Lecce vs Juventus menjadi salah satu pertandingan menarik pada pekan kedelapan Serie A Italia 2026/27 karena mempertemukan dua klub yang hanya dipisahkan dua poin. Juventus berada di peringkat kedelapan, sedangkan Lecce menempati posisi ke-12.
Pertandingan Lecce vs Juventus dijadwalkan berlangsung di Stadio Ettore Giardiniero–Via del Mare pada Senin, 26 Oktober 2026 pukul 00.00 WIB. Jadwal resmi Serie A mencatat pertandingan dimainkan Minggu, 25 Oktober pukul 18.00 waktu Italia.
Lecce memasuki pertandingan setelah mengalahkan Udinese dengan skor 3-0, sementara Juventus baru bermain imbang 2-2 menghadapi Rennes di Europa League. Kedua klub juga menghadapi persoalan cedera yang memengaruhi komposisi pemain menjelang pertandingan Serie A.
Lecce vs Juventus di Serie A: Kedua Tim Hanya Terpisah Dua Poin
Lecce menempati peringkat ke-12 klasemen sementara Serie A 2026/27 setelah mengumpulkan sembilan poin dari tujuh pertandingan pembuka. Tim asuhan Eusebio Di Francesco mencatat tiga kemenangan dan empat kekalahan tanpa hasil imbang.
Menjelang Lecce vs Juventus, tim tamu berada di posisi kedelapan klasemen Serie A dengan sebelas poin dari tujuh pertandingan. Juventus mencatat tiga kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan sepanjang awal musim.
Perbedaan dua poin memisahkan kedua klub setelah menyelesaikan tujuh pertandingan Serie A musim ini. Lecce mencetak sembilan gol dan kebobolan dua belas kali, sedangkan Juventus menghasilkan sembilan gol dengan delapan kebobolan.
Klasemen Lecce dan Juventus di Serie A 2026/27
| Posisi | Klub | Main | M | S | K | Gol | SG | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 8 | Juventus | 7 | 3 | 2 | 2 | 9-8 | +1 | 11 |
| 12 | Lecce | 7 | 3 | 0 | 4 | 9-12 | -3 | 9 |
Klasemen kedua klub sebelum pekan kedelapan Serie A 2026/27, berdasarkan pembaruan 23 Oktober 2026.
Inter Milan dan Lazio masih memimpin klasemen Serie A dengan koleksi 19 poin dari tujuh pertandingan. AS Roma mengikuti di peringkat ketiga dengan 17 poin, sedangkan AC Milan menempati posisi keempat.
Juventus tertinggal delapan poin dari dua pemimpin klasemen setelah mengalami kekalahan dalam dua dari tujuh pertandingan. Mereka juga belum kembali memenangkan pertandingan Serie A sejak mengalahkan Atalanta pada 20 September 2026.
Pada pertandingan domestik terakhir, Juventus mengalami kekalahan 0-3 ketika menjamu Lazio di Allianz Stadium pada 18 Oktober 2026. Oliver Provstgaard, Gustav Isaksen, dan Fisayo Dele-Bashiru mencetak gol bagi tim tamu.
Kekalahan tersebut membuat Juventus kehilangan kesempatan memperbaiki posisi setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 menghadapi Cagliari. Tim asuhan Luciano Spalletti juga mengalami persoalan pertahanan setelah kebobolan tiga gol ketika menghadapi Lazio.
Sementara itu, Lecce memperoleh kemenangan 3-0 ketika bertandang menghadapi Udinese pada 18 Oktober 2026. Kialonda Gaspar, Konan N’Dri, dan Jamil Siebert mencetak gol dalam pertandingan yang berlangsung di Bluenergy Stadium.
Kemenangan tersebut membawa Lecce mengumpulkan sembilan poin sekaligus naik menuju kelompok papan tengah klasemen Serie A. Hasil itu juga menjadi respons setelah mereka mengalami dua kekalahan beruntun menghadapi AC Milan dan Bologna.
Lecce vs Juventus berlangsung ketika kedua klub sama-sama membutuhkan tambahan poin untuk memperbaiki posisi masing-masing. Juventus berusaha mendekati kelompok enam besar, sedangkan Lecce ingin mempertahankan perkembangan hasil setelah kemenangan atas Udinese.
Pertandingan tersebut juga menarik karena Juventus baru menyelesaikan laga Europa League menghadapi Rennes pada 22 Oktober. Lecce mempunyai waktu pemulihan lebih panjang setelah terakhir bermain dalam kompetisi domestik empat hari sebelumnya.
