Inter Milan vs Parma menjadi salah satu laga pembuka pekan keenam Serie A 2026/27 setelah kompetisi berhenti cukup panjang karena agenda internasional. Inter belum terkalahkan, sedangkan Parma datang bersama pelatih baru setelah meraih kemenangan pertama.
Pertandingan Inter Milan vs Parma dimainkan di Stadio Giuseppe Meazza, Milan, Sabtu, 10 Oktober 2026, pukul 18.00 waktu Italia. Bagi penonton Indonesia, pertandingan Serie A tersebut berlangsung pada pukul 23.00 WIB di hari yang sama.
Inter memasuki laga setelah bermain imbang 2-2 di markas AS Roma sebelum jeda internasional, hasil yang mempertahankan rekor tidak terkalahkan. Parma membawa modal kemenangan 2-1 atas Genoa melalui gol David Romero dan Pontus Almqvist.
Inter Milan vs Parma di Serie A: Nerazzurri Memburu Puncak Klasemen
Inter Milan vs Parma berlangsung ketika pasukan Cristian Chivu berada di posisi kedua klasemen Serie A dengan 13 poin. Nerazzurri mempunyai jumlah poin sama dengan pemimpin AS Roma dan Lazio yang berada tepat di bawahnya.
Inter sudah mencatat empat kemenangan dan satu hasil imbang dari lima pertandingan Serie A, dengan produktivitas mencapai 15 gol. Mereka juga sudah kemasukan delapan kali sehingga mempunyai selisih gol plus tujuh sebelum pekan keenam.
Parma berada di peringkat ke-15 dengan empat poin hasil satu kemenangan, satu imbang, dan tiga kekalahan. I Crociati baru menghasilkan empat gol serta kebobolan tujuh kali sepanjang lima pertandingan awal Serie A.
| Posisi | Tim | Main | Menang | Seri | Kalah | Gol | Selisih | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | AS Roma | 5 | 4 | 1 | 0 | 14-3 | +11 | 13 |
| 2 | Inter Milan | 5 | 4 | 1 | 0 | 15-8 | +7 | 13 |
| 3 | Lazio | 5 | 4 | 1 | 0 | 8-3 | +5 | 13 |
| 4 | Cagliari | 5 | 4 | 0 | 1 | 5-2 | +3 | 12 |
| 5 | AC Milan | 5 | 3 | 2 | 0 | 10-4 | +6 | 11 |
| 15 | Parma | 5 | 1 | 1 | 3 | 4-7 | -3 | 4 |
Kemenangan dalam Inter Milan vs Parma akan membawa Nerazzurri mencapai 16 poin dan menempatkan mereka sementara sendirian di puncak Serie A. Roma baru bertandang menghadapi Como sehari kemudian, sedangkan Lazio menjamu Monza pada Minggu.
Parma dapat mencapai tujuh poin apabila membawa kemenangan dari Stadio Giuseppe Meazza dan berpeluang menjauh dari kelompok terbawah. Posisi mereka masih sangat rapat dengan beberapa klub yang juga sedang mencari kestabilan pada awal Serie A.
Pertandingan ini sekaligus menandai debut Alberto Gilardino sebagai pelatih Parma setelah menggantikan Carlos Cuesta selama jeda internasional. Mantan penyerang Italia tersebut menghadapi tantangan berat karena laga pertamanya berlangsung di kandang juara bertahan.
Inter Milan vs Parma juga mempertemukan dua tim dengan produksi serangan sangat berbeda selama lima pekan pertama. Inter memimpin Serie A untuk tembakan tepat sasaran serta Expected Goals, sedangkan Parma berada di posisi terbawah kedua kategori.
Prediksi Susunan Pemain Inter Milan vs Parma
Inter diperkirakan tetap menggunakan struktur tiga bek pada Inter Milan vs Parma karena Chivu menegaskan prinsip permainan tim tidak berubah. Josep Martínez berpeluang mempertahankan tempat di bawah mistar setelah menjadi pilihan reguler musim ini.
Yann Aurel Bisseck, Manuel Akanji, dan Alessandro Bastoni dapat membentuk tiga pemain pertahanan Nerazzurri. John Stones belum sepenuhnya pulih dari cedera fleksor paha kiri sehingga tidak diproyeksikan masuk susunan utama pertandingan Serie A.
Andy Diouf mempunyai peluang mengisi sisi kanan, sedangkan Federico Dimarco beroperasi dari kiri untuk menyediakan lebar. Chivu juga sudah mendapatkan kembali Djed Spence, tetapi bek Inggris tersebut baru menyelesaikan satu pekan latihan penuh.
Nicolò Barella, Hakan Çalhanoğlu, dan Piotr Zieliński menjadi kandidat utama mengisi tiga posisi lini tengah pada Inter Milan vs Parma. Çalhanoğlu sudah berlatih tanpa pembatasan selama sepekan dan dipastikan tersedia kembali.
Marcus Thuram dan Lautaro Martínez diperkirakan kembali menjadi pasangan di lini depan, meski Ange-Yoan Bonny serta Francesco Pio Esposito juga tersedia. Chivu mempunyai beberapa pilihan setelah empat penyerang mengikuti agenda internasional dengan beban berbeda.
Prediksi Susunan Pemain Inter Milan (3-5-2): Josep Martínez; Yann Aurel Bisseck, Manuel Akanji, Alessandro Bastoni; Andy Diouf, Nicolò Barella, Hakan Çalhanoğlu, Piotr Zieliński, Federico Dimarco; Marcus Thuram, Lautaro Martínez.
Parma dapat menggunakan 3-5-2 pada Inter Milan vs Parma, mengikuti kebutuhan Gilardino memperkuat kepadatan di area tengah. Edoardo Corvi berpeluang kembali menjadi penjaga gawang setelah tampil dalam kemenangan menghadapi Genoa sebelum jeda internasional.
Enrico Delprato, Diego Carlos Santos Silva, dan Mariano Emir Troilo dapat membentuk garis tiga bek Parma. Ketiganya masuk dalam daftar 24 pemain yang secara resmi dibawa Gilardino menuju Milan untuk pertandingan Serie A.
Sascha Britschgi dan Emanuele Valeri berpeluang menjadi dua wing-back, dengan Mandela Keita, Adrian Bernabé, serta Vincent Olivier Sierro mengisi lini tengah. Struktur tersebut memberi Parma tambahan pemain ketika menghadapi penguasaan bola Inter.
Simone Lontani dapat bergerak mendampingi Jose David Romero di lini depan Inter Milan vs Parma setelah keduanya masuk rombongan pertandingan. Romero sedang membawa momentum setelah mencetak gol menghadapi Genoa dan Virtus Entella.
Prediksi Susunan Pemain Parma (3-5-2): Edoardo Corvi; Enrico Delprato, Diego Carlos Santos Silva, Mariano Emir Troilo; Sascha Britschgi, Adrian Bernabé, Mandela Keita, Vincent Olivier Sierro, Emanuele Valeri; Simone Lontani, Jose David Romero.
Pemain Absen Inter Milan vs Parma di Serie A
Inter dipastikan kehilangan Curtis Jones dalam Inter Milan vs Parma setelah pemeriksaan menunjukkan cedera myofascial pada otot adductor paha kanan. Kondisinya akan dievaluasi kembali, tetapi gelandang Inggris tersebut tidak tersedia pada pekan keenam Serie A.
John Stones juga belum diperkirakan kembali setelah mengalami cedera otot fleksor paha kiri ketika menghadapi Udinese. Bek Inggris tersebut sempat menjalani latihan terpisah dan membutuhkan waktu tambahan sebelum mendapatkan izin pertandingan dari tim medis.
Sebaliknya, Hakan Çalhanoğlu sudah pulih dari masalah adductor dan Djed Spence tersedia untuk pertama kalinya sejak bergabung. Chivu mengonfirmasi keduanya menjalani latihan tanpa pembatasan dan dapat masuk skuad Inter Milan vs Parma.
Parma dipastikan tanpa Pontus Almqvist setelah pemain Swedia tersebut mengalami cedera ringan pada betis kiri. Pemeriksaan medis dilakukan pada 6 Oktober sebelum klub memastikan sang pemain langsung menjalani program rehabilitasi menuju pemulihan.
Hans Nicolussi Caviglia juga tidak masuk daftar pemain menghadapi Inter setelah menjalani operasi untuk mengatasi masalah pubalgia. Gelandang Italia tersebut masih menjalani proses rehabilitasi sehingga belum dapat membantu Parma di Serie A.
Dominik Drobnič sebelumnya menjalani operasi karena patah tulang skafoid pada pergelangan tangan kiri, tetapi namanya masuk daftar 24 pemain menghadapi Inter. Karena itu, ia tidak dikategorikan sebagai pemain yang dipastikan absen pada pertandingan.
