Red Bull Salzburg vs AC Milan menjadi pertandingan kedua kedua klub pada fase liga di Liga Europa 2026/27 setelah mendapatkan hasil berbeda pada laga pembuka. Salzburg membawa tiga poin dari Bulgaria, sedangkan Milan masih mencari angka pertamanya.
Pertandingan Red Bull Salzburg vs AC Milan dimainkan di Red Bull Arena, Wals-Siezenheim, Kamis, 15 Oktober 2026, mulai pukul 18.45 waktu Austria. Bagi penonton Indonesia, pertandingan Liga Europa tersebut berlangsung pada hari yang sama pukul 23.45 WIB.
Salzburg memasuki pertandingan setelah bermain imbang tanpa gol di markas Grazer AK, sementara AC Milan ditahan Sassuolo 1-1 di Serie A. Kedua klub karena itu sama-sama gagal meraih kemenangan pada pertandingan domestik terakhir.
Salzburg vs AC Milan di Liga Europa: Rossoneri Memburu Poin Pertama
Salzburg vs AC Milan berlangsung ketika tuan rumah menempati posisi ke-14 klasemen fase liga Liga Europa dengan tiga poin. Pasukan Danny Röhl mendapat modal tersebut setelah mengalahkan Levski Sofia 1-0 di Bulgaria.
Haris Tabaković mencetak satu-satunya gol Salzburg dalam pertandingan pembuka tersebut untuk memastikan kemenangan tandang. Hasil itu membuat Die Roten Bullen mempunyai selisih gol plus satu menjelang laga kandang pertama mereka di Liga Europa.
AC Milan berada di posisi ke-29 klasemen Liga Europa tanpa poin setelah kalah 0-2 dari Benfica di San Siro. Rossoneri sebenarnya lebih banyak menguasai bola, tetapi gagal mengubah tekanan mereka menjadi gol sepanjang pertandingan.
| Posisi | Tim | Main | Menang | Seri | Kalah | Gol | Selisih | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Juventus | 1 | 1 | 0 | 0 | 5-0 | +5 | 3 |
| 2 | Crystal Palace | 1 | 1 | 0 | 0 | 4-0 | +4 | 3 |
| 7 | Benfica | 1 | 1 | 0 | 0 | 2-0 | +2 | 3 |
| 14 | Salzburg | 1 | 1 | 0 | 0 | 1-0 | +1 | 3 |
| 29 | AC Milan | 1 | 0 | 0 | 1 | 0-2 | -2 | 0 |
Format Liga Europa menempatkan delapan klub teratas langsung menuju babak 16 besar, sedangkan peringkat kesembilan sampai ke-24 memasuki play-off. Tim yang menempati posisi ke-25 hingga ke-36 tersingkir setelah fase liga selesai.
Situasi tersebut membuat Salzburg vs AC Milan mempunyai arti penting meskipun fase liga masih menyisakan tujuh pertandingan. Salzburg berusaha bertahan dalam kelompok play-off, sedangkan Milan membutuhkan poin untuk keluar dari zona eliminasi Liga Europa.
Secara domestik, Salzburg berada di posisi kedua Bundesliga Austria dengan 18 poin setelah delapan pertandingan dan belum terkalahkan. Rapid Wien berada tiga angka di atas mereka setelah memenangkan pertandingan pekan kedelapan melawan LASK.
AC Milan berada di posisi kelima Serie A dengan 12 poin setelah enam pertandingan dan juga belum mengalami kekalahan domestik. Rossoneri terpaut empat angka dari Inter Milan serta Lazio yang sama-sama mengoleksi 16 poin.
Kemenangan dalam Salzburg vs AC Milan akan membawa tuan rumah mencapai enam poin sebelum bertandang menghadapi Celje pada matchday ketiga Liga Europa. Milan selanjutnya menghadapi Bournemouth di Inggris sehingga kebutuhan mendapatkan angka di Austria cukup penting.