Prediksi Susunan Pemain Lecce vs Juventus
Lecce diperkirakan mempertahankan formasi 4-3-3 yang menjadi pilihan Eusebio Di Francesco sepanjang awal Serie A 2026/27. Wladimiro Falcone berpeluang kembali mengawal gawang setelah mencatat pertandingan tanpa kebobolan ketika menghadapi Udinese.
Danilo Filipe Melo Veiga dan Antonino Gallo diperkirakan menempati kedua posisi bek sayap Lecce dalam pertandingan menghadapi Juventus. Jamil Siebert bersama Tiago Gabriel Coelho Oliveira berpeluang membentuk pasangan bek tengah.
Siebert sebelumnya mencetak gol ketiga Lecce ketika mengalahkan Udinese setelah masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua. Pemain bertahan asal Jerman tersebut juga menjadi salah satu alternatif utama dalam susunan pertahanan.
Kialonda Gaspar juga mempunyai peluang bermain sejak awal setelah mencetak gol pembuka ketika menghadapi Udinese. Di Francesco dapat memilih Gaspar atau Siebert berdasarkan kondisi pemain serta kebutuhan organisasi pertahanan.
Pada sektor tengah, Mohamed Kaba diperkirakan bermain bersama Oumar Ngom dan Youssef Maleh dalam formasi tiga gelandang. Ketiganya menjadi alternatif utama setelah Lassana Coulibaly mengalami cedera ketika menghadapi Udinese.
Kaba sebelumnya masuk menggantikan Coulibaly pada menit ke-41 setelah gelandang internasional Mali tersebut mengalami masalah paha. Sementara itu, Ngom mendapatkan kesempatan bermain reguler dan dapat membantu pengaturan distribusi bola.
Youssef Maleh diperkirakan tetap menempati salah satu posisi gelandang utama setelah tampil dalam sejumlah pertandingan sebelumnya. Pemain internasional Maroko tersebut membantu hubungan antara lini tengah dan penyerangan ketika Lecce menguasai bola.
Omri Gandelman dan Oumar Fofana juga tersedia sebagai alternatif untuk mengisi sektor gelandang apabila diperlukan perubahan. Namun, absennya Coulibaly, Medon Berisha, dan Ivan Ilić membuat pilihan Di Francesco lebih terbatas.
Pada lini depan, Konan Ignace Jocelyn N’Dri diperkirakan menempati posisi sayap kanan dengan Amar Fatah bermain di sektor kiri. Willem Davnis Louis Didier Geubbels berpeluang menjadi penyerang tengah dalam struktur tiga pemain depan.
N’Dri sebelumnya mencetak gol kedua Lecce ketika menghadapi Udinese setelah memanfaatkan umpan dari Tiago Gabriel. Pemain internasional Niger tersebut juga memberikan pilihan pergerakan dari sektor sayap menuju kotak penalti.
Fatah menjadi salah satu alternatif penting setelah mencetak gol ketika Lecce mengalami kekalahan 1-2 dari Bologna. Pemain muda tersebut dapat membantu mengembangkan serangan melalui pergerakan dari sisi kiri menuju tengah.
Geubbels diperkirakan kembali mendapat kesempatan bermain setelah tampil menghadapi Udinese dan memperoleh beberapa peluang mencetak gol. Sementara itu, Nikola Štulić dan Paco Esteban juga tersedia sebagai alternatif penyerang tengah.
Prediksi Susunan Pemain Lecce (4-3-3): Wladimiro Falcone; Danilo Filipe Melo Veiga, Jamil Siebert, Tiago Gabriel Coelho Oliveira, Antonino Gallo; Mohamed Kaba, Oumar Ngom, Youssef Maleh; Konan Ignace Jocelyn N’Dri, Willem Davnis Louis Didier Geubbels, Amar Fatah.
Juventus diperkirakan menggunakan formasi 3-4-2-1 yang menjadi salah satu pilihan utama Luciano Spalletti sepanjang awal musim 2026/27. Guglielmo Vicario berpeluang kembali menjadi penjaga gawang setelah tampil menghadapi Rennes dan Lazio.
Pierre Kalulu Kyatengwa, Gleison Bremer Silva Nascimento, dan Jhon Janer Lucumí Bonilla diperkirakan membentuk tiga pemain pertahanan Juventus. Ketiganya menjadi alternatif utama setelah Spalletti menggunakan beberapa kombinasi dalam pertandingan sebelumnya.
