Close Menu
Bonanza88
  • MASUK
  • Casino
  • Bola Tangkas
  • Slot
  • Togel
    • Togel Hari ini
    • Keluaran Lengkap (Racik)
  • Olahraga
    •  Piala Dunia 2026
Bonanza88
  • MASUK
  • Casino
  • Bola Tangkas
  • Slot
  • Togel
    • Togel Hari ini
    • Keluaran Lengkap (Racik)
  • Olahraga
    •  Piala Dunia 2026
Bonanza88
Home - Olahraga - Preview Crystal Palace vs Hoffenheim: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

Preview Crystal Palace vs Hoffenheim: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

  • November 4, 2026
Crystal Palace vs Hoffenheim

Crystal Palace vs Hoffenheim menjadi salah satu pertandingan penting pada pekan keempat fase liga di Europa League 2026/27 karena mempertemukan dua klub dengan perolehan poin berdekatan. Palace menempati peringkat ke-15, sedangkan Hoffenheim berada di posisi ke-23.

Pertandingan Crystal Palace vs Hoffenheim dijadwalkan berlangsung di Selhurst Park, London, pada Jumat, 6 November 2026 pukul 00.45 WIB. Jadwal resmi Europa League mencatat pertandingan dimainkan Kamis, 5 November pukul 17.45 waktu Inggris.

Crystal Palace memasuki pertandingan setelah mengalami kekalahan dari Tottenham Hotspur, sementara Hoffenheim juga kehilangan poin ketika menghadapi Werder Bremen. Kedua kesebelasan menghadapi sejumlah persoalan cedera serta kondisi kebugaran pemain menjelang pertandingan keempat Europa League.

Crystal Palace vs Hoffenheim di Europa League: Persaingan Posisi 15 dan 23 Klasemen

Crystal Palace menempati peringkat ke-15 klasemen sementara Europa League 2026/27 setelah mengumpulkan empat poin dari tiga pertandingan pembuka. Tim asuhan Pierre Sage mencatat satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.

Menjelang Crystal Palace vs Hoffenheim, tim tamu berada di peringkat ke-23 klasemen Europa League dengan tiga poin dari tiga pertandingan. Hoffenheim mencatat satu kemenangan dan dua kekalahan bersama pelatih Christian Ilzer.

Benfica memimpin klasemen Europa League dengan sembilan poin setelah memenangkan seluruh tiga pertandingan awal, diikuti Bayer Leverkusen dan Bournemouth. Ferencváros serta Olympiacos juga mengumpulkan sembilan poin dalam persaingan menuju delapan besar.

Crystal Palace mempunyai selisih gol positif tiga setelah mencetak delapan gol dan kebobolan lima kali dalam tiga pertandingan Europa League. Catatan tersebut diperoleh setelah menghadapi Lech Poznań, Olympique Lyonnais, dan Beşiktaş.

Hoffenheim menghasilkan lima gol dan kebobolan lima kali sepanjang tiga pertandingan sehingga mempunyai selisih gol nol. Mereka mengalami dua kekalahan beruntun sebelum memperoleh kemenangan pertama ketika menjamu Olympique Lyonnais.

Perbedaan satu poin menjelang Crystal Palace vs Hoffenheim membuat pertandingan berkaitan langsung dengan persaingan menuju fase gugur Europa League. Palace berusaha mempertahankan posisi zona play-off, sedangkan Hoffenheim mempunyai kesempatan memperbaiki peringkat.

Berdasarkan ketentuan UEFA, delapan klub teratas klasemen Europa League memperoleh tiket langsung menuju babak 16 besar. Sementara itu, klub peringkat kesembilan hingga ke-24 mengikuti play-off, sedangkan posisi ke-25 sampai ke-36 tersingkir.

Klasemen Europa League 2026/27 Jelang Crystal Palace vs Hoffenheim

PosisiTimMainMSKGolSGPoin
1Benfica330010-2+89
2Bayer Leverkusen33008-0+89
3Bournemouth33008-1+79
4Ferencváros33009-3+69
5Olympiacos33004-1+39
6Union SG32108-1+77
7Juventus32109-3+67
8Beşiktaş32109-5+47
13Rennes31204-3+15
14Real Sociedad31118-3+54
15Crystal Palace31118-5+34
16Sparta Praha31115-3+24
17Levski Sofia31113-304
18Dinamo Zagreb31113-4-14
21Salzburg31113-6-34
22Anderlecht31024-3+13
23Hoffenheim31025-503
24AC Milan31024-5-13

Data klasemen Europa League 2026/27 setelah tiga pertandingan fase liga, diperbarui hingga 4 November 2026.

Crystal Palace mengawali perjalanan Europa League dengan kemenangan 4-0 ketika menjamu Lech Poznań pada 17 September 2026. Namun, mereka kemudian mengalami kekalahan 2-3 ketika bertandang menghadapi Olympique Lyonnais pada pertandingan kedua.

Pada pertandingan ketiga, Palace bermain imbang 2-2 ketika menghadapi Beşiktaş di Istanbul pada 22 Oktober 2026. Yéremy Pino dan Jean-Philippe Mateta menjadi pencetak gol bagi klub London Selatan tersebut.

Hasil tersebut membuat Crystal Palace memperoleh empat poin setelah tiga pertandingan, tetapi belum kembali mencatat kemenangan sejak pertandingan pembuka. Mereka juga kebobolan lima gol dalam dua pertandingan tandang terakhir di Europa League.