Tidak ada pemain Inter ataupun Parma yang menjalani skorsing untuk pertandingan ini, sementara tidak ada pula pemain yang berada satu kartu dari larangan otomatis. Informasi tersebut sudah dikonfirmasi melalui panduan resmi pertandingan Inter.
| Tim | Pemain | Status |
|---|---|---|
| Inter Milan | Curtis Jones | Cedera adductor paha kanan, absen |
| Inter Milan | John Stones | Cedera fleksor paha kiri, belum tersedia |
| Inter Milan | Hakan Çalhanoğlu | Pulih, tersedia |
| Inter Milan | Djed Spence | Pulih, tersedia |
| Parma | Pontus Almqvist | Cedera betis kiri, absen |
| Parma | Hans Nicolussi Caviglia | Rehabilitasi pascaoperasi, absen |
| Parma | Dominik Drobnič | Masuk skuad setelah cedera pergelangan tangan |
5 Pertandingan Terakhir Inter Milan
Inter Milan vs Parma datang setelah Nerazzurri mencatat tiga kemenangan, satu hasil imbang, serta satu kekalahan dari lima pertandingan kompetitif terakhir. Kekalahan tunggal terjadi di Liga Champions ketika Real Madrid menang 2-1 di Bernabéu.
Inter kemudian menunjukkan kemampuan membalikkan situasi dalam Serie A, termasuk kemenangan 3-2 atas Napoli dan 5-3 menghadapi Udinese. Mereka juga bangkit dari ketertinggalan dua gol ketika menahan Roma 2-2 di Olimpico.
| Tanggal | Pertandingan | Kompetisi | Hasil |
|---|---|---|---|
| 19 September 2026 | AS Roma vs Inter Milan | Serie A | 2-2 |
| 14 September 2026 | Inter Milan vs Udinese | Serie A | 5-3 |
| 8 September 2026 | Real Madrid vs Inter Milan | Liga Champions | 2-1 |
| 5 September 2026 | Inter Milan vs Napoli | Serie A | 3-2 |
| 30 Agustus 2026 | Cagliari vs Inter Milan | Serie A | 0-1 |
Inter menghasilkan 12 gol dalam lima laga tersebut dan selalu mencetak gol, memperlihatkan konsistensi sektor ofensif menjelang Inter Milan vs Parma. Namun, Nerazzurri juga kemasukan sembilan kali sehingga organisasi pertahanan tetap menjadi perhatian Chivu.
Kemampuan bereaksi setelah tertinggal menjadi salah satu karakter paling mencolok Inter sepanjang awal Serie A musim ini. Mereka melakukan comeback dalam tiga pertandingan liga beruntun sebelum jeda, termasuk ketika meraih satu poin menghadapi Roma.
5 Pertandingan Terakhir Parma
Parma membawa satu kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan dari lima pertandingan kompetitif terakhir menjelang Inter Milan vs Parma. Kemenangan atas Genoa menjadi tiga poin pertama mereka di Serie A musim 2026/27.
David Romero membuka skor menghadapi Genoa sebelum lawan menyamakan kedudukan pada babak kedua, lalu Pontus Almqvist mencetak gol kemenangan pada menit ke-80. Hasil tersebut membawa Parma naik menjadi empat poin sebelum pergantian pelatih.
| Tanggal | Pertandingan | Kompetisi | Hasil |
|---|---|---|---|
| 20 September 2026 | Parma vs Genoa | Serie A | 2-1 |
| 14 September 2026 | Como vs Parma | Serie A | 2-1 |
| 6 September 2026 | Parma vs Monza | Serie A | 1-1 |
| 1 September 2026 | Parma vs Cremonese | Coppa Italia | 0-2 |
| 29 Agustus 2026 | Juventus vs Parma | Serie A | 2-0 |
Parma menghasilkan empat gol dan kebobolan delapan kali sepanjang lima pertandingan kompetitif tersebut, sehingga efisiensi serangan masih membutuhkan perbaikan. Mereka juga belum meraih satu poin pun dalam dua pertandingan tandang Serie A musim ini.
Gilardino menggunakan jeda internasional untuk memperkenalkan gagasan permainannya, termasuk dalam laga uji coba yang berakhir 1-1 menghadapi Virtus Entella. David Romero kembali mencetak gol, memberikan sinyal positif menjelang Inter Milan vs Parma.
Head to Head Inter Milan vs Parma
Head to head Inter Milan vs Parma memperlihatkan keunggulan Nerazzurri dalam beberapa musim terakhir, dengan Inter tidak terkalahkan dalam sembilan pertemuan Serie A. Mereka meraih enam kemenangan serta tiga hasil imbang selama rangkaian tersebut.
Pertemuan terakhir berlangsung pada Mei 2026 ketika Inter menang 2-0 di Stadio Giuseppe Meazza. Marcus Thuram dan Henrikh Mkhitaryan mencetak gol dalam pertandingan yang sekaligus memastikan Scudetto ke-21 bagi Nerazzurri.