Bremer kembali mendapatkan kesempatan bermain sejak awal ketika Juventus menghadapi Rennes pada pertandingan Europa League terakhir. Bek internasional Brasil tersebut juga menjadi salah satu pilihan penting dalam menjaga organisasi pertahanan.
Federico Gatti, Lloyd Kelly, dan Daniele Rugani tersedia sebagai alternatif apabila Juventus melakukan perubahan komposisi tiga pemain bertahan. Ketersediaan beberapa bek memberikan pilihan kepada Spalletti untuk mengatur pembagian waktu bermain.
Pada kedua sisi lapangan, Mehmet Zeki Çelik diperkirakan menempati posisi kanan dengan Andrea Cambiaso bermain di sektor kiri. Keduanya dapat membantu pengembangan serangan sekaligus kembali menjaga area pertahanan ketika Juventus kehilangan penguasaan bola.
Çelik sebelumnya mencetak gol pembuka Juventus ketika menghadapi Rennes pada menit kelima setelah menerima umpan Nick Woltemade. Pemain internasional Turki tersebut juga kembali tersedia setelah menjalani pertandingan penuh pada pertengahan pekan.
Pada lini tengah, Douglas Luiz Soares de Paulo diperkirakan bermain bersama Pape Matar Sarr untuk membantu distribusi bola. Kombinasi tersebut menjadi salah satu alternatif Spalletti setelah Manuel Locatelli dan Khéphren Thuram mengalami cedera.
Weston James Earl McKennie juga berpeluang menempati posisi gelandang tengah apabila Juventus menggunakan struktur yang lebih rapat. Pemain internasional Amerika Serikat tersebut sebelumnya mendapatkan kesempatan bermain sejak awal ketika menghadapi Rennes.
Teun Koopmeiners tersedia sebagai alternatif setelah tampil dalam pertandingan Europa League sebelumnya dan dapat membantu distribusi dari lini kedua. Kehadirannya memberikan pilihan perubahan komposisi apabila Spalletti membutuhkan karakter gelandang berbeda.
Pada sektor penyerangan, Nicolás Iván González diperkirakan bermain bersama Kerim Alajbegović di belakang penyerang utama. Keduanya memberikan pilihan pergerakan antarlini setelah Kenan Yıldız dan Francisco Conceição belum tersedia.
Alajbegović kembali berpeluang bermain sejak awal setelah mendapatkan kesempatan sebagai pemain pengganti ketika menghadapi Rennes. Pemain muda Bosnia dan Herzegovina tersebut dapat membantu pergerakan menuju area pertahanan lawan.
Randal Kolo Muani diperkirakan menempati posisi penyerang tengah setelah mencetak gol kemenangan Juventus ketika menghadapi Celta Vigo. Nick Woltemade juga tersedia sebagai alternatif setelah mencetak gol penyeimbang melawan Rennes.
Prediksi Susunan Pemain Juventus (3-4-2-1): Guglielmo Vicario; Pierre Kalulu Kyatengwa, Gleison Bremer Silva Nascimento, Jhon Janer Lucumí Bonilla; Mehmet Zeki Çelik, Douglas Luiz Soares de Paulo, Pape Matar Sarr, Andrea Cambiaso; Nicolás Iván González, Kerim Alajbegović; Randal Kolo Muani.
Prediksi susunan pemain Lecce vs Juventus mengacu pada pembaruan La Gazzetta dello Sport, Eurosport, dan perkembangan kebugaran hingga 23 Oktober 2026. Komposisi akhir masih bergantung pada pemeriksaan medis serta keputusan kedua pelatih.
Pemain Absen Lecce vs Juventus di Serie A
Lecce menghadapi persoalan cedera menjelang pertandingan kedelapan Serie A, terutama setelah Lassana Coulibaly mengalami masalah paha ketika menghadapi Udinese. Gelandang internasional Mali tersebut harus meninggalkan lapangan sebelum babak pertama berakhir.
Pemeriksaan medis resmi pada 20 Oktober menunjukkan Coulibaly mengalami cedera tingkat pertama pada otot biseps femoris paha kanan. Kondisi tersebut membuatnya belum tersedia ketika Lecce menjamu Juventus.
Medon Berisha juga masih menjalani pemulihan setelah mengalami kelelahan otot yang membutuhkan penanganan dari staf medis. Gelandang internasional Albania tersebut diperkirakan baru kembali mendapatkan kesempatan bermain pada awal November.
Ivan Ilić juga dipastikan belum tersedia karena mengalami cedera pada otot rektus femoris yang membutuhkan pemulihan. Kondisi tersebut membuat Di Francesco kehilangan tiga alternatif penting untuk mengisi sektor gelandang tengah.