Di kompetisi domestik, Crystal Palace mengalami kesulitan setelah menelan enam kekalahan dari sembilan pertandingan pembuka Liga Inggris. Tim asuhan Pierre Sage mengumpulkan tujuh poin dan berada di zona degradasi klasemen sementara.

Sementara itu, Hoffenheim mengawali Europa League dengan kekalahan 0-2 ketika bertandang menghadapi OFI Crete pada 17 September. Mereka kemudian kembali kehilangan poin setelah kalah 2-3 ketika menjamu Beşiktaş.

Hoffenheim akhirnya memperoleh kemenangan pertama ketika mengalahkan Olympique Lyonnais dengan skor 3-0 pada 22 Oktober 2026. Andrej Kramarić, Adam Daghim, dan Adam Hložek menjadi pencetak gol tim asuhan Christian Ilzer.

Kemenangan tersebut membuat Hoffenheim mengumpulkan tiga poin dan menempati salah satu posisi terakhir dalam zona play-off Europa League. Namun, klub Jerman itu masih membutuhkan tambahan angka untuk memperbaiki posisi klasemen.

Dalam Bundesliga, Hoffenheim menempati peringkat ke-12 setelah mengumpulkan sembilan poin dari delapan pertandingan. Mereka mencatat tiga kemenangan dan lima kekalahan, termasuk hasil negatif ketika menghadapi Werder Bremen.

Pertandingan Crystal Palace vs Hoffenheim mempertemukan dua klub yang menghadapi tekanan hasil dalam kompetisi domestik masing-masing. Namun, perjalanan Europa League menunjukkan situasi berbeda karena Palace unggul satu poin dalam klasemen sementara.

Prediksi Susunan Pemain Crystal Palace vs Hoffenheim

Crystal Palace diperkirakan menggunakan formasi 3-4-2-1 yang menjadi salah satu pilihan Pierre Sage dalam sejumlah pertandingan sebelumnya. Dean Bradley Henderson berpeluang kembali menjadi penjaga gawang utama setelah dimainkan ketika menghadapi Tottenham Hotspur.

Henderson sebelumnya mengawal gawang Palace ketika mengalami kekalahan 0-2 dari Tottenham pada 31 Oktober 2026. Penjaga gawang internasional Inggris tersebut juga mencatat sejumlah penyelamatan meskipun timnya harus bermain dengan sepuluh pemain.

Jaydee Canvot, Axel Disasi, dan Christopher Jeffrey Richards berpeluang membentuk tiga pemain bertahan Crystal Palace dalam pertandingan Europa League. Komposisi tersebut mempertimbangkan cedera Chadi Riad serta kondisi Takehiro Tomiyasu yang belum tersedia.

Canvot menjadi salah satu pemain muda yang mendapatkan kesempatan bermain pada sektor pertahanan sepanjang musim ini. Bek asal Prancis tersebut mempunyai kemampuan membantu distribusi bola ketika Palace membangun serangan dari lini belakang.

Disasi berpeluang mengisi posisi tengah dalam sistem tiga bek dengan pengalaman bermain pada kompetisi domestik dan Eropa. Sementara itu, Richards dapat membantu menjaga ruang pertahanan sekaligus menghadapi penyerang melalui duel udara.

Maxence Lacroix juga menjadi alternatif apabila Pierre Sage memutuskan mengubah komposisi pertahanan menjelang pertandingan menghadapi Hoffenheim. Namun, kondisi dan pilihan pemain tetap bergantung pada pemeriksaan kebugaran serta kebutuhan pertandingan.

Pada sektor sayap, Anan Khalaili dan Benjamin James Chilwell berpeluang menempati posisi kanan serta kiri. Keduanya mempunyai tanggung jawab membantu pembangunan serangan sekaligus memberikan perlindungan ketika Palace kehilangan penguasaan bola.

Khalaili menjadi alternatif pada sisi kanan setelah memperoleh kesempatan bermain ketika Palace menghadapi Tottenham. Pemain internasional Israel tersebut dapat membantu distribusi bola dari sektor sayap menuju area penyerangan.

Chilwell berpeluang kembali dimainkan melalui sisi kiri setelah sebelumnya mendapat kesempatan tampil ketika menghadapi Fulham di Piala Liga. Pengalamannya dapat membantu Palace ketika menghadapi pergerakan pemain sayap Hoffenheim.

Tyrick Mitchell dan Óscar Mingueza juga tersedia sebagai alternatif apabila Sage membutuhkan perubahan pada posisi pemain sayap. Keduanya mempunyai kemampuan dimainkan dalam sistem dengan tiga maupun empat pemain bertahan.

Pada sektor tengah, Adam James Wharton dan Cheick Oumar Doucouré diperkirakan mendapatkan tanggung jawab menjaga keseimbangan permainan. Keduanya dapat membantu perebutan bola sekaligus menghubungkan lini pertahanan dengan pemain yang bergerak menuju depan.

Wharton mempunyai kemampuan mengatur distribusi bola melalui umpan pendek maupun panjang ketika Palace membangun serangan. Gelandang internasional Inggris tersebut juga dapat membantu menciptakan peluang melalui pergerakan dari sektor tengah.

Doucouré menjadi pilihan untuk menjaga ruang di depan pertahanan setelah mendapatkan kesempatan bermain dalam pertandingan Piala Liga menghadapi Fulham. Pemain internasional Mali tersebut juga dapat membantu mengurangi tekanan ketika Palace kehilangan bola.

