebelum Abdul Samad Arshad menyelesaikan kebangkitan mereka.
Hasil tersebut juga menjadi poin pertama Pakistan dalam kompetisi pria yang berada di bawah FIFA ASEAN Cup 2026. Mereka memasuki pertandingan terakhir dengan kebutuhan kemenangan sehingga pendekatan permainan berpotensi lebih agresif daripada laga pembuka.
Head to Head Vietnam vs Pakistan
Catatan head to head senior Vietnam vs Pakistan sangat terbatas dan basis data pertandingan yang tersedia tidak menunjukkan pertemuan tim nasional senior sebelumnya. Pertandingan di Jakarta karena itu menjadi pertemuan senior yang langka antara kedua negara.
Vietnam dan Pakistan memang pernah bertemu pada Asian Games 2018, tetapi pertandingan tersebut dimainkan oleh tim U-23 dengan ketentuan pemain over-age. Karena itu, hasil tersebut tidak tepat dimasukkan sebagai head to head senior resmi.
Head to Head Vietnam vs Pakistan
| Tanggal | Pertandingan | Kompetisi | Skor | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| 14 Agustus 2018 | Vietnam U-23 vs Pakistan U-23 | Asian Games | 3-0 | Bukan pertandingan senior |
Pada pertandingan Asian Games tersebut, Vietnam menang 3-0 melalui gol Nguyễn Quang Hải, Nguyễn Văn Quyết, dan Nguyễn Công Phượng. Data itu menyediakan konteks historis, tetapi komposisi tim serta kategori kompetisinya berbeda dengan Vietnam vs Pakistan sekarang.
Karena tidak tersedia lima pertemuan senior yang dapat diverifikasi, tabel head to head tidak diperluas menggunakan pertandingan yang tidak relevan. Kondisi terkini di FIFA ASEAN Cup 2026 memberikan referensi yang lebih layak untuk membaca kedua tim.
Player to Watch Vietnam: Nguyễn Đình Bắc
Nguyễn Đình Bắc menjadi Player to Watch Vietnam setelah mencetak satu-satunya gol ketika Vietnam menundukkan Filipina pada laga pembuka. Penyerang muda tersebut menyelesaikan umpan Williams Minh Hoàng pada menit ke-25 untuk memberikan tiga poin.
Đình Bắc kemudian dipercaya menjadi kapten ketika menghadapi Thailand setelah Xuân Son meninggalkan turnamen karena cedera. Peran itu menunjukkan semakin besarnya tanggung jawab pemain muda tersebut dalam struktur menyerang Kim Sang-sik.
Dalam Vietnam vs Pakistan, akselerasi dan kemampuan Đình Bắc menyerang ruang dapat digunakan untuk memecah blok pertahanan lima pemain. Dukungan Hoàng Hên, Hải Long, serta Hoàng Đức juga dapat memberinya suplai lebih konsisten.
Vietnam membutuhkan minimal hasil imbang, tetapi produktivitas lini depan tetap penting untuk mengendalikan jalannya pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026. Đình Bắc dapat menjadi referensi utama tanpa harus selalu beroperasi sebagai penyerang statis di kotak penalti.
Player to Watch Pakistan: Abdullah Iqbal
Abdullah Iqbal menjadi Player to Watch Pakistan karena bek tengah tersebut merupakan kapten sekaligus pemimpin struktur pertahanan Shaheens. Pemain berbasis Eropa itu tetap menjadi salah satu figur utama dalam skuad 23 pemain Nolberto Solano.
Iqbal bermain sejak awal ketika Pakistan bangkit menahan Filipina dan harus mengorganisasi garis pertahanan setelah timnya kebobolan dua gol. Pakistan kemudian tampil lebih agresif dan berhasil mengubah dinamika pertandingan pada babak kedua.
Dalam Vietnam vs Pakistan, Iqbal berpotensi menghadapi mobilitas Đình Bắc dan dua gelandang serang yang bergerak di belakangnya. Kemampuan membaca pergerakan tanpa bola menjadi penting ketika Vietnam meningkatkan jumlah pemain menuju sepertiga akhir.
Pakistan juga membutuhkan kontribusi Iqbal ketika membangun serangan karena Vietnam dapat melakukan pressing pada fase awal. Distribusi dari bek tengah menjadi salah satu cara Shaheens menghindari kehilangan bola di area sendiri.
Analisis Taktik Vietnam vs Pakistan
Vietnam diperkirakan mempertahankan tiga bek ketika menghadapi Pakistan dengan dua wing-back meningkatkan posisi selama fase penguasaan. Struktur tersebut memungkinkan mereka mempunyai lima pemain di area menyerang tanpa menghilangkan perlindungan terhadap transisi lawan.