Santiago Pierotti turut menghadapi persoalan kebugaran setelah mengalami benturan pada pergelangan kaki kiri ketika menjalani latihan. Pemain Argentina tersebut masih berstatus diragukan sehingga keterlibatannya membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
Absennya beberapa pemain membuat Lecce mempunyai pilihan terbatas untuk menentukan kombinasi tiga gelandang utama. Mohamed Kaba, Oumar Ngom, dan Youssef Maleh menjadi alternatif yang dipertimbangkan menjelang pertandingan Serie A.
Sementara itu, Juventus menghadapi daftar cedera lebih panjang menjelang pertandingan menghadapi Lecce, terutama setelah Francisco Conceição mengalami dislokasi bahu kiri. Pemain internasional Portugal tersebut mengalami cedera ketika Juventus kalah dari Lazio.
Hasil pemeriksaan di J Medical pada 19 Oktober menunjukkan Conceição mengalami dislokasi sendi bahu yang membutuhkan pemulihan. Juventus mengonfirmasi pemain tersebut menjalani perawatan konservatif dan program rehabilitasi.
Kenan Yıldız juga masih menjalani pemulihan setelah mengalami patah tulang metatarsal kelima pada kaki kirinya. Penyerang internasional Turki tersebut sebelumnya menjalani operasi dan diperkirakan belum kembali sebelum awal Desember.
Manuel Locatelli dipastikan belum tersedia karena menjalani pemulihan setelah mengalami cedera meniskus lutut yang memerlukan operasi. Gelandang internasional Italia tersebut diperkirakan membutuhkan waktu hingga awal 2027 untuk kembali bermain.
Khéphren Thuram juga menghadapi pemulihan panjang setelah menjalani operasi lutut pada September 2026. Kondisi tersebut membuat Juventus harus mengandalkan beberapa alternatif gelandang untuk menghadapi jadwal domestik dan Europa League.
Jeff Ekhator masih mengalami cedera otot semitendinosus yang diperkirakan membuatnya absen hingga pertengahan November. Sementara itu, Kamil Grabara belum tersedia karena mengalami cedera ligamen lutut serius.
Arkadiusz Milik juga tidak masuk dalam daftar pemain yang tersedia setelah tidak didaftarkan untuk pertandingan kompetitif. Kondisinya berbeda dengan pemain yang absen akibat cedera sehingga perlu dipisahkan dalam pencatatan.
| Tim | Pemain | Kondisi/Status |
|---|---|---|
| Lecce | Lassana Coulibaly | Cedera otot paha kanan, absen |
| Lecce | Medon Berisha | Masalah otot, absen |
| Lecce | Ivan Ilić | Cedera rektus femoris, absen |
| Lecce | Santiago Pierotti | Benturan pergelangan kaki, diragukan |
| Juventus | Francisco Conceição | Dislokasi bahu kiri, absen |
| Juventus | Kenan Yıldız | Pemulihan operasi tulang kaki, absen |
| Juventus | Manuel Locatelli | Cedera meniskus lutut, absen |
| Juventus | Khéphren Thuram | Pemulihan operasi lutut, absen |
| Juventus | Jeff Ekhator | Cedera otot semitendinosus, absen |
| Juventus | Kamil Grabara | Cedera ligamen lutut, absen |
| Juventus | Arkadiusz Milik | Tidak masuk daftar pemain |
Mengenai sanksi disiplin, laporan prapertandingan tidak mencantumkan pemain kedua klub yang dipastikan absen akibat akumulasi kartu kuning atau skorsing. Persoalan utama ketersediaan pemain terutama berkaitan dengan cedera.
Daftar pemain absen Lecce vs Juventus masih dapat berubah setelah pemeriksaan medis terakhir menjelang pertandingan Serie A. Pemain berstatus diragukan belum dapat dikategorikan pasti absen sebelum terdapat konfirmasi terbaru dari masing-masing klub.
5 Pertandingan Terakhir Lecce Jelang Lecce vs Juventus
Lecce mencatat dua kemenangan dan tiga kekalahan dalam lima pertandingan kompetitif terakhir sebelum menghadapi Juventus pada pekan kedelapan Serie A. Seluruh pertandingan tersebut berlangsung dalam kompetisi domestik sepanjang September dan Oktober 2026.