Will Hughes dan Jefferson Lerma menjadi alternatif apabila Pierre Sage membutuhkan perubahan pada sektor gelandang tengah. Sementara itu, Quinten Timber masih menjalani pemulihan gangguan hamstring dan belum sepenuhnya dipastikan siap bermain.

Pada sektor penyerangan, Yéremy Jesús Pino Santos dan Edward Keddar Nketiah berpeluang dimainkan di belakang penyerang utama. Keduanya mempunyai kemampuan membantu penciptaan peluang melalui kombinasi antarlini maupun pergerakan dari sektor sayap.

Pino sebelumnya mencetak gol ketika Crystal Palace bermain imbang 2-2 menghadapi Beşiktaş dalam pertandingan Europa League. Pemain internasional Spanyol tersebut juga menjadi salah satu pilihan yang dapat dimainkan melalui sektor kiri.

Nketiah menunjukkan kontribusi ketika mencetak gol kemenangan Palace atas Fulham pada 28 Oktober dalam putaran keempat Piala Liga. Penyerang internasional Inggris tersebut dapat dimainkan sebagai pendukung penyerang maupun menjadi ujung tombak.

Daichi Kamada, Dwight McNeil, Darío Osorio, dan Evann Guessand juga tersedia untuk memberikan alternatif pada sektor penyerangan. Kehadiran mereka memungkinkan Sage melakukan rotasi setelah Palace menjalani sejumlah pertandingan dalam waktu berdekatan.

Jean-Philippe Mateta diperkirakan kembali menjadi penyerang utama meskipun mendapatkan kartu merah ketika menghadapi Tottenham pada akhir Oktober. Hukuman disiplin tersebut berlaku untuk kompetisi domestik sehingga tidak otomatis menghalanginya tampil dalam Europa League.

Mateta juga mencetak gol ketika Palace bermain imbang menghadapi Beşiktaş pada pertandingan fase liga sebelumnya. Penyerang internasional Prancis tersebut mempunyai kemampuan menahan bola serta melakukan penyelesaian dari dalam kotak penalti.

Jørgen Strand Larsen menjadi alternatif apabila dinyatakan pulih dari masalah pergelangan kaki yang membatasi kesiapannya. Namun, prediksi susunan pemain Crystal Palace vs Hoffenheim tetap mengikuti keputusan Pierre Sage menjelang kick-off.

Prediksi Susunan Pemain Crystal Palace (3-4-2-1): Dean Bradley Henderson; Jaydee Canvot, Axel Disasi, Christopher Jeffrey Richards; Anan Khalaili, Adam James Wharton, Cheick Oumar Doucouré, Benjamin James Chilwell; Yéremy Jesús Pino Santos, Edward Keddar Nketiah; Jean-Philippe Mateta.

Hoffenheim diperkirakan menggunakan formasi 4-2-2-2 yang menjadi salah satu alternatif Christian Ilzer dalam pertandingan Bundesliga sebelumnya. Oliver Baumann berpeluang kembali menjadi penjaga gawang utama setelah dimainkan ketika menghadapi Werder Bremen.

Baumann merupakan salah satu pemain paling berpengalaman dalam skuad Hoffenheim dan sudah tampil dalam seluruh pertandingan Europa League musim ini. Penjaga gawang internasional Jerman tersebut juga membantu tim mencatat kemenangan tanpa kebobolan menghadapi Lyon.

Natnael Abraha, Ozan Kabak, Kōki Machida, dan Mats Rots berpeluang mengisi empat posisi pertahanan Hoffenheim. Komposisi tersebut mempertimbangkan sejumlah cedera yang membatasi ketersediaan pemain belakang menjelang pertandingan di Selhurst Park.

Abraha berpeluang kembali mengisi posisi kanan setelah mendapatkan kesempatan bermain ketika Hoffenheim menghadapi Werder Bremen. Pemain muda tersebut menjadi alternatif karena Vladimír Coufal dan Valentin Gendrey masih menjalani pemulihan cedera.

Kabak diperkirakan menjadi pilihan pada posisi bek tengah bersama Machida yang juga mempunyai pengalaman internasional. Keduanya dapat membantu koordinasi pertahanan ketika Hoffenheim menghadapi pergerakan penyerang Crystal Palace.

Rots berpeluang mengisi posisi kiri pertahanan setelah sebelumnya mendapat kesempatan bermain dalam beberapa pertandingan kompetitif. Namun, Ilzer juga mempunyai alternatif perubahan komposisi apabila membutuhkan pemain dengan karakter bertahan berbeda.

Pada sektor tengah, Alexander Prass dan Leon Avdullahu berpeluang mendapatkan tanggung jawab membantu distribusi bola serta menjaga keseimbangan permainan. Keduanya mempunyai kemampuan membantu transisi dari pertahanan menuju penyerangan.

Prass sudah dapat kembali dimainkan setelah sebelumnya menjalani hukuman disiplin domestik akibat kartu merah ketika menghadapi Bayer Leverkusen. Gelandang internasional Austria tersebut tidak tampil ketika Hoffenheim kalah menghadapi Werder Bremen.

Avdullahu mempunyai kemampuan membantu perebutan bola sekaligus menjaga posisi ketika Hoffenheim kehilangan penguasaan. Gelandang internasional Kosovo tersebut menjadi salah satu alternatif untuk mendampingi Prass maupun Wouter Burger.

