Como vs AS Roma menjadi salah satu laga paling menarik pada pekan keenam Serie A 2026/27 karena mempertemukan dua tim penghuni papan atas musim lalu. Roma datang sebagai pemimpin klasemen, sedangkan Como berada tiga poin di belakang.
Duel Como vs AS Roma dimainkan di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Minggu, 11 Oktober 2026, mulai pukul 12.30 waktu Italia. Bagi penonton Indonesia, pertandingan Serie A tersebut berlangsung pukul 17.30 WIB pada hari yang sama.
Como memasuki pertandingan setelah mengalami kekalahan pertama musim ini di markas Frosinone dengan skor 0-2. Roma membawa catatan berbeda karena belum terkalahkan setelah menahan Inter Milan 2-2 pada pertandingan terakhir sebelum jeda internasional.
Como vs AS Roma di Serie A: Duel Papan Atas di Sinigaglia
Como vs AS Roma berlangsung ketika Giallorossi berada di puncak Serie A dengan 13 poin dari lima pertandingan. Roma mencatat empat kemenangan dan satu hasil imbang, menghasilkan 14 gol serta hanya kemasukan tiga kali.
Como menempati posisi kedelapan dengan 10 poin setelah mencatat tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Pasukan Cesc Fàbregas sudah menghasilkan sembilan gol serta kebobolan enam kali dalam lima pertandingan awal.
| Posisi | Tim | Main | Menang | Seri | Kalah | Gol | Selisih | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | AS Roma | 5 | 4 | 1 | 0 | 14-3 | +11 | 13 |
| 2 | Inter Milan | 5 | 4 | 1 | 0 | 15-8 | +7 | 13 |
| 3 | Lazio | 5 | 4 | 1 | 0 | 8-3 | +5 | 13 |
| 8 | Como 1907 | 5 | 3 | 1 | 1 | 9-6 | +3 | 10 |
Kemenangan dalam Como vs AS Roma akan membawa tuan rumah menyamai koleksi 13 poin Roma sebelum memperhitungkan selisih gol. Hasil tersebut sekaligus mengembalikan Como ke jalur kemenangan setelah rangkaian positif mereka terhenti di Frosinone.
Roma sebaliknya dapat mencapai 16 poin apabila membawa kemenangan dari Lombardia dan mempertahankan posisi dalam persaingan Scudetto. Gasperini juga memburu kemenangan tandang Serie A keenam secara beruntun, sesuatu yang terakhir dicapai Roma pada 2017.
Lega Serie A mencatat Como dan Roma sama-sama termasuk tiga tim dengan okupansi tertinggi di sepertiga akhir lapangan. Statistik tersebut menggambarkan pendekatan kedua pelatih yang ingin mengendalikan pertandingan sedekat mungkin dengan pertahanan lawan.
Roma juga memimpin Serie A dalam jumlah high turnover dengan 68 perebutan bola di area ofensif dan mempunyai persentase kemenangan duel tertinggi, yakni 58 persen. Como justru menjadi tim dengan jumlah kartu kuning paling sedikit.
Prediksi Susunan Pemain Como vs AS Roma
Como diperkirakan mempertahankan struktur 4-2-3-1 dalam Como vs AS Roma dengan Jean Butez sebagai penjaga gawang. Fàbregas mempunyai hampir seluruh pemain utama tersedia setelah sejumlah masalah kebugaran mereda selama jeda internasional.
Yan Couto dapat mengisi posisi bek kanan, sementara Álex Valle bergerak dari sisi kiri dengan Jacobo Ramón dan Trevoh Chalobah menjadi duet bek tengah. Struktur tersebut sudah berulang kali digunakan sepanjang awal Serie A.
Lucas Da Cunha dan Luis Milla berpeluang kembali membentuk poros tengah untuk membantu Como mengontrol sirkulasi serta tekanan pertama Roma. Da Cunha juga baru menjalani debut bersama tim nasional senior Prancis selama periode internasional.