Pada pertandingan terbaru, Lecce mengalahkan Udinese dengan skor 3-0 di Bluenergy Stadium pada 18 Oktober 2026. Kialonda Gaspar, Konan N’Dri, dan Jamil Siebert mencetak gol untuk memastikan kemenangan tim asuhan Eusebio Di Francesco.
Gaspar membuka keunggulan melalui sundulan setelah menerima umpan dari sepak pojok Antonino Gallo pada menit kesebelas. N’Dri kemudian menggandakan kedudukan setelah memanfaatkan sundulan Tiago Gabriel pada menit ke-33.
Siebert menambah gol ketiga pada menit ke-86 setelah masuk sebagai pemain pengganti ketika pertandingan memasuki babak kedua. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi pertandingan pertama Lecce tanpa kebobolan dalam lima laga terakhir.
Sebelumnya, Lecce mengalami kekalahan 1-2 ketika menjamu Bologna pada 11 Oktober 2026 dalam lanjutan Serie A. Amar Fatah mencetak gol penyeimbang, tetapi Jonas Enem memastikan kemenangan tim tamu pada babak kedua.
Lecce juga kalah 0-3 ketika bertandang menghadapi AC Milan pada 20 September setelah sebelumnya mengalahkan Monza. Pertandingan menghadapi Monza pada 13 September berakhir dengan kemenangan 3-2 untuk tuan rumah.
Pada pertandingan menghadapi Monza, Lassana Coulibaly mencetak dua gol, sedangkan Tiago Gabriel menambahkan satu gol bagi Lecce. Kemenangan tersebut diperoleh setelah mereka mengalami kekalahan 0-1 ketika menghadapi Cagliari.
| Tanggal | Pertandingan | Kompetisi | Hasil |
|---|---|---|---|
| 18 Oktober 2026 | Udinese vs Lecce | Serie A | 0-3 |
| 11 Oktober 2026 | Lecce vs Bologna | Serie A | 1-2 |
| 20 September 2026 | AC Milan vs Lecce | Serie A | 3-0 |
| 13 September 2026 | Lecce vs Monza | Serie A | 3-2 |
| 7 September 2026 | Cagliari vs Lecce | Serie A | 1-0 |
Dalam lima pertandingan tersebut, Lecce mencetak tujuh gol dan kebobolan delapan kali di Serie A. Mereka mencatat satu pertandingan tanpa kebobolan ketika mengalahkan Udinese pada 18 Oktober 2026.
Catatan tersebut memperlihatkan Lecce mampu memperbaiki hasil setelah sebelumnya mengalami dua kekalahan beruntun. Kemenangan atas Udinese juga menjadi pertandingan dengan selisih gol terbesar yang mereka peroleh sepanjang awal musim.
5 Pertandingan Terakhir Juventus Jelang Lecce vs Juventus
Juventus mencatat dua kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan dalam lima pertandingan kompetitif terakhir sebelum menghadapi Lecce. Rangkaian tersebut terdiri atas tiga pertandingan Serie A dan dua pertandingan fase liga Europa League.
Pada pertandingan terbaru, Juventus bermain imbang 2-2 ketika menjamu Rennes di Allianz Stadium pada 22 Oktober 2026. Mehmet Zeki Çelik dan Nick Woltemade mencetak gol untuk membawa klub Turin memperoleh satu poin.
Çelik membuka keunggulan pada menit kelima setelah menerima umpan dari Woltemade dalam proses serangan Juventus. Rennes kemudian membalikkan kedudukan melalui Mousa Al-Tamari serta penalti Boulaye Dia sebelum babak pertama berakhir.
Woltemade menyamakan kedudukan melalui penalti pada menit ke-67 setelah Juventus berusaha meningkatkan tekanan pada babak kedua. Jhon Lucumí sempat mencetak gol menjelang akhir pertandingan, tetapi dianulir VAR karena offside.
Sebelumnya, Juventus mengalami kekalahan 0-3 ketika menghadapi Lazio pada pertandingan Serie A tanggal 18 Oktober 2026. Kekalahan tersebut menjadi hasil negatif setelah mereka mengalahkan Celta Vigo dalam kompetisi Europa League.
Juventus mengalahkan Celta Vigo dengan skor 2-1 pada 15 Oktober setelah tertinggal lebih dahulu melalui gol tuan rumah. Nick Woltemade menyamakan kedudukan sebelum Randal Kolo Muani mencetak gol kemenangan pada masa tambahan waktu.
Pada pertandingan Serie A sebelumnya, Juventus bermain imbang 1-1 ketika bertandang menghadapi Cagliari pada 11 Oktober 2026. Kolo Muani mencetak gol penyeimbang setelah tim tuan rumah lebih dahulu membuka keunggulan.