Prediksi Susunan Pemain Salzburg vs AC Milan
Salzburg diperkirakan tetap menggunakan struktur 4-2-3-1 pada Salzburg vs AC Milan meskipun beberapa pemain sedang menjalani pemulihan cedera. Christian Früchtl berpeluang menjaga gawang apabila kondisi Christian Zawieschitzky belum memungkinkan untuk tampil sejak awal.
Stefan Lainer dapat mengisi posisi bek kanan, sedangkan Dominik Schmid beroperasi dari sisi kiri pertahanan Salzburg. Kevin Boma dan Tim Drexler menjadi kandidat duet bek tengah untuk menghadapi tekanan lini depan Milan di Liga Europa.
Abubakr Barry berpeluang dimainkan bersama Bartosz Mazurek pada lini tengah setelah keduanya masuk dalam daftar skuad resmi UEFA. Struktur tersebut dapat memberi Salzburg keseimbangan antara perlindungan pertahanan dan progresi bola menuju area serangan.
Edmund Baidoo dan Yorbe Vertessen dapat menyerang dari kedua area lebar, dengan Sota Kitano beroperasi lebih bebas di belakang penyerang. Kombinasi tersebut menawarkan kecepatan untuk mendukung fase transisi Salzburg ketika menghadapi AC Milan.
Karim Konaté menjadi kandidat utama penyerang tengah pada Salzburg vs AC Milan, meskipun Haris Tabaković juga mempunyai peluang besar menjadi starter. Keduanya sudah menghasilkan tujuh gol Bundesliga jika kontribusi mereka digabungkan musim ini.
Prediksi Susunan Pemain Salzburg (4-2-3-1): Christian Früchtl; Stefan Lainer, Kevin Boma, Tim Drexler, Dominik Schmid; Abubakr Barry, Bartosz Mazurek; Edmund Baidoo, Sota Kitano, Yorbe Vertessen; Karim Konaté. Tabaković tetap menjadi alternatif utama di depan.
AC Milan berpeluang kembali memakai struktur tiga bek pada Salzburg vs AC Milan setelah Ruben Amorim mulai membangun pola tersebut. Mike Maignan tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar dalam pertandingan kedua Milan di Liga Europa.
Fikayo Tomori, Koni De Winter, dan Strahinja Pavlović dapat mengisi tiga posisi pertahanan karena Matteo Gabbia mengalami cedera serius. Mario Gila juga menyediakan pilihan lain apabila Amorim membutuhkan karakter distribusi bola berbeda dari lini belakang.
Samuel Chukwueze dapat beroperasi di sisi kanan, sedangkan Davide Bartesaghi berpeluang mengisi area kiri pada Salzburg vs AC Milan. Yunus Musah dan Luka Modrić menjadi kandidat pasangan gelandang sentral apabila Amorim melakukan rotasi.
Christian Pulisic dan Alphadjo Cisse mempunyai peluang bergerak di belakang Gonçalo Ramos, dengan Diego Moreira serta Ruben Loftus-Cheek sebagai alternatif. Kedalaman tersebut memberi Milan sejumlah pilihan ketika membangun serangan pada pertandingan Liga Europa di Austria.
Prediksi Susunan Pemain AC Milan (3-4-2-1): Mike Maignan; Fikayo Tomori, Koni De Winter, Strahinja Pavlović; Samuel Chukwueze, Yunus Musah, Luka Modrić, Davide Bartesaghi; Christian Pulisic, Alphadjo Cisse; Gonçalo Ramos.
Pemain Absen Salzburg vs AC Milan di Liga Europa
Salzburg dipastikan kehilangan Nikolas Veratschnig pada Salzburg vs AC Milan setelah mengalami cedera ligamen lutut kanan bersama tim nasional Austria. Klub menyatakan pemain berusia 23 tahun tersebut harus menjalani pemulihan selama beberapa pekan.
Damir Redzic juga belum tersedia setelah mengalami cedera ligamen pergelangan kaki ketika menjalani pertandingan internasional bersama Hungaria. Pemain tersebut diperkirakan harus absen beberapa pekan dan belum masuk perhitungan menghadapi Milan di Liga Europa.