Burger juga tersedia apabila Ilzer membutuhkan tambahan pemain tengah yang mempunyai kemampuan menjaga distribusi bola. Gelandang asal Belanda tersebut telah mendapatkan kesempatan bermain dalam beberapa pertandingan Bundesliga dan Europa League.

Pada sektor gelandang serang, Andrej Kramarić dan Adam Daghim berpeluang mendapatkan kepercayaan untuk membantu pembangunan serangan. Keduanya menunjukkan kontribusi ketika Hoffenheim mengalahkan Olympique Lyonnais dengan skor 3-0.

Kramarić mencetak satu gol dan memberikan dua assist ketika menghadapi Lyon pada pertandingan ketiga Europa League. Pemain internasional Kroasia tersebut juga menjadi salah satu pilihan utama Ilzer dalam menciptakan peluang.

Daghim mempunyai kemampuan bergerak melalui sektor sayap maupun menempati ruang di belakang penyerang utama. Pemain internasional Denmark tersebut mencetak gol kedua ketika Hoffenheim mengalahkan Lyon pada akhir Oktober.

Pada lini depan, Tim Lemperle dan Adam Hložek berpeluang menjadi pasangan penyerang utama Hoffenheim menghadapi Crystal Palace. Keduanya mempunyai kemampuan menerima bola di area pertahanan lawan sekaligus membantu penyelesaian peluang.

Hložek mencetak gol ketika Hoffenheim menghadapi Lyon dalam Europa League serta Holstein Kiel di Piala Jerman. Penyerang internasional Republik Ceko tersebut juga menjadi salah satu pencetak gol terbanyak klub musim ini.

Lemperle menjadi alternatif melalui pergerakan menuju ruang pertahanan lawan sekaligus membantu menahan bola saat tim membangun serangan. Fisnik Asllani juga tersedia apabila Ilzer membutuhkan perubahan komposisi penyerangan.

Namun, kondisi cedera sejumlah pemain masih dapat memengaruhi pilihan susunan pemain Hoffenheim menjelang pertandingan di London. Keputusan akhir prediksi susunan pemain Crystal Palace vs Hoffenheim mengikuti pemeriksaan kebugaran dan pertimbangan Christian Ilzer.

Prediksi Susunan Pemain Hoffenheim (4-2-2-2): Oliver Baumann; Natnael Abraha, Ozan Kabak, Kōki Machida, Mats Rots; Alexander Prass, Leon Avdullahu; Andrej Kramarić, Adam Daghim; Tim Lemperle, Adam Hložek.

Pemain Absen Crystal Palace vs Hoffenheim di Europa League

Crystal Palace menghadapi sejumlah persoalan cedera menjelang pertandingan keempat Europa League, terutama pada sektor pertahanan, gelandang, dan penyerangan. Ismaïla Sarr, Takehiro Tomiyasu, serta Chadi Riad termasuk pemain yang belum tersedia.

Sarr mengalami cedera pangkal paha yang membuatnya belum dapat mengikuti seluruh kegiatan pertandingan terakhir bersama Palace. Pemain internasional Senegal tersebut diperkirakan masih membutuhkan pemulihan sebelum kembali bermain.

Tomiyasu juga masih menjalani pemulihan cedera betis sehingga belum diperkirakan tersedia menghadapi Hoffenheim. Absennya pemain internasional Jepang tersebut mengurangi pilihan Pierre Sage pada sektor pertahanan kanan maupun tengah.

Chadi Riad mengalami masalah lutut yang membuatnya belum dapat kembali mengikuti pertandingan kompetitif. Bek internasional Maroko tersebut masih menjalani proses pemulihan sehingga tidak dimasukkan dalam prediksi susunan pemain utama.

Jørgen Strand Larsen masih membutuhkan pemeriksaan kebugaran setelah mengalami cedera pergelangan kaki dalam beberapa pertandingan sebelumnya. Penyerang internasional Norwegia tersebut berpeluang kembali masuk skuad apabila dinyatakan siap.

Quinten Timber juga menghadapi gangguan hamstring yang membuat kesiapannya belum sepenuhnya dapat dipastikan. Gelandang internasional Belanda tersebut menjadi alternatif apabila berhasil menyelesaikan pemeriksaan kebugaran menjelang pertandingan Europa League.

Jean-Philippe Mateta mendapatkan kartu merah langsung ketika menghadapi Tottenham pada 31 Oktober 2026 setelah melakukan pelanggaran terhadap Micky van de Ven. Wasit mengambil keputusan setelah melakukan pemeriksaan melalui VAR.

Namun, hukuman tersebut berlaku dalam pertandingan domestik Inggris dan tidak otomatis diterapkan pada kompetisi UEFA. Karena itu, Mateta tetap tersedia untuk pertandingan Crystal Palace vs Hoffenheim sepanjang tidak terdapat sanksi terpisah dari UEFA.

Sementara itu, Hoffenheim mempunyai sejumlah persoalan cedera yang memengaruhi sektor pertahanan dan penyerangan menjelang kunjungan ke Selhurst Park. Vladimír Coufal, Bambasé Conté, Patrick Wimmer, dan Valentin Gendrey termasuk pemain yang belum siap.

Coufal masih menghadapi masalah otot paha yang membatasi kesiapannya setelah sebelumnya mengalami cedera ketika menghadapi Holstein Kiel. Bek internasional Republik Ceko tersebut belum diperkirakan kembali bermain dalam waktu dekat.