Juventus juga mengalahkan Atalanta dengan skor 2-0 pada 20 September 2026 dalam pertandingan kandang Serie A. Francisco Conceição dan Bremer menjadi pencetak gol untuk membawa tim memperoleh tiga poin.
| Tanggal | Pertandingan | Kompetisi | Hasil |
|---|---|---|---|
| 22 Oktober 2026 | Juventus vs Rennes | Europa League | 2-2 |
| 18 Oktober 2026 | Juventus vs Lazio | Serie A | 0-3 |
| 15 Oktober 2026 | Celta Vigo vs Juventus | Europa League | 1-2 |
| 11 Oktober 2026 | Cagliari vs Juventus | Serie A | 1-1 |
| 20 September 2026 | Juventus vs Atalanta | Serie A | 2-0 |
Dalam lima pertandingan tersebut, Juventus mencetak tujuh gol dan kebobolan tujuh kali di seluruh kompetisi. Mereka mencatat satu pertandingan tanpa kebobolan ketika mengalahkan Atalanta dengan skor 2-0.
Juventus juga menghadapi persoalan pertahanan setelah kebobolan lima gol dalam dua pertandingan terakhir menghadapi Lazio dan Rennes. Kondisi tersebut menjadi salah satu bagian evaluasi Spalletti menjelang pertandingan Serie A.
Pertandingan persahabatan tidak dimasukkan karena tabel hanya menghitung lima laga kompetitif resmi terakhir sebelum Lecce vs Juventus. Pendekatan tersebut menjaga konsistensi perbandingan hasil kedua klub berdasarkan pertandingan yang telah selesai.
Head to Head Lecce vs Juventus
Lecce dan Juventus mempunyai sejarah panjang pertemuan dalam kompetisi sepak bola Italia, terutama Serie A. Kedua klub terakhir bertemu pada Mei 2026 ketika Juventus memperoleh kemenangan di Stadio Via del Mare.
Pertemuan terakhir berlangsung pada 9 Mei 2026 ketika Juventus mengalahkan Lecce dengan skor 1-0 dalam pertandingan Serie A. Kemenangan tersebut menjadi bagian dari perjalanan klub Turin pada akhir musim 2025/26.
Sebelumnya, Juventus dan Lecce bermain imbang 1-1 ketika bertemu di Allianz Stadium pada 3 Januari 2026. Hasil tersebut menjadi salah satu pertandingan imbang dalam lima pertemuan kompetitif terbaru kedua klub.
Pada pertandingan tanggal 12 April 2025, Juventus mengalahkan Lecce dengan skor 2-1 di Turin dalam lanjutan Serie A. Teun Koopmeiners dan Kenan Yıldız mencetak gol sebelum Federico Baschirotto memperkecil ketertinggalan tim tamu.
Kedua klub juga bermain imbang 1-1 ketika bertemu di Stadio Via del Mare pada 1 Desember 2024. Andrea Cambiaso membawa Juventus unggul sebelum Ante Rebić menyamakan kedudukan pada masa tambahan waktu.
Pada pertandingan sebelumnya tanggal 21 Januari 2024, Juventus mengalahkan Lecce dengan skor 3-0 dalam pertandingan tandang Serie A. Dušan Vlahović mencetak dua gol, sedangkan Bremer menambahkan satu gol bagi tim tamu.
Head to Head Lecce vs Juventus
| Tanggal | Pertandingan | Kompetisi | Skor |
|---|---|---|---|
| 9 Mei 2026 | Lecce vs Juventus | Serie A | 0-1 |
| 3 Januari 2026 | Juventus vs Lecce | Serie A | 1-1 |
| 12 April 2025 | Juventus vs Lecce | Serie A | 2-1 |
| 1 Desember 2024 | Lecce vs Juventus | Serie A | 1-1 |
| 21 Januari 2024 | Lecce vs Juventus | Serie A | 0-3 |
Dalam lima pertemuan resmi terakhir tersebut, Juventus mencatat tiga kemenangan dan dua hasil imbang tanpa mengalami kekalahan. Lecce belum memenangkan satu pun pertandingan dalam periode tersebut sejak Januari 2024.
Dari lima pertandingan tersebut, Juventus mencetak delapan gol dan kebobolan tiga kali ketika menghadapi Lecce. Kedua klub juga mencatat dua hasil imbang dengan skor identik 1-1.