Justin Omoregie menghadapi masa pemulihan lebih panjang setelah mengalami cedera pergelangan kaki berat dan menjalani operasi. Salzburg mengonfirmasi sang gelandang tidak akan kembali bermain sebelum pergantian tahun sehingga dipastikan absen menghadapi AC Milan.
Enrique Aguilar masih memulihkan cedera paha, sedangkan Soumaila Diabaté juga mengalami masalah pada bagian yang sama. Christian Zawieschitzky sempat mengalami masalah adductor dan statusnya tetap perlu diperiksa sebelum susunan akhir Salzburg diumumkan.
AC Milan dipastikan kehilangan Alexis Saelemaekers setelah pemain Belgia tersebut menjalani operasi pada pergelangan kaki kanan di Amsterdam. Prosedur stabilisasi berjalan sukses, tetapi masa pemulihan diperkirakan mencapai empat hingga lima bulan.
Matteo Gabbia juga tidak tersedia pada Salzburg vs AC Milan setelah pemeriksaan menunjukkan cedera fleksor paha kiri dengan keterlibatan tendon. Bek Italia tersebut diperkirakan membutuhkan waktu pemulihan sekitar tiga sampai empat bulan.
Pervis Estupiñán sudah kembali berlatih bersama kelompok setelah pulih dari cedera lutut sehingga tersedia untuk Liga Europa. Tidak ada pemain Milan yang dikonfirmasi menjalani skorsing UEFA pada matchday kedua ini.
| Tim | Pemain | Status |
|---|---|---|
| Salzburg | Nikolas Veratschnig | Cedera ligamen lutut kanan, absen |
| Salzburg | Damir Redzic | Cedera ligamen pergelangan kaki, absen |
| Salzburg | Justin Omoregie | Cedera pergelangan kaki berat, absen jangka panjang |
| Salzburg | Enrique Aguilar | Cedera paha, absen |
| Salzburg | Soumaila Diabaté | Cedera paha, absen |
| Salzburg | Christian Zawieschitzky | Masalah adductor, diragukan |
| AC Milan | Alexis Saelemaekers | Operasi pergelangan kaki, absen 4-5 bulan |
| AC Milan | Matteo Gabbia | Cedera fleksor paha kiri, absen 3-4 bulan |
| AC Milan | Pervis Estupiñán | Pulih dan kembali tersedia |
5 Pertandingan Terakhir Salzburg Jelang Salzburg vs AC Milan
Salzburg membawa tiga kemenangan dan dua hasil imbang dari lima pertandingan kompetitif terakhir menjelang Salzburg vs AC Milan. Pasukan Röhl juga belum mengalami kekalahan musim ini dan menunjukkan kestabilan pada kompetisi domestik maupun Liga Europa.
Pertandingan terakhir Salzburg berakhir 0-0 di kandang Grazer AK setelah mereka sebelumnya menaklukkan Sturm Graz 3-0. Kemenangan 1-0 atas Levski Sofia berada di antara rangkaian tersebut dan menjadi modal pembuka Liga Europa.
| Tanggal | Pertandingan | Kompetisi | Hasil |
|---|---|---|---|
| 10 Oktober 2026 | Grazer AK vs Salzburg | Bundesliga Austria | 0-0 |
| 20 September 2026 | Salzburg vs Sturm Graz | Bundesliga Austria | 3-0 |
| 17 September 2026 | Levski Sofia vs Salzburg | Liga Europa | 0-1 |
| 11 September 2026 | SV Ried vs Salzburg | Bundesliga Austria | 1-1 |
| 6 September 2026 | St. Pölten vs Salzburg | ÖFB Cup | 0-3 |
Salzburg mencetak delapan gol serta hanya kebobolan satu kali dalam lima pertandingan tersebut, dengan empat clean sheet. Catatan defensif itu menjadi salah satu modal utama sebelum menghadapi Salzburg vs AC Milan di Red Bull Arena.