Hoàng Đức dapat memberikan perbedaan penting pada Vietnam vs Pakistan karena kemampuannya mengubah arah permainan dan membawa bola melewati tekanan. Kondisinya juga semakin membaik setelah mendapatkan 45 menit ketika Vietnam menghadapi Thailand.
Lê Phạm Thành Long berpeluang menjaga posisi lebih dalam sehingga Hoàng Đức mempunyai kebebasan mendekati area ofensif. Cao Pendant Quang Vinh dan Trương Tiến Anh kemudian menjaga lebar untuk meregangkan formasi lima bek Pakistan.
Vietnam juga perlu memperbaiki efektivitas di sepertiga akhir setelah gagal mencetak gol menghadapi Thailand. Tài Lộc sempat membobol gawang lawan pada pertandingan tersebut, tetapi golnya dianulir VAR karena posisi offside.
Pakistan kemungkinan menggunakan blok lima pemain belakang dalam Vietnam vs Pakistan, kemudian menunggu kesempatan melalui transisi. Pendekatan tersebut sesuai karakter mereka ketika menahan Filipina setelah sebelumnya kesulitan menghadapi tekanan panjang Thailand.
Keberhasilan bangkit dari 0-2 memperlihatkan Pakistan memiliki ancaman ketika mampu membawa bola lebih cepat menuju depan. Ali Khan dan Abdul Samad Arshad memberikan bukti bahwa Shaheens dapat memanfaatkan penurunan konsentrasi pertahanan lawan.
Pakistan tidak mempunyai pilihan untuk sekadar menjaga hasil imbang karena satu poin mengakhiri peluang mencapai Bronze Final FIFA ASEAN Cup 2026. Kondisi itu dapat mendorong Solano meningkatkan jumlah pemain menyerang apabila skor masih berimbang setelah jeda.
Sebaliknya, Vietnam mempunyai ruang lebih besar dalam mengelola risiko karena hasil seri sudah cukup untuk menempati posisi kedua. Kim Sang-sik tetap perlu menjaga keseimbangan agar keinginan mengontrol bola tidak membuka ruang serangan balik.
Situasi pertandingan Thailand melawan Filipina juga mempunyai pengaruh langsung terhadap pendekatan Pakistan. Jika Filipina unggul di Bandung, Pakistan tidak hanya membutuhkan kemenangan tetapi juga harus memperhatikan margin untuk memenangkan persaingan tiebreaker.
Bola mati menjadi fase lain yang dapat dimanfaatkan kedua tim karena Vietnam mempunyai Việt Anh dan Adou Minh, sedangkan Pakistan mengandalkan Iqbal serta Suliman. Duel udara berpotensi penting ketika permainan terbuka sulit menghasilkan peluang bersih.
Jadwal Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup 2026
Vietnam vs Pakistan dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat, 2 Oktober 2026, mulai pukul 16.00 WIB. FIFA menetapkan pertandingan ini sebagai laga terakhir kedua negara pada fase Grup B Divisi 1.
Thailand vs Filipina juga dimulai pada pukul 16.00 WIB di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. Regulasi FIFA ASEAN Cup 2026 menetapkan pertandingan terakhir dalam grup pada prinsipnya dimainkan bersamaan untuk menjaga integritas persaingan.
Jika lolos sebagai runner-up, Vietnam atau Pakistan akan menghadapi runner-up Grup A pada pertandingan perebutan tempat ketiga tanggal 5 Oktober. Final dimainkan beberapa jam kemudian antara juara Grup A dan Thailand sebagai juara Grup B.
| Detail Pertandingan | Keterangan |
|---|---|
| Pertandingan | Vietnam vs Pakistan |
| Kompetisi | FIFA ASEAN Cup 2026 |
| Divisi | Divisi 1 |
| Grup | Grup B |
| Matchday | 3 |
| Tanggal | Jumat, 2 Oktober 2026 |
| Kick-off | 16.00 WIB |
| Stadion | Stadion Utama Gelora Bung Karno |
| Kota | Jakarta |
| Status Vietnam | Butuh minimal hasil imbang untuk menjadi runner-up |
| Status Pakistan | Wajib menang dan dapat bergantung pada hasil Filipina |
| Final | Thailand sudah memastikan tiket |
| Perebutan tempat ketiga | Runner-up Grup A vs runner-up Grup B |
Vietnam vs Pakistan pada akhirnya mempertemukan tim yang hanya membutuhkan satu poin dengan lawan yang harus mengejar kemenangan. Perbedaan kebutuhan hasil tersebut dapat membentuk tempo, tingkat risiko, dan perubahan taktik sepanjang pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026.
Vietnam tidak lagi mempunyai peluang menuju final, tetapi memegang kendali atas tiket Bronze Final selama tidak kalah. Pakistan masih bisa memperpanjang turnamen mereka, meskipun kemenangan menjadi syarat mutlak dan hasil Thailand melawan Filipina tetap dapat memengaruhi tiebreaker.