Berdasarkan catatan Opta yang dipublikasikan Eurosport, Lecce hanya memenangkan satu dari 20 pertandingan Serie A terakhir melawan Juventus sejak musim 2004/05. Kemenangan tersebut terjadi pada 20 Februari 2011 dengan skor 2-0.
Juventus juga mempunyai pengalaman panjang bertandang ke Lecce setelah mencatat dua belas kemenangan dalam sejarah pertemuan Serie A. Namun, perolehan poin kedua klub musim ini hanya berbeda dua angka.
Catatan head to head Lecce vs Juventus memberikan gambaran hasil pertemuan historis kedua klub sebelum pertandingan pekan kedelapan. Namun, perubahan komposisi pemain serta kondisi musim berjalan membuat riwayat tersebut tidak menentukan hasil pertandingan berikutnya.
Player to Watch Lecce: Konan Ignace Jocelyn N’Dri
Konan N’Dri menjadi salah satu pemain Lecce yang patut diperhatikan setelah mencetak gol dalam kemenangan menghadapi Udinese pada 18 Oktober. Pemain internasional Niger tersebut memberikan kontribusi penting ketika tim mengembangkan serangan melalui sektor sayap.
N’Dri mencetak gol kedua Lecce pada menit ke-33 setelah menerima bola dari sundulan Tiago Gabriel di area penalti. Gol tersebut memperbesar keunggulan sebelum babak pertama berakhir dengan skor 2-0.
Pemain berusia 26 tahun tersebut juga mendapatkan penghargaan pemain terbaik dalam pertandingan menghadapi Udinese. Kontribusinya menjadi bagian dari kemenangan ketiga Lecce sepanjang tujuh pertandingan pembuka Serie A musim ini.
N’Dri sebelumnya mempunyai pengalaman bermain di kompetisi Belgia ketika memperkuat KAS Eupen dan OH Leuven. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan kariernya sebelum melanjutkan karier bersama Lecce di Italia.
Dalam pertandingan Lecce vs Juventus, N’Dri diperkirakan kembali menempati posisi penyerang sayap kanan dalam formasi 4-3-3. Ia dapat bekerja sama dengan Willem Geubbels dan Amar Fatah untuk mengembangkan serangan menuju kotak penalti.
N’Dri mempunyai kemampuan bergerak melalui sisi lapangan sekaligus memasuki area tengah untuk mencari kesempatan mencetak gol. Karakter tersebut terlihat ketika ia memanfaatkan umpan Tiago Gabriel dalam pertandingan melawan Udinese.
Selain membantu penyelesaian akhir, N’Dri juga dapat memberikan dukungan kepada gelandang ketika Lecce mempertahankan penguasaan bola. Pergerakannya menjadi salah satu pilihan untuk mengembangkan serangan melalui kombinasi di sektor kanan.
Gol ketika menghadapi Udinese menjadi catatan terbaru N’Dri menjelang pertemuan Serie A melawan Juventus. Namun, kontribusinya tetap perlu dilihat bersama organisasi permainan dan dukungan seluruh pemain Lecce.
Player to Watch Juventus: Nick Woltemade
Nick Woltemade menjadi salah satu pemain Juventus yang menarik diperhatikan setelah mencetak gol penyeimbang ketika menghadapi Rennes pada 22 Oktober. Penyerang internasional Jerman tersebut kembali menunjukkan kontribusi penting dalam pertandingan Europa League.
Woltemade memberikan assist kepada Mehmet Zeki Çelik untuk membuka keunggulan Juventus pada menit kelima pertandingan. Kontribusi tersebut diperoleh setelah ia mengirimkan umpan menuju ruang yang dimanfaatkan pemain internasional Turki.
Pada babak kedua, Woltemade mencetak gol melalui penalti pada menit ke-67 setelah Juventus tertinggal 1-2 dari Rennes. Gol tersebut membawa pertandingan kembali imbang hingga kedua tim menyelesaikan laga dengan skor 2-2.
Woltemade sebelumnya juga mencetak gol ketika Juventus mengalahkan Celta Vigo dengan skor 2-1 pada 15 Oktober 2026. Penyerang Jerman tersebut menyamakan kedudukan sebelum Randal Kolo Muani memastikan kemenangan.
Kontribusi tersebut membuat Woltemade menjadi salah satu pemain Juventus yang menonjol dalam pertandingan Europa League musim ini. Namun, Spalletti juga mempunyai pilihan menggunakan Kolo Muani sebagai penyerang utama dalam pertandingan Serie A.