Assane Diao, Nicolás Paz, dan Martin Baturina menjadi pilihan utama di belakang penyerang tengah pada Como vs AS Roma. Ketiga pemain menawarkan kemampuan membawa bola, kreativitas, serta pergerakan antarlini yang sesuai dengan pendekatan Fàbregas.
Anastasios Douvikas menjadi kandidat terkuat memimpin lini serang meskipun Moise Kean sudah kembali siap bersaing. Douvikas telah mencetak 12 gol Serie A sepanjang tahun kalender 2026, rekor tertinggi seorang pemain Como.
Prediksi Susunan Pemain Como (4-2-3-1): Jean Butez; Yan Couto, Jacobo Ramón, Trevoh Chalobah, Álex Valle; Lucas Da Cunha, Luis Milla; Assane Diao, Nicolás Paz, Martin Baturina; Anastasios Douvikas.
AS Roma kemungkinan memakai struktur 3-4-2-1 dalam Como vs AS Roma dengan Mile Svilar tetap menjadi penjaga gawang. Gasperini mempunyai beberapa opsi rotasi karena banyak pemain baru kembali setelah menjalani agenda internasional panjang.
Gianluca Mancini, Evan Ndicka, dan Mario Hermoso berpeluang membentuk lini belakang tiga pemain karena Leonardo Balerdi baru kembali dari Argentina. Balerdi diperkirakan memulai pertandingan dari bangku cadangan setelah menjalani perjalanan antarbenua.
Nahuel Molina dapat mengisi sisi kanan, sementara Wesley França sudah pulih dari cedera paha dan siap dimainkan di kiri. Manu Koné serta Marten de Roon berpotensi menjadi pasangan lini tengah apabila Bryan Cristante belum pulih.
Paulo Dybala dan Rodrigo Mora berpeluang beroperasi di belakang Donyell Malen karena Matías Soulé juga baru kembali dari agenda Argentina. Roma sengaja mempertahankan Dybala dan Molina di Italia selama laga perpisahan Lionel Messi.
Prediksi Susunan Pemain AS Roma (3-4-2-1): Mile Svilar; Gianluca Mancini, Evan Ndicka, Mario Hermoso; Nahuel Molina, Manu Koné, Marten de Roon, Wesley França; Paulo Dybala, Rodrigo Mora; Donyell Malen.
Pemain Absen Como vs AS Roma di Serie A
Como mempunyai situasi skuad relatif positif menjelang Como vs AS Roma karena tidak ada pemain utama yang dipastikan absen. Jayden Addai bahkan sudah kembali mengikuti latihan penuh setelah sebelumnya menjalani proses pemulihan cukup panjang.
Moise Kean juga diperkirakan tersedia meskipun tidak mengikuti pertandingan terakhir tim nasional Italia selama UEFA Nations League. Penyerang tersebut dapat menjadi alternatif untuk Douvikas apabila Fàbregas membutuhkan karakter berbeda di lini depan.
Roma mempunyai sedikit perhatian pada Bryan Cristante yang mengalami masalah lutut dan harus meninggalkan skuad Italia. Statusnya masih diragukan, sehingga Marten de Roon menjadi kandidat menggantikan perannya dalam Como vs AS Roma.
Donyell Malen sempat mengalami keluhan ringan, tetapi sudah pulih dan diperkirakan tersedia sebagai starter. Wesley França juga kembali setelah cedera paha yang membuatnya menarik diri dari agenda internasional bersama Brasil.
Leonardo Balerdi dan Matías Soulé bukan pemain cedera, tetapi keduanya diperkirakan memulai laga dari bangku cadangan setelah perjalanan bersama Argentina. Gasperini perlu mengelola beban fisik karena Roma kembali bermain di Liga Champions tiga hari kemudian.