Rangkaian tersebut juga memperpanjang rekor tidak terkalahkan Salzburg menjadi 15 pertandingan kompetitif sejak awal musim. Röhl mencatat 11 kemenangan dan empat hasil imbang sepanjang periode tersebut sebelum kembali tampil pada Liga Europa.
5 Pertandingan Terakhir AC Milan Jelang Salzburg vs AC Milan
AC Milan membawa satu kemenangan, tiga hasil imbang, dan satu kekalahan dalam lima pertandingan terakhir sebelum Salzburg vs AC Milan. Satu-satunya kekalahan terjadi ketika Benfica menang 2-0 di San Siro pada pembukaan Liga Europa.
Rossoneri kemudian memberikan respons melalui kemenangan 3-0 atas Lecce sebelum jeda internasional, tetapi gagal melanjutkan hasil tersebut melawan Sassuolo. Adrien Rabiot membawa Milan unggul sebelum Cas Odenthal menyamakan skor menjadi 1-1.
| Tanggal | Pertandingan | Kompetisi | Hasil |
|---|---|---|---|
| 11 Oktober 2026 | Sassuolo vs AC Milan | Serie A | 1-1 |
| 20 September 2026 | AC Milan vs Lecce | Serie A | 3-0 |
| 16 September 2026 | AC Milan vs Benfica | Liga Europa | 0-2 |
| 12 September 2026 | Lazio vs AC Milan | Serie A | 2-2 |
| 6 September 2026 | Juventus vs AC Milan | Serie A | 1-1 |
Milan menghasilkan tujuh gol serta kebobolan enam kali dalam lima pertandingan tersebut, tetapi hanya satu kali mencatat clean sheet. Rossoneri belum terkalahkan di Serie A, sementara hasil negatif satu-satunya datang pada Liga Europa.
Diego Moreira mencetak dua gol ketika Milan menahan Lazio dan kembali mencetak gol dalam kemenangan atas Lecce. Performa tersebut meningkatkan persaingan tempat pada sektor menyerang menjelang Salzburg vs AC Milan di Austria.
Head to Head Salzburg vs AC Milan
Head to head Salzburg vs AC Milan mencatat empat pertandingan kompetitif sebelum pertemuan Liga Europa 2026/27. Milan memenangi tiga pertandingan, sedangkan satu laga lainnya berakhir imbang dan Salzburg belum pernah mengalahkan Rossoneri.
Empat pertandingan sebelumnya seluruhnya berlangsung di Liga Champions, dengan dua pertemuan pada musim 1994/95 dan dua lainnya pada 2022/23. Milan menghasilkan sembilan gol sepanjang rangkaian tersebut, sedangkan Salzburg hanya mencetak satu.
Pertemuan terakhir berlangsung di San Siro pada November 2022 ketika Milan menang 4-0 untuk memastikan tiket menuju babak 16 besar. Olivier Giroud mencetak dua gol, sementara Rade Krunić dan Junior Messias melengkapi kemenangan.
Head to Head Salzburg vs AC Milan
| Tanggal | Pertandingan | Kompetisi | Skor |
|---|---|---|---|
| 2 November 2022 | AC Milan vs Salzburg | Liga Champions | 4-0 |
| 6 September 2022 | Salzburg vs AC Milan | Liga Champions | 1-1 |
| 7 Desember 1994 | Salzburg vs AC Milan | Liga Champions | 0-1 |
| 28 September 1994 | AC Milan vs Salzburg | Liga Champions | 3-0 |
Satu-satunya pertandingan Salzburg vs AC Milan yang tidak dimenangi Rossoneri terjadi pada September 2022 ketika kedua tim bermain 1-1 di Austria. Noah Okafor membawa Salzburg unggul sebelum Alexis Saelemaekers menyamakan kedudukan bagi Milan.
Catatan historis juga menunjukkan Milan meraih sembilan kemenangan dari 13 pertandingan menghadapi klub Austria di kompetisi UEFA. Statistik tersebut menjadi konteks Salzburg vs AC Milan, bukan dasar untuk menentukan hasil pertandingan terbaru.
Player to Watch Salzburg: Haris Tabaković
Haris Tabaković menjadi Player to Watch Salzburg karena berada di antara pemain paling produktif pada awal musim dan mencetak gol kemenangan menghadapi Levski Sofia. Penyerang Bosnia tersebut memberi Salzburg kehadiran fisik kuat pada area penalti.
Dalam Salzburg vs AC Milan, Tabaković dapat menjadi target ketika tuan rumah membangun serangan langsung atau memanfaatkan umpan silang. Kemampuannya menahan bola juga dapat membantu Baidoo, Kitano, dan Vertessen bergerak menuju ruang di belakangnya.
Tabaković tercatat sebagai salah satu pencetak gol terbanyak Salzburg dalam kompetisi domestik pada awal musim ini. Persaingannya dengan Karim Konaté memberi Röhl dua pilihan berbeda untuk memimpin serangan dalam pertandingan Liga Europa.
Player to Watch AC Milan: Christian Pulisic
Christian Pulisic menjadi Player to Watch AC Milan karena tetap menyediakan kreativitas serta pergerakan antarlini ketika Amorim membutuhkan tambahan kualitas pada area akhir. Pemain Amerika Serikat tersebut masuk dalam daftar kandidat starter menghadapi Salzburg.
Dalam Salzburg vs AC Milan, Pulisic dapat bergerak di belakang Gonçalo Ramos atau melebar untuk mencari ruang antara bek dan gelandang. Kemampuannya mengubah posisi memberi Milan variasi saat menghadapi tekanan intensif Salzburg.
Pulisic juga tetap menjadi bagian penting dari kedalaman serangan Rossoneri bersama Diego Moreira, Alphadjo Cisse, Omari Hutchinson, dan Chukwueze. Pilihan tersebut memberi Amorim kemungkinan melakukan rotasi sepanjang jadwal padat Serie A dan Liga Europa.
Jadwal Salzburg vs AC Milan di Liga Europa 2026/27
Salzburg vs AC Milan dimainkan di Red Bull Arena pada Kamis, 15 Oktober 2026, pukul 18.45 CEST atau 23.45 WIB. Pertandingan tersebut menjadi laga kandang pertama Salzburg pada fase liga Liga Europa musim ini.
UEFA menunjuk Horațiu Feșnic asal Rumania sebagai wasit utama Salzburg vs AC Milan, dibantu Alexandru Cerei serta Alexandru Corb. Cătălin Popa bertugas sebagai VAR dan Carlos del Cerro Grande menjadi AVAR.
Florin Andrei mengisi posisi ofisial keempat dalam pertandingan Liga Europa di Salzburg tersebut. UEFA mencantumkan venue sebagai Stadion Salzburg, sedangkan klub dan Milan menggunakan nama komersial Red Bull Arena untuk lokasi pertandingan.
| Detail Pertandingan | Keterangan |
|---|---|
| Pertandingan | Salzburg vs AC Milan |
| Kompetisi | Liga Europa 2026/27 |
| Matchday | 2 |
| Tanggal | Kamis, 15 Oktober 2026 |
| Kick-off | 23.45 WIB |
| Kick-off Lokal | 18.45 CEST |
| Stadion | Red Bull Arena |
| Kota | Wals-Siezenheim, Austria |
| Wasit | Horațiu Feșnic |
| VAR | Cătălin Popa |
| Pelatih Salzburg | Danny Röhl |
| Pelatih AC Milan | Ruben Amorim |
Selepas Salzburg vs AC Milan, Salzburg menjamu Altach pada 18 Oktober sebelum bertandang menghadapi Celje empat hari kemudian di Liga Europa. Röhl perlu mengatur beban pemain karena beberapa anggota skuad utama masih menjalani pemulihan cedera.
AC Milan selanjutnya menjamu Atalanta pada 18 Oktober sebelum bertandang menghadapi Bournemouth pada 22 Oktober di Liga Europa. Jadwal tersebut membuat Amorim hanya mempunyai jeda singkat untuk memulihkan tim setelah perjalanan Salzburg vs AC Milan.