Conté mengalami cedera otot adduktor yang membuatnya tidak dapat mengikuti pertandingan kompetitif terakhir Hoffenheim. Gelandang internasional Guinea tersebut diperkirakan membutuhkan waktu tambahan sebelum kembali tersedia.

Wimmer juga masih menjalani pemulihan cedera hamstring yang membuatnya belum dapat memperkuat Hoffenheim. Pemain internasional Austria tersebut menjadi salah satu pilihan penyerangan yang belum dapat digunakan Christian Ilzer.

Gendrey mengalami patah tulang kaki yang membutuhkan proses pemulihan lebih panjang daripada cedera otot biasa. Kondisi tersebut membuatnya belum diperkirakan tersedia untuk pertandingan Europa League menghadapi Palace.

Albian Hajdari masih mengalami masalah kaki, sedangkan Nathan De Cat menjalani pemulihan cedera lutut. Kedua pemain tersebut belum sepenuhnya tersedia dalam daftar pilihan untuk pertandingan berikutnya.

Max Moerstedt juga membutuhkan pemantauan setelah mengalami masalah pada kepala yang membatasi kesiapannya. Penyerang muda Jerman tersebut sebelumnya mencetak gol ketika Hoffenheim mengalahkan Bayer Leverkusen.

Robin Hranáč turut masuk laporan pemain Hoffenheim yang mengalami masalah cedera sehingga memerlukan kepastian kebugaran terakhir. Situasi tersebut membuat staf pelatih harus mempertimbangkan alternatif pada sektor pertahanan.

TimPemainKondisi/Status
Crystal PalaceIsmaïla SarrCedera pangkal paha, absen
Crystal PalaceTakehiro TomiyasuCedera betis, absen
Crystal PalaceChadi RiadCedera lutut, absen
Crystal PalaceJørgen Strand LarsenCedera pergelangan kaki, diragukan
Crystal PalaceQuinten TimberCedera hamstring, diragukan
Crystal PalaceJean-Philippe MatetaSkorsing domestik, tersedia untuk Europa League
HoffenheimVladimír CoufalCedera paha, absen
HoffenheimBambasé ContéCedera otot adduktor, absen
HoffenheimPatrick WimmerCedera hamstring, absen
HoffenheimValentin GendreyPatah tulang kaki, absen
HoffenheimAlbian HajdariCedera kaki, absen
HoffenheimNathan De CatCedera lutut, absen
HoffenheimMax MoerstedtMasalah kepala, diragukan
HoffenheimRobin HranáčCedera, diragukan
HoffenheimAlexander PrassSkorsing domestik selesai, tersedia

Daftar tersebut membedakan pemain yang dipastikan absen dengan mereka yang masih membutuhkan pemeriksaan kebugaran terakhir. Pengumuman skuad resmi menjadi acuan akhir mengenai ketersediaan pemain dalam Crystal Palace vs Hoffenheim.

Mengenai disiplin, Palace masih dapat memainkan Mateta meskipun penyerang Prancis tersebut menjalani larangan bermain dalam kompetisi domestik. Sementara itu, Prass sudah kembali tersedia setelah menyelesaikan hukuman Bundesliga.

Belum ditemukan konfirmasi mengenai pemain kedua klub yang menjalani skorsing khusus UEFA untuk pertandingan ini. Status seluruh pemain tetap mengikuti keputusan disiplin dan pengumuman susunan pemain resmi menjelang kick-off.

5 Pertandingan Terakhir Crystal Palace Jelang Crystal Palace vs Hoffenheim

Crystal Palace mencatat satu kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan dalam lima pertandingan kompetitif terakhir sebelum menghadapi Hoffenheim. Rangkaian tersebut mencakup tiga pertandingan Liga Inggris, satu pertandingan Piala Liga, dan satu pertandingan Europa League.

Pada pertandingan terbaru, Palace mengalami kekalahan 0-2 ketika bertandang menghadapi Tottenham Hotspur pada 31 Oktober 2026. Archie Gray dan Jan Paul van Hecke menjadi pencetak gol bagi tuan rumah.

Palace harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Jean-Philippe Mateta menerima kartu merah pada menit ke-13. Tottenham kemudian memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mencetak dua gol dan mengamankan kemenangan.

Sebelumnya, Crystal Palace mengalahkan Fulham dengan skor 1-0 pada pertandingan putaran keempat Piala Liga tanggal 28 Oktober. Eddie Nketiah mencetak gol tunggal pada menit ke-37 untuk memastikan Palace melaju ke perempat final.

Kemenangan tersebut menjadi hasil positif setelah Palace sebelumnya mengalami beberapa kekalahan dalam kompetisi domestik. Mereka juga berhasil mempertahankan gawang tanpa kebobolan ketika bermain di Craven Cottage.

Pada pertandingan Liga Inggris tanggal 25 Oktober, Crystal Palace kalah 0-2 ketika menjamu Newcastle United di Selhurst Park. Hasil tersebut menjadi kekalahan kandang setelah sebelumnya bermain imbang dalam kompetisi Eropa.

Palace bermain imbang 2-2 ketika bertandang menghadapi Beşiktaş pada pertandingan Europa League tanggal 22 Oktober 2026. Yéremy Pino dan Jean-Philippe Mateta mencetak gol untuk membawa Palace sempat unggul sebelum lawan menyamakan kedudukan.