Lega Serie A memastikan tidak terdapat pemain Como maupun Roma yang menjalani skorsing pada pekan keenam. Tidak ada pula pemain kedua tim yang berstatus satu kartu dari hukuman otomatis menjelang pertandingan di Sinigaglia.
| Tim | Pemain | Status |
|---|---|---|
| Como | Jayden Addai | Pulih, kembali latihan penuh |
| Como | Moise Kean | Tersedia |
| AS Roma | Bryan Cristante | Masalah lutut, diragukan |
| AS Roma | Donyell Malen | Pulih dari keluhan ringan |
| AS Roma | Wesley França | Pulih dari cedera paha |
| AS Roma | Leonardo Balerdi | Tersedia, kemungkinan memulai dari bangku cadangan |
| AS Roma | Matías Soulé | Tersedia, kemungkinan memulai dari bangku cadangan |
| Kedua tim | Pemain skorsing | Tidak ada |
5 Pertandingan Terakhir Como
Como mencatat empat kemenangan dan satu kekalahan dalam lima pertandingan terakhir seluruh kompetisi sebelum Como vs AS Roma. Rangkaian tersebut termasuk kemenangan pertama dalam sejarah klub pada UEFA Champions League ketika menundukkan RB Leipzig.
Lariani mengalahkan Napoli 2-1 dan Genoa 4-1 dalam dua laga tandang beruntun sebelum menang 4-1 atas Leipzig. Mereka kemudian menundukkan Parma 2-1 sebelum rangkaian positif dihentikan Frosinone.
| Tanggal | Pertandingan | Kompetisi | Hasil |
|---|---|---|---|
| 20 September 2026 | Frosinone vs Como | Serie A | 2-0 |
| 14 September 2026 | Como vs Parma | Serie A | 2-1 |
| 10 September 2026 | Como vs RB Leipzig | Liga Champions | 4-1 |
| 4 September 2026 | Genoa vs Como | Serie A | 1-4 |
| 30 Agustus 2026 | Napoli vs Como | Serie A | 1-2 |
Como menghasilkan 12 gol dan kebobolan tujuh kali sepanjang lima pertandingan tersebut, memperlihatkan kemampuan menyerang yang konsisten sebelum laga terakhir. Kekalahan di Frosinone menjadi pertandingan pertama musim ini ketika Lariani gagal mencetak gol.
Kemenangan atas Leipzig juga memperlihatkan kedalaman serangan karena Baturina, Douvikas, Diao, dan Máximo Perrone sama-sama mencetak gol. Nicolás Paz melengkapi penampilan produktif tersebut dengan assist untuk gol penutup Perrone.
5 Pertandingan Terakhir AS Roma
AS Roma belum terkalahkan dalam lima pertandingan kompetitif terakhir sebelum Como vs AS Roma dengan catatan empat kemenangan dan satu hasil imbang. Giallorossi menghasilkan 14 gol sepanjang lima laga tersebut dan hanya kebobolan empat kali.
Roma mengalahkan Lecce 4-0, Atalanta 2-1, serta Torino 2-0 di Serie A dan menahan Fenerbahce 1-1 pada Liga Champions. Rangkaian tersebut ditutup hasil imbang 2-2 menghadapi Inter.
| Tanggal | Pertandingan | Kompetisi | Hasil |
|---|---|---|---|
| 19 September 2026 | AS Roma vs Inter Milan | Serie A | 2-2 |
| 14 September 2026 | Torino vs AS Roma | Serie A | 0-2 |
| 10 September 2026 | Fenerbahce vs AS Roma | Liga Champions | 1-1 |
| 5 September 2026 | AS Roma vs Atalanta | Serie A | 2-1 |
| 31 Agustus 2026 | Lecce vs AS Roma | Serie A | 0-4 |
Roma sempat unggul dua gol atas Inter melalui dua gol Manu Koné sebelum pertandingan berakhir imbang. Hasil tersebut tetap menjaga Giallorossi sebagai salah satu dari empat tim Serie A yang belum terkalahkan.
Gasperini juga membawa Roma mencatat sepuluh kemenangan serta tiga hasil imbang dalam pertandingan resmi sejak kekalahan terakhir pada April. Mereka bahkan selalu mencetak gol dalam 23 pertandingan beruntun dengan total 51 gol.