Head to Head Inter Milan vs Parma
| Tanggal | Pertandingan | Kompetisi | Skor |
|---|---|---|---|
| 3 Mei 2026 | Inter Milan vs Parma | Serie A | 2-0 |
| 7 Januari 2026 | Parma vs Inter Milan | Serie A | 0-2 |
| 5 April 2025 | Parma vs Inter Milan | Serie A | 2-2 |
| 6 Desember 2024 | Inter Milan vs Parma | Serie A | 3-1 |
| 10 Januari 2023 | Inter Milan vs Parma | Coppa Italia | 2-1 |
Parma terakhir memenangi pertandingan Serie A menghadapi Inter pada September 2018 ketika Federico Dimarco mencetak gol tunggal di San Siro. Sejak saat itu, I Crociati kesulitan mengubah sejumlah penampilan kompetitif menjadi kemenangan.
Catatan keseluruhan Serie A juga mendukung Inter dengan 25 kemenangan dari 58 pertemuan, dibandingkan 16 milik Parma dan 17 hasil imbang. Nerazzurri hanya dua kali kalah dari Parma ketika bermain di Milan.
Player to Watch Inter Milan: Marcus Thuram
Marcus Thuram menjadi Player to Watch Inter Milan karena mempunyai catatan khusus ketika menghadapi Parma dalam Serie A. Penyerang Prancis tersebut mencetak gol pada seluruh empat penampilannya melawan klub tempat kelahirannya tersebut.
Thuram juga menghasilkan setidaknya lima gol dan lima assist sejak April 2026, menempatkannya bersama pemain elite Eropa untuk kontribusi ofensif. Mobilitasnya memberi Inter variasi ketika Lautaro Martínez bergerak turun mencari bola.
Dalam Inter Milan vs Parma, Thuram dapat menyerang ruang antara bek tengah dan wing-back lawan dengan kecepatan serta kekuatan fisik. Hubungannya bersama Lautaro menjadi salah satu elemen utama serangan yang sudah menghasilkan 15 gol liga.
Player to Watch Parma: Jose David Romero
Jose David Romero menjadi Player to Watch Parma setelah mencetak gol dalam dua penampilan terakhirnya, termasuk kemenangan Serie A atas Genoa. Pemain Argentina tersebut juga kembali mencetak gol dalam uji coba pertama Gilardino menghadapi Virtus Entella.
Romero mempunyai karakter bergerak aktif di belakang garis pertahanan serta mampu menyelesaikan peluang dengan kedua kaki. Parma membutuhkan kualitas tersebut karena mereka baru menghasilkan empat gol dalam lima pertandingan Serie A musim ini.
Dalam Inter Milan vs Parma, Romero kemungkinan harus memaksimalkan kesempatan dari transisi karena Inter diperkirakan mendominasi penguasaan bola. Dukungan Lontani, Bernabé, serta Valeri menjadi penting agar sang penyerang tidak terisolasi di depan.
Jadwal Inter Milan vs Parma di Serie A 2026/27
Inter Milan vs Parma dimainkan di Stadio Giuseppe Meazza pada Sabtu, 10 Oktober 2026, pukul 18.00 CEST. Bagi penonton Indonesia, kick-off berlangsung pukul 23.00 WIB pada malam yang sama.
Lega Serie A menunjuk Kevin Bonacina sebagai wasit utama dengan Fontani dan Barone sebagai asisten, sedangkan Manganiello menjadi ofisial keempat. Paterna bertugas sebagai VAR dan Massimi mengisi posisi AVAR.
| Detail Pertandingan | Keterangan |
|---|---|
| Pertandingan | Inter Milan vs Parma |
| Kompetisi | Serie A 2026/27 |
| Matchweek | 6 |
| Tanggal | Sabtu, 10 Oktober 2026 |
| Kick-off | 23.00 WIB |
| Kick-off Lokal | 18.00 CEST |
| Stadion | Stadio Giuseppe Meazza |
| Kota | Milan, Italia |
| Wasit | Kevin Bonacina |
| VAR | Paterna |
| Pelatih Inter Milan | Cristian Chivu |
| Pelatih Parma | Alberto Gilardino |
Inter Milan vs Parma menjadi awal rangkaian jadwal padat bagi Nerazzurri, yang tiga hari kemudian menjamu Club Brugge di Liga Champions. Chivu karena itu perlu mempertimbangkan beban pemain yang baru kembali dari tugas internasional.
Parma selanjutnya menjamu Torino pada 19 Oktober sebelum bertandang menghadapi Lazio pada pekan kedelapan Serie A. Gilardino membutuhkan proses adaptasi cepat karena tiga pertandingan pertamanya menghadirkan lawan dengan tuntutan taktik berbeda.