Dalam pertandingan Lecce vs Juventus, Woltemade berpeluang mendapatkan kesempatan bermain sejak awal maupun sebagai pemain pengganti. Ia dapat memberikan alternatif pergerakan di sekitar kotak penalti dengan memanfaatkan umpan dari kedua sisi lapangan.
Woltemade memiliki postur tinggi dan kemampuan mempertahankan penguasaan bola ketika menerima umpan dengan membelakangi pertahanan lawan. Karakter tersebut memberikan Juventus pilihan untuk membangun serangan melalui kombinasi maupun bola langsung.
Selain mencetak gol, Woltemade juga dapat membantu rekan setim menciptakan peluang melalui umpan dan pergerakan antarlini. Perannya terlihat dalam pertandingan menghadapi Rennes ketika memberikan assist sekaligus mencetak gol.
Kontribusi Woltemade menjadi salah satu catatan penting menjelang pertandingan Serie A menghadapi Lecce yang baru mencatat kemenangan tanpa kebobolan. Namun, penampilannya tetap bergantung pada keputusan Spalletti dan organisasi permainan kolektif Juventus.
Jadwal Lecce vs Juventus di Serie A 2026/27
Lecce vs Juventus dijadwalkan berlangsung di Stadio Ettore Giardiniero–Via del Mare pada Senin, 26 Oktober 2026 pukul 00.00 WIB. Pertandingan pekan kedelapan Serie A tersebut dimainkan Minggu, 25 Oktober pukul 18.00 waktu Italia.
Fabio Maresca ditunjuk sebagai wasit utama pertandingan dengan Luca Mondin dan Claudio Barone sebagai asisten wasit. Ermanno Feliciani bertugas sebagai ofisial keempat dalam pertandingan yang berlangsung di Lecce.
Sementara itu, Daniele Paterna ditunjuk sebagai petugas VAR dengan bantuan Niccolò Baroni sebagai AVAR. Penugasan tersebut diumumkan oleh Lega Serie A dan Asosiasi Wasit Italia pada 21 Oktober 2026.
| Detail Pertandingan | Keterangan |
|---|---|
| Pertandingan | Lecce vs Juventus |
| Kompetisi | Serie A Italia 2026/27 |
| Pekan | 8 |
| Tanggal WIB | Senin, 26 Oktober 2026 |
| Kick-off | 00.00 WIB |
| Waktu Italia | Minggu, 25 Oktober 2026, 18.00 CET |
| Stadion | Stadio Ettore Giardiniero–Via del Mare |
| Kota | Lecce, Italia |
| Wasit | Fabio Maresca |
| Asisten Wasit | Luca Mondin, Claudio Barone |
| Ofisial Keempat | Ermanno Feliciani |
| VAR | Daniele Paterna |
| AVAR | Niccolò Baroni |
| Pelatih Lecce | Eusebio Di Francesco |
| Pelatih Juventus | Luciano Spalletti |
| Siaran Italia | DAZN dan Sky Sport |
Setelah pertandingan menghadapi Juventus, Lecce dijadwalkan bertandang melawan Frosinone pada 29 Oktober 2026 dalam lanjutan Serie A. Mereka kemudian menjamu Genoa pada 1 November sebelum kembali menjalani pertandingan tandang.
Lecce juga dijadwalkan menghadapi Torino pada 7 November 2026 dalam pertandingan pekan kesebelas Serie A. Jadwal tersebut memberikan tantangan bagi Di Francesco dalam mengatur komposisi pemain setelah sejumlah gelandang mengalami cedera.
Sementara itu, Juventus dijadwalkan bertandang menghadapi Genoa pada 28 Oktober 2026 dalam lanjutan Serie A. Mereka kemudian menjamu Napoli pada 1 November sebelum kembali menjalani pertandingan Europa League.
Juventus juga dijadwalkan bertandang menghadapi AZ Alkmaar pada 5 November 2026 dalam pertandingan keempat fase liga Europa League. Pertandingan tersebut berlangsung setelah tim asuhan Spalletti menyelesaikan dua agenda domestik.
Jadwal tersebut membuat Lecce dan Juventus harus mengelola kebugaran pemain di tengah rangkaian pertandingan Serie A. Kedua pelatih mempunyai beberapa alternatif susunan pemain dengan mempertimbangkan kondisi cedera dan kebutuhan rotasi.
Lecce vs Juventus mempertemukan dua klub dengan perbedaan dua poin setelah tujuh pertandingan Serie A musim 2026/27. Lecce menempati peringkat ke-12, sedangkan Juventus berada di posisi kedelapan setelah mengalami kekalahan dari Lazio.