Head to Head Como vs AS Roma
Head to head Como vs AS Roma dalam lima pertemuan terbaru memperlihatkan persaingan sangat ketat, dengan Como memenangi tiga pertandingan dan Roma dua kali menang. Seluruh lima duel tersebut selalu menghasilkan pemenang tanpa hasil imbang.
Pertemuan terakhir berlangsung pada Maret 2026 ketika Como menang 2-1 di Stadio Giuseppe Sinigaglia. Roma sebelumnya memenangi dua pertandingan kandang beruntun, masing-masing dengan skor 1-0 dan 2-1.
Head to Head Como vs AS Roma
| Tanggal | Pertandingan | Kompetisi | Skor |
|---|---|---|---|
| 15 Maret 2026 | Como vs AS Roma | Serie A | 2-1 |
| 15 Desember 2025 | AS Roma vs Como | Serie A | 1-0 |
| 2 Maret 2025 | AS Roma vs Como | Serie A | 2-1 |
| 15 Desember 2024 | Como vs AS Roma | Serie A | 2-0 |
| 25 Januari 2003 | Como vs AS Roma | Serie A | 2-0 |
Como mempunyai catatan kandang cukup baik dalam rivalitas ini dengan enam kemenangan dari 14 pertemuan resmi di wilayahnya. Roma hanya empat kali menang di Como, sementara empat pertandingan lainnya berakhir dengan skor imbang.
Sejak Como kembali ke Serie A pada 2024, kedua pertemuan di Sinigaglia seluruhnya dimenangi tuan rumah. Catatan tersebut memberi konteks tersendiri menjelang Como vs AS Roma, meskipun kondisi skuad dan musim sekarang berbeda.
Player to Watch Como: Nicolás Paz
Nicolás Paz menjadi Player to Watch Como setelah kembali menjadi pusat kreativitas Fàbregas sepanjang awal musim Serie A. Gelandang Argentina tersebut sudah tampil sebagai starter dalam seluruh lima pertandingan liga dan mencetak satu gol.
Paz juga menghasilkan assist untuk gol Jacobo Ramón ketika Como mengalahkan Parma 2-1, kemudian membantu Máximo Perrone mencetak gol menghadapi Leipzig. Perannya sangat penting ketika Lariani mencoba menembus blok pertahanan melalui area antarlini.
Dalam Como vs AS Roma, Paz kemungkinan beroperasi di belakang Douvikas dan mencari ruang di antara gelandang serta tiga bek Roma. Kualitas sentuhan pertama dan umpan progresifnya dapat menentukan seberapa efektif tuan rumah mengontrol fase menyerang.
Player to Watch AS Roma: Donyell Malen
Donyell Malen menjadi Player to Watch AS Roma setelah mencetak enam gol dalam lima pertandingan Serie A musim ini. Penyerang Belanda tersebut juga terpilih sebagai Player of the Month untuk periode Agustus-September.
Malen mencetak lima gol hanya dalam dua pekan pertama, termasuk hat-trick melawan Fiorentina dan dua gol menghadapi Lecce. Produktivitas tersebut membuatnya menjadi terminal utama dalam struktur serangan Gasperini sepanjang awal musim.
Dalam Como vs AS Roma, Malen dapat menyerang ruang di belakang Ramón dan Chalobah ketika garis pertahanan tuan rumah bergerak tinggi. Kemampuan bergerak tanpa bola membuatnya berbahaya ketika Dybala atau Mora mendapatkan waktu menguasai bola.
Jadwal Como vs AS Roma di Serie A 2026/27
Como vs AS Roma dimainkan di Stadio Giuseppe Sinigaglia pada Minggu, 11 Oktober 2026, mulai pukul 12.30 CEST. Waktu tersebut setara dengan pukul 17.30 WIB bagi penonton di Indonesia.
Lega Serie A menunjuk Michael Fabbri sebagai wasit utama, dibantu Marco Imperiale dan Dario Baccini sebagai asisten. Marco Di Bello Sozza menjadi ofisial keempat, dengan Marco Gariglio bertugas sebagai VAR.
| Detail Pertandingan | Keterangan |
|---|---|
| Pