Sassuolo vs Juventus menjadi salah satu pertandingan utama gameweek keempat Serie A 2026/27 karena kedua klub membawa start berbeda menuju Mapei Stadium. Sassuolo mengoleksi empat poin, sedangkan Juventus belum terkalahkan dan sudah mengumpulkan tujuh angka.
Pertandingan Sassuolo vs Juventus dimainkan di Mapei Stadium, Reggio Emilia, pada Minggu malam waktu Italia atau Senin, 14 September 2026 pukul 01.45 WIB. Duel Serie A tersebut menjadi laga keempat masing-masing klub pada musim baru.
Sassuolo memasuki pertandingan setelah bermain imbang 2-2 di markas Bologna, ketika keunggulan mereka sirna pada masa tambahan waktu. Juventus datang setelah menyelamatkan hasil 1-1 melawan AC Milan melalui sundulan Federico Gatti pada penghujung laga Serie A.
Empat poin Sassuolo berasal dari kemenangan 2-1 atas Torino dan hasil imbang melawan Bologna setelah sebelumnya kalah dari Atalanta. Juventus meraih kemenangan atas Frosinone serta Parma sebelum berbagi poin dengan Milan pada pekan ketiga Serie A.
Sassuolo vs Juventus di Serie A: Dua Start Berbeda
Sassuolo vs Juventus mempertemukan tim yang sudah mencetak lima gol dengan lawan yang baru kebobolan sekali sepanjang tiga gameweek. Kontras tersebut membuat duel di Reggio Emilia menarik untuk dinilai melalui efisiensi serangan dan organisasi pertahanan.
Pasukan Alberto Aquilani menunjukkan keberanian menyerang sejak awal Serie A, bahkan tercatat sebagai tim dengan jumlah peluang terbanyak setelah dua pekan. Armand Laurienté juga menjadi salah satu pemain paling aktif melepaskan tembakan sebelum pertandingan melawan Bologna.
Juventus membawa struktur lebih stabil dengan empat gol dan hanya satu kebobolan dari tiga pertandingan Serie A. Tim Luciano Spalletti juga tercatat paling banyak mendapat sepak pojok dan paling sedikit memberi tembakan lawan dari dalam kotak.
Kondisi skuad menjadi konteks besar dalam Sassuolo vs Juventus karena kedua pelatih menghadapi absensi pada beberapa posisi. Juventus terutama kehilangan sejumlah pemain tengah dan penyerang, sehingga Spalletti harus menyesuaikan komposisi tanpa mengubah keseimbangan permainan.
Prediksi Susunan Pemain Sassuolo vs Juventus
Sassuolo diperkirakan mempertahankan formasi 4-3-3 yang menjadi struktur utama Alberto Aquilani pada awal Serie A. Arijanet Murić akan menjaga gawang, dengan Simone Cinquegrano, Jay Idzes, Fedde Leysen, dan Josh Doig membentuk garis pertahanan.
Vasilije Adžić, Nemanja Matić, dan Luca Lipani menjadi kandidat trio gelandang dalam Sassuolo vs Juventus karena beberapa opsi lain belum tersedia. Kombinasi tersebut menawarkan distribusi, pengalaman, serta kemampuan membawa bola menuju area antarlini ketika Sassuolo membangun serangan.
Domenico Berardi diperkirakan kembali menjadi starter di sisi kanan setelah Cristian Volpato mengalami cedera hamstring pada laga melawan Bologna. Kieron Bowie berpeluang memimpin serangan, sedangkan Armand Laurienté menyediakan kecepatan dari sisi kiri pada pertandingan Serie A.
Sebastiano Esposito dan Kristian Thorstvedt tetap menyediakan alternatif apabila Aquilani ingin mengubah karakter serangan selama Sassuolo vs Juventus. Berardi sendiri mencetak gol kemenangan atas Torino hanya enam menit setelah masuk sebagai pemain pengganti pada gameweek kedua.
Prediksi Susunan Pemain Sassuolo (4-3-3): Arijanet Murić; Simone Cinquegrano, Jay Idzes, Fedde Leysen, Josh Doig; Vasilije Adžić, Nemanja Matić, Luca Lipani; Domenico Berardi, Kieron Bowie, Armand Laurienté.
Juventus diperkirakan menggunakan 4-2-3-1 dengan Guglielmo Vicario tetap menjadi penjaga gawang dalam Sassuolo vs Juventus. Pierre Kalulu, Gleison Bremer, Jhon Lucumí, dan Zeki Çelik menjadi kombinasi pertahanan yang paling sering muncul dalam probable terbaru.
Douglas Luiz dan Teun Koopmeiners diproyeksikan menjadi poros tengah Juventus karena Manuel Locatelli, Khéphren Thuram, dan beberapa gelandang lain belum tersedia. Keduanya harus menjaga sirkulasi sekaligus menutup ruang transisi ketika Juventus kehilangan bola di Serie A.
Francisco Conceição, Nicolás González, dan Kerim-Sam Alajbegović berpeluang bermain di belakang Randal Kolo Muani dalam Sassuolo vs Juventus. Nick Woltemade menjadi pesaing terdekat untuk posisi penyerang tengah apabila Spalletti membutuhkan profil fisik dan permainan udara berbeda.
Krisis cedera Juventus membuat kemungkinan rotasi lebih terbatas daripada biasanya, tetapi pemain seperti Edon Zhegrova dan Federico Gatti tetap tersedia dari bangku cadangan. Pape Matar Sarr juga mempunyai peluang masuk skuad setelah kembali berlatih sebagian bersama kelompok utama.
Prediksi Susunan Pemain Juventus (4-2-3-1): Guglielmo Vicario; Pierre Kalulu, Gleison Bremer, Jhon Lucumí, Zeki Çelik; Douglas Luiz, Teun Koopmeiners; Francisco Conceição, Nicolás González, Kerim-Sam Alajbegović; Randal Kolo Muani.
Pemain Absen Sassuolo vs Juventus di Serie A
Sassuolo kehilangan Cristian Volpato akibat cedera hamstring tingkat sedang yang diperkirakan membuatnya menepi sekitar empat pekan. Daniel Boloca, Edoardo Pieragnolo, Fali Candé, Ismaël Koné, Sebastian Walukiewicz, dan Darryl Bakola juga masuk daftar tidak tersedia.
Tidak ada pemain Sassuolo yang menjalani skorsing untuk Sassuolo vs Juventus, sehingga persoalan Alberto Aquilani terutama berkaitan dengan kondisi medis. Bakola sempat absen mendadak di Bologna dan masih harus dievaluasi sebelum laga Serie A di Mapei Stadium.
Juventus tidak dapat menggunakan Kenan Yıldız, Khéphren Thuram, Jeff Ekhator, Juan Cabal, Manuel Locatelli, dan Jérémie Boga karena cedera. Weston McKennie serta Andrea Cambiaso juga belum sepenuhnya siap, sedangkan Sarr baru mulai kembali menuju kebugaran pertandingan.
Locatelli menjadi kehilangan penting setelah menjalani operasi untuk cedera meniskus lutut kanan yang didapat ketika menghadapi Milan. Daftar probable Serie A juga mencatat tidak ada pemain Juventus yang menjalani skorsing kartu menjelang perjalanan ke Reggio Emilia.
| Tim | Pemain | Status |
|---|---|---|
| Sassuolo | Cristian Volpato | Cedera hamstring, absen |
| Sassuolo | Daniel Boloca | Belum tersedia |
| Sassuolo | Edoardo Pieragnolo | Belum tersedia |
| Sassuolo | Fali Candé | Belum tersedia |
| Sassuolo | Ismaël Koné | Belum tersedia |
| Sassuolo | Sebastian Walukiewicz | Belum tersedia |
| Sassuolo | Darryl Bakola | Kondisi fisik, belum tersedia |
| Juventus | Kenan Yıldız | Cedera, absen |
| Juventus | Khéphren Thuram | Cedera, absen |
| Juventus | Jeff Ekhator | Cedera, absen |
| Juventus | Juan Cabal | Cedera, absen |
| Juventus | Manuel Locatelli | Cedera meniskus, absen |
| Juventus | Jérémie Boga | Cedera, absen |
| Juventus | Weston McKennie | Kondisi fisik, diragukan |
| Juventus | Andrea Cambiaso | Kondisi fisik, diragukan |
| Juventus | Pape Matar Sarr | Baru kembali berlatih |
Tidak ada skorsing pemain pada kedua klub menjelang Sassuolo vs Juventus berdasarkan pembaruan pertandingan terbaru dari Serie A. Situasi McKennie, Cambiaso, Sarr, dan beberapa pemain Sassuolo masih dapat berubah setelah pemeriksaan kebugaran terakhir.
5 Pertandingan Terakhir Sassuolo
Sassuolo mencatat dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan dalam lima pertandingan kompetitif terakhir menjelang Sassuolo vs Juventus. Mereka mencetak sebelas gol selama periode tersebut, termasuk kemenangan dramatis melalui adu penalti atas Frosinone pada Coppa Italia.
Rangkaian itu dimulai dengan kemenangan 3-0 atas Cesena di Coppa Italia sebelum Sassuolo kalah 1-2 di markas Atalanta. Mereka kemudian mengalahkan Torino 2-1, menyingkirkan Frosinone, dan bermain 2-2 melawan Bologna pada Serie A.
Pertandingan di Bologna memperlihatkan kemampuan Sassuolo menciptakan peluang, tetapi juga menunjukkan masalah menjaga keunggulan hingga akhir laga. Josh Doig dan Vasilije Adžić mencetak gol, sebelum Artem Dovbyk menyamakan kedudukan pada masa tambahan waktu.
| Tanggal | Pertandingan | Kompetisi | Hasil |
|---|---|---|---|
| 6 September 2026 | Bologna vs Sassuolo | Serie A | 2-2 |
| 2 September 2026 | Sassuolo vs Frosinone | Coppa Italia | 5-4 |
| 29 Agustus 2026 | Sassuolo vs Torino | Serie A | 2-1 |
| 23 Agustus 2026 | Atalanta vs Sassuolo | Serie A | 2-1 |
| 17 Agustus 2026 | Sassuolo vs Cesena | Coppa Italia | 3-0 |
Berardi memberi Sassuolo opsi berbeda setelah kembali dari cedera dan langsung mencetak gol pada penampilan Serie A melawan Torino. Kehadirannya kini semakin relevan karena Volpato, salah satu kreator utama pada dua gameweek pertama, harus menepi sementara.
5 Pertandingan Terakhir Juventus
Juventus membukukan empat kemenangan dan satu hasil imbang dalam lima pertandingan terakhir apabila laga pramusim melawan Next Gen ikut dihitung. Tiga pertandingan Serie A pertama menghasilkan tujuh poin serta dua clean sheet bagi pasukan Luciano Spalletti.
Sebelum kompetisi dimulai, Juventus mengalahkan tim Next Gen 2-0 dalam pertandingan tradisional di Allianz Stadium yang hanya berlangsung satu babak. Setelah itu, kemenangan atas Frosinone dan Parma dilanjutkan hasil imbang 1-1 melawan Milan di Serie A.
Gleison Bremer menjadi penentu kemenangan 1-0 atas Frosinone, sedangkan Nicolás González dan Teun Koopmeiners mencetak gol melawan Parma. Federico Gatti kemudian menyelamatkan Juventus dari kekalahan melawan Milan melalui gol sundulan pada masa tambahan waktu.
| Tanggal | Pertandingan | Kompetisi | Hasil |
|---|---|---|---|
| 6 September 2026 | Juventus vs AC Milan | Serie A | 1-1 |
| 29 Agustus 2026 | Juventus vs Parma | Serie A | 2-0 |
| 23 Agustus 2026 | Frosinone vs Juventus | Serie A | 0-1 |
| 17 Agustus 2026 | Juventus vs Juventus Next Gen | Persahabatan | 2-0 |
| 11 Agustus 2026 | Juventus vs Palermo | Persahabatan | 2-0 |
Catatan itu menunjukkan Juventus belum kalah sejak dua pertandingan terakhir pramusim menuju tiga gameweek awal Serie A. Pertahanan menjadi salah satu fondasi hasil tersebut, meskipun absennya Locatelli dan sejumlah pemain lain memaksa penyesuaian baru menghadapi Sassuolo.
Head to Head Sassuolo vs Juventus
Lima pertemuan terakhir Sassuolo vs Juventus menghasilkan tiga kemenangan Juventus, dua kemenangan Sassuolo, dan satu hasil imbang apabila dihitung sejak April 2023. Pertemuan terbaru pada Maret 2026 berakhir 1-1 di Allianz Stadium dalam lanjutan Serie A.
Pada laga tersebut, Kenan Yıldız membawa Juventus unggul sebelum Andrea Pinamonti menyamakan kedudukan pada awal babak kedua. Juventus mendapat penalti menjelang akhir pertandingan, tetapi Arijanet Murić menggagalkan eksekusi Locatelli dan mempertahankan hasil imbang.
Juventus sebelumnya menang 3-0 di Mapei Stadium pada Januari 2026 dan juga mencatat kemenangan 3-0 di Turin pada Januari 2024. Sassuolo justru memenangi dua pertemuan kandang sebelumnya dengan skor 4-2 dan 1-0.
Head to Head Sassuolo vs Juventus
| Tanggal | Pertandingan | Kompetisi | Skor |
|---|---|---|---|
| 21 Maret 2026 | Juventus vs Sassuolo | Serie A | 1-1 |
| 6 Januari 2026 | Sassuolo vs Juventus | Serie A | 0-3 |
| 16 Januari 2024 | Juventus vs Sassuolo | Serie A | 3-0 |
| 23 September 2023 | Sassuolo vs Juventus | Serie A | 4-2 |
| 16 April 2023 | Sassuolo vs Juventus | Serie A | 1-0 |
Catatan tersebut membuat Sassuolo vs Juventus memiliki sejarah yang cukup berimbang ketika dimainkan di Reggio Emilia dalam beberapa musim terakhir. Namun perubahan pelatih dan komposisi pemain membuat hasil lama hanya relevan sebagai konteks, bukan ukuran pasti pertandingan Serie A.
Player to Watch Sassuolo: Domenico Berardi
Domenico Berardi menjadi pemain Sassuolo yang layak diamati setelah kembali mencetak gol penting ketika menghadapi Torino. Ia masuk pada menit ke-72 dan hanya membutuhkan enam menit untuk melepaskan tembakan kaki kiri yang memastikan kemenangan 2-1.
Berardi diproyeksikan kembali menjadi starter pada Sassuolo vs Juventus karena Volpato tidak tersedia akibat cedera. Pengalaman, kualitas umpan terakhir, dan kemampuan menembak dari sisi kanan memberinya peran penting dalam struktur serangan Aquilani di Serie A.
Kehadiran Berardi juga memungkinkan Sassuolo mempunyai pemain yang mampu memperlambat atau mempercepat serangan sesuai kondisi permainan. Kombinasinya dengan Bowie dan Laurienté dapat memberi variasi ketika tuan rumah menghadapi blok pertahanan Juventus yang relatif rapat.
Player to Watch Juventus: Teun Koopmeiners
Teun Koopmeiners menjadi pemain Juventus yang menarik diperhatikan setelah menghasilkan satu gol dan satu assist dari tiga penampilan Serie A. Ia mencetak gol kedua melawan Parma, kemudian mengirim umpan silang untuk gol penyeimbang Federico Gatti menghadapi Milan.
Koopmeiners diperkirakan menjalani start pertamanya musim ini pada Sassuolo vs Juventus karena banyak gelandang Juventus masih cedera. Kemampuannya mengubah arah permainan serta mengirim bola mati dapat membantu Douglas Luiz mengendalikan pusat lapangan sepanjang laga.
Kontribusi satu gol dan satu assist itu diperoleh hanya dari 44 menit permainan Serie A selama tiga penampilan sebagai pemain pengganti. Kondisi skuad sekarang membuka peluang baginya mengambil tanggung jawab lebih besar sejak menit pertama.
Analisis Taktik Sassuolo vs Juventus
Sassuolo kemungkinan mencoba membangun serangan melalui Matić sebagai titik sirkulasi, kemudian menggerakkan Adžić dan Lipani menuju ruang yang lebih tinggi. Berardi serta Laurienté dapat menjaga lebar sebelum masuk ke half-space untuk mendukung Bowie di kotak penalti.