Sebelumnya, Crystal Palace mengalami kekalahan 0-5 ketika menghadapi Brighton dalam pertandingan Liga Inggris tanggal 18 Oktober. Kekalahan tersebut menjadi hasil dengan jumlah kebobolan terbanyak Palace dalam lima pertandingan terakhir.

5 Pertandingan Terakhir Crystal Palace

TanggalPertandinganKompetisiHasil
31 Oktober 2026Tottenham vs Crystal PalaceLiga Inggris2-0
28 Oktober 2026Fulham vs Crystal PalacePiala Liga Inggris0-1
25 Oktober 2026Crystal Palace vs NewcastleLiga Inggris0-2
22 Oktober 2026Beşiktaş vs Crystal PalaceEuropa League2-2
18 Oktober 2026Brighton vs Crystal PalaceLiga Inggris5-0

Dalam lima pertandingan tersebut, Crystal Palace mencetak tiga gol dan kebobolan sebelas kali di seluruh kompetisi. Mereka mencatat satu pertandingan tanpa kebobolan ketika mengalahkan Fulham dalam putaran keempat Piala Liga.

Menjelang Crystal Palace vs Hoffenheim, produktivitas penyerangan menjadi salah satu persoalan karena Palace gagal mencetak gol dalam tiga dari lima pertandingan terakhir. Namun, keberhasilan mengalahkan Fulham memperlihatkan bahwa tim masih mampu memperoleh hasil positif.

5 Pertandingan Terakhir Hoffenheim Jelang Crystal Palace vs Hoffenheim

Hoffenheim mencatat tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan dalam waktu normal pada lima pertandingan kompetitif terakhir. Namun, hasil imbang menghadapi Holstein Kiel berakhir dengan kekalahan melalui adu penalti dalam Piala Jerman.

Pada pertandingan terbaru, Hoffenheim mengalami kekalahan 0-2 ketika bertandang menghadapi Werder Bremen pada 31 Oktober 2026. Niclas Füllkrug dan Eren Dinkçi menjadi pencetak gol bagi tuan rumah.

Füllkrug membuka keunggulan Bremen pada menit ke-57 sebelum Dinkçi menggandakan keunggulan pada menit ke-82. Hoffenheim gagal mencetak gol meskipun berusaha memperbaiki permainan melalui sejumlah pergantian pemain.

Sebelumnya, Hoffenheim bermain imbang 1-1 ketika menghadapi Holstein Kiel dalam pertandingan putaran kedua Piala Jerman pada 28 Oktober. Adam Hložek membuka keunggulan sebelum Adrián Kaprálik menyamakan kedudukan.

Pertandingan kemudian dilanjutkan melalui adu penalti setelah kedua kesebelasan gagal mencetak gol tambahan. Holstein Kiel memenangkan adu penalti dengan skor 4-3 sehingga Hoffenheim tersingkir dari kompetisi.

Pada pertandingan Bundesliga tanggal 25 Oktober, Hoffenheim mengalahkan Bayer Leverkusen dengan skor 3-0. Andrej Kramarić, Alexander Prass, dan Max Moerstedt menjadi pencetak gol dalam pertandingan tersebut.

Kemenangan tersebut menjadi salah satu hasil penting setelah Hoffenheim sebelumnya mengalahkan Olympique Lyonnais dalam Europa League. Mereka juga berhasil mempertahankan gawang tanpa kebobolan dalam dua pertandingan beruntun.

Hoffenheim mengalahkan Lyon dengan skor 3-0 pada pertandingan Europa League tanggal 22 Oktober 2026. Kramarić mencetak gol pembuka, sedangkan Adam Daghim serta Adam Hložek menyumbangkan dua gol berikutnya.

Sebelumnya, Hoffenheim mengalahkan Borussia Mönchengladbach dengan skor 2-1 dalam pertandingan Bundesliga tanggal 18 Oktober. Kemenangan tersebut menjadi awal rangkaian tiga kemenangan sebelum tim kehilangan poin pada dua pertandingan terbaru.

5 Pertandingan Terakhir Hoffenheim

TanggalPertandinganKompetisiHasil
31 Oktober 2026Werder Bremen vs HoffenheimBundesliga2-0
28 Oktober 2026Holstein Kiel vs HoffenheimPiala Jerman1-1 (penalti 4-3)
25 Oktober 2026Hoffenheim vs LeverkusenBundesliga3-0
22 Oktober 2026Hoffenheim vs LyonEuropa League3-0
18 Oktober 2026Mönchengladbach vs HoffenheimBundesliga1-2

Dalam lima pertandingan tersebut, Hoffenheim mencetak sembilan gol dan kebobolan empat kali sebelum memperhitungkan adu penalti. Mereka mencatat dua pertandingan tanpa kebobolan ketika mengalahkan Bayer Leverkusen dan Olympique Lyonnais.

Menjelang Crystal Palace vs Hoffenheim, tiga kemenangan dalam lima pertandingan menjadi salah satu catatan perkembangan setelah Hoffenheim mengalami kesulitan pada awal musim. Namun, kekalahan dari Bremen dan tersingkirnya mereka dari Piala Jerman juga memerlukan evaluasi.

Head to Head Crystal Palace vs Hoffenheim

Riwayat Crystal Palace vs Hoffenheim menghadirkan fakta menarik karena kedua klub belum pernah bertemu dalam pertandingan resmi kompetisi antarklub UEFA. Pertandingan pada 6 November 2026 menjadi pertemuan kompetitif pertama sepanjang sejarah keduanya.

Berdasarkan catatan resmi UEFA, tidak terdapat pertandingan sebelumnya antara Crystal Palace dan Hoffenheim dalam kompetisi Eropa. Karena itu, tabel head to head tidak dapat diisi dengan lima pertandingan yang tidak pernah berlangsung.

Head to Head Crystal Palace vs Hoffenheim

Statistik Pertemuan ResmiCatatan
Total pertemuan0 pertandingan
Kemenangan Crystal Palace0
Kemenangan Hoffenheim0
Hasil imbang0
Pertemuan kompetitif pertama6 November 2026, 00.45 WIB
KompetisiEuropa League 2026/27
StadionSelhurst Park

Tidak terdapat lima pertandingan head to head resmi sebelum pertemuan ini, sehingga tabel hanya menampilkan catatan yang telah terverifikasi.

Meskipun belum pernah menghadapi Hoffenheim, Crystal Palace mempunyai pengalaman bertemu klub lain dalam kompetisi antarklub Eropa. Palace juga memenangkan Conference League musim 2025/26 sebelum mendapatkan kesempatan bermain di Europa League.

Keberhasilan tersebut menjadi salah satu pencapaian penting dalam sejarah klub London Selatan setelah melalui perjalanan kompetisi yang panjang. Namun, hasil musim sebelumnya tidak menjadi penentu pertemuan menghadapi Hoffenheim.

Crystal Palace juga belum terkalahkan dalam tujuh pertandingan kandang kompetisi Eropa sebelumnya dengan lima kemenangan dan dua hasil imbang. Catatan tersebut menjadi bagian dari perjalanan klub ketika bermain di Selhurst Park.

Sementara itu, Hoffenheim mempunyai pengalaman menghadapi sejumlah klub Inggris dalam kompetisi Eropa sebelum bertandang menghadapi Palace. Mereka pernah bertemu Liverpool, Manchester City, dan Tottenham Hotspur.

Hoffenheim mengalami kekalahan dalam lima pertandingan kompetisi Eropa sebelumnya menghadapi klub Inggris, termasuk dua pertemuan melawan Liverpool dan Manchester City. Satu pertandingan lainnya berlangsung ketika menghadapi Tottenham.

Catatan tersebut memperlihatkan hasil historis Hoffenheim ketika menghadapi lawan dari Liga Inggris dalam kompetisi UEFA. Namun, pertemuan melawan Crystal Palace merupakan pertandingan berbeda dengan komposisi pemain dan pelatih yang telah berubah.

Pertandingan Crystal Palace vs Hoffenheim menjadi kesempatan pertama kedua kesebelasan mencatat hasil head to head dalam kompetisi UEFA. Riwayat menghadapi klub lain hanya menjadi informasi historis dan tidak menentukan hasil pertandingan mendatang.

Player to Watch Crystal Palace: Jean-Philippe Mateta

Jean-Philippe Mateta menjadi salah satu pemain Crystal Palace yang menarik diperhatikan setelah mencetak gol ketika menghadapi Beşiktaş pada pertandingan ketiga Europa League. Penyerang internasional Prancis tersebut berpeluang kembali menjadi pilihan utama menghadapi Hoffenheim.

Mateta mencetak gol ketika Palace bermain imbang 2-2 melawan Beşiktaş pada 22 Oktober 2026. Gol tersebut sempat membawa klub Inggris unggul sebelum tim tuan rumah menyamakan kedudukan.

Penyerang berusia 29 tahun tersebut mempunyai kemampuan menerima bola di area pertahanan lawan sekaligus mencari ruang menuju kotak penalti. Pergerakannya dapat membantu Yéremy Pino dan Eddie Nketiah dalam pembangunan serangan.

Mateta juga mempunyai kemampuan melakukan duel udara serta mempertahankan penguasaan bola ketika Palace menghadapi tekanan lawan. Karakter tersebut menjadi salah satu pilihan Pierre Sage ketika menggunakan sistem penyerang tunggal.

Meskipun menerima kartu merah ketika menghadapi Tottenham, Mateta tetap tersedia untuk pertandingan Europa League karena hukumannya berlaku pada kompetisi domestik. Kondisi tersebut membuka peluang baginya kembali memimpin lini depan Palace.

Dalam Crystal Palace vs Hoffenheim, Mateta berpeluang mendapatkan kepercayaan setelah tidak memiliki skorsing khusus UEFA untuk pertandingan ini. Namun, keputusan mengenai susunan pemain tetap mengikuti pertimbangan Pierre Sage menjelang kick-off.

Selain Mateta, Eddie Nketiah menjadi pemain yang perlu diperhatikan setelah mencetak gol kemenangan ketika menghadapi Fulham. Penyerang internasional Inggris tersebut dapat menjadi alternatif melalui pergerakan dari lini kedua maupun posisi penyerang utama.

Player to Watch Hoffenheim: Andrej Kramarić

Andrej Kramarić menjadi salah satu pemain Hoffenheim yang menarik diperhatikan setelah mencetak gol dan memberikan dua assist ketika mengalahkan Lyon. Pemain internasional Kroasia tersebut berperan langsung dalam seluruh tiga gol timnya.

Kramarić membuka keunggulan Hoffenheim ketika menghadapi Lyon melalui gol pada masa tambahan waktu babak pertama. Ia kemudian memberikan umpan untuk gol Adam Daghim dan Adam Hložek pada babak kedua.

Pemain berusia 35 tahun tersebut juga mencetak gol melalui tendangan penalti ketika Hoffenheim mengalahkan Bayer Leverkusen dengan skor 3-0. Kontribusinya membantu klub Jerman memperoleh kemenangan domestik setelah sebelumnya memenangkan pertandingan Europa League.

Kramarić mempunyai kemampuan menciptakan peluang melalui distribusi bola dari belakang penyerang sekaligus melakukan penyelesaian dari area tengah. Pergerakannya dapat mendukung Tim Lemperle, Adam Daghim, dan Adam Hložek ketika Hoffenheim menyerang.

Pengalaman bermain pada kompetisi internasional juga menjadi bagian dari perjalanan panjang Kramarić bersama Hoffenheim. Pemain internasional Kroasia tersebut merupakan salah satu anggota skuad yang mempunyai pengalaman menghadapi klub Inggris.

Dalam Crystal Palace vs Hoffenheim, Kramarić berpeluang kembali mendapatkan kepercayaan setelah menunjukkan kontribusi penting pada pertandingan menghadapi Lyon. Namun, keputusan mengenai posisi akhirnya tetap mengikuti kebutuhan permainan Christian Ilzer.

Selain Kramarić, Adam Hložek menjadi pemain yang perlu diperhatikan setelah mencetak gol ketika menghadapi Lyon dan Holstein Kiel. Penyerang internasional Republik Ceko tersebut mempunyai kemampuan menyelesaikan peluang melalui pergerakan dari sektor tengah.

Jadwal Crystal Palace vs Hoffenheim di Europa League 2026/27

Crystal Palace vs Hoffenheim dijadwalkan berlangsung di Selhurst Park pada Jumat, 6 November 2026 pukul 00.45 WIB. Pertandingan keempat fase liga Europa League tersebut dimainkan Kamis, 5 November pukul 17.45 waktu setempat di London.

UEFA menunjuk Horațiu Feșnic sebagai wasit utama dengan bantuan Valentin Avram dan Alexandru Cerei. George Cătălin Roman menjadi wasit keempat, sedangkan Cătălin Popa menangani VAR bersama Guillermo Cuadra Fernández sebagai asisten.

Pertandingan Crystal Palace vs Hoffenheim dijadwalkan disiarkan melalui TNT Sports 1 untuk penonton Inggris dalam lanjutan Europa League. Sementara itu, penonton Indonesia dapat mengikuti pertandingan melalui beIN Sports 1 dan layanan streaming Vidio.

Detail PertandinganKeterangan
PertandinganCrystal Palace vs TSG Hoffenheim
KompetisiUEFA Europa League 2026/27
FaseLiga
Pekan4
Tanggal WIBJumat, 6 November 2026
Kick-off00.45 WIB
Tanggal InggrisKamis, 5 November 2026
Waktu Inggris17.45 GMT
StadionSelhurst Park
KotaLondon, Inggris
Pelatih Crystal PalacePierre Sage
Pelatih HoffenheimChristian Ilzer
WasitHorațiu Feșnic
Asisten WasitValentin Avram, Alexandru Cerei
Wasit KeempatGeorge Cătălin Roman
VARCătălin Popa
Asisten VARGuillermo Cuadra Fernández
Siaran InggrisTNT Sports 1
Siaran IndonesiabeIN Sports 1, Vidio

Setelah pertandingan ini, Crystal Palace dijadwalkan menjamu Liverpool pada 8 November 2026 dalam lanjutan Liga Inggris. Tim asuhan Pierre Sage kemudian bertandang menghadapi Coventry City sebelum kembali menjalani Europa League.

Palace selanjutnya dijadwalkan menjamu Real Sociedad pada 26 November dalam pertandingan kelima fase liga Europa League. Klub Inggris tersebut kemudian bertandang menghadapi Jagiellonia Białystok pada 10 Desember.

Sementara itu, Hoffenheim dijadwalkan menjamu Schalke 04 pada 8 November 2026 dalam lanjutan Bundesliga. Tim asuhan Christian Ilzer kemudian bertandang menghadapi Eintracht Frankfurt sebelum kembali bermain dalam Europa League.

Hoffenheim selanjutnya dijadwalkan menjamu Sturm Graz pada 26 November dalam pertandingan kelima fase liga Europa League. Klub Jerman tersebut masih mempunyai empat pertandingan Eropa setelah pertemuan dengan Crystal Palace.

Pertandingan Crystal Palace vs Hoffenheim menjadi bagian dari persaingan menentukan posisi delapan besar dan zona play-off Europa League. Kedua kesebelasan masih mempunyai kesempatan menambah poin setelah menyelesaikan tiga pertandingan pembuka dengan hasil berbeda.

Manchester United Terancam Degradasi, Borok 20 Tahun Terbongkar: Siapa Sebenarnya yang Menghancurkan Setan Merah?

04 Nov 2026

Bournemouth Menggila! Enam Kemenangan Tanpa Kebobolan, Ini Rahasia Marco Rose Mengubah Timnya

04 Nov 2026

Liverpool Kalah dari Arsenal Tanpa Tembakan Tepat Sasaran, Ada Apa dengan Lini Serang The Reds?

04 Nov 2026
X (Twitter)
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Responsible Gambling
© 2026 Bonanza88. ▲

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.