Dalam Sassuolo vs Juventus, tuan rumah juga perlu menjaga jarak antarlini ketika kehilangan bola karena Conceição dan Alajbegović memiliki kecepatan membawa serangan. Bremer dan Lucumí dapat membantu Juventus mempertahankan garis tinggi ketika kedua bek sayap bergerak maju.
Juventus kemungkinan mengandalkan Douglas Luiz serta Koopmeiners untuk mengontrol tempo, kemudian mencari González di area antara lini. Conceição dapat menyerang satu lawan satu dari sisi kanan, sementara Kolo Muani bergerak di belakang bek untuk menerima umpan progresif.
Data awal Serie A menunjukkan Juventus memberi lawan sangat sedikit tembakan dari dalam kotak penalti, sehingga Sassuolo perlu efisien ketika mendapatkan ruang. Sebaliknya, Juventus harus mengantisipasi kreativitas Berardi dan Laurienté yang mampu menciptakan peluang melalui aksi individu.
Sassuolo sendiri memperlihatkan keberanian memainkan pertandingan terbuka, terlihat dari lima gol yang dicetak dan lima yang masuk dalam tiga gameweek. Struktur tersebut membuat pengamanan setelah kehilangan penguasaan menjadi bagian penting pada Sassuolo vs Juventus.
Bola mati juga dapat memainkan peran penting dalam Sassuolo vs Juventus karena Juventus sudah memperoleh 29 sepak pojok pada tiga gameweek pertama. Bremer, Lucumí, dan Kolo Muani memberi target udara, sementara Sassuolo memiliki Idzes serta Leysen.
Jadwal Sassuolo vs Juventus di Serie A 2026/27
Sassuolo vs Juventus berlangsung di Mapei Stadium pada Minggu, 13 September 2026 pukul 20.45 waktu Italia. Bagi penonton Indonesia, pertandingan gameweek keempat Serie A tersebut dimulai Senin, 14 September 2026 pukul 01.45 WIB.
Juan Luca Sacchi ditunjuk sebagai wasit utama Sassuolo vs Juventus, dengan Imperiale dan Miniutti sebagai dua asisten. Zufferli bertugas sebagai ofisial keempat, sedangkan Gherisini menjadi VAR dan Piccinini menjalankan peran AVAR pada pertandingan Serie A.
Tidak ada pemain kedua kesebelasan yang tercantum menjalani skorsing maupun berada dalam status satu kartu dari hukuman pada pembaruan resmi. Karena itu, perubahan lineup lebih banyak ditentukan kondisi cedera, kebugaran, dan pilihan teknis Aquilani serta Spalletti.
| Detail Pertandingan | Keterangan |
|---|---|
| Pertandingan | Sassuolo vs Juventus |
| Kompetisi | Serie A 2026/27 |
| Gameweek | 4 |
| Tanggal Italia | Minggu, 13 September 2026 |
| Tanggal WIB | Senin, 14 September 2026 |
| Kick-off Italia | 20.45 CEST |
| Kick-off WIB | 01.45 WIB |
| Stadion | Mapei Stadium – Città del Tricolore |
| Kota | Reggio Emilia |
| Wasit | Juan Luca Sacchi |
| Asisten | Imperiale, Miniutti |
| Ofisial Keempat | Zufferli |
| VAR | Gherisini |
| AVAR | Piccinini |
Sassuolo membawa empat poin dari tiga pertandingan dengan lima gol dan lima kebobolan, sementara Juventus memiliki tujuh poin dengan empat gol serta satu kebobolan. Angka tersebut menggambarkan start berbeda tanpa cukup sampel untuk menentukan kecenderungan jangka panjang.
Sassuolo vs Juventus juga mempertemukan Aquilani dan Spalletti untuk pertama kali sebagai pelatih dalam pertandingan resmi, setelah keduanya pernah bekerja bersama di Roma. Faktor kebugaran, kontrol transisi, dan efektivitas peluang akan menjadi indikator penting sepanjang laga Serie A.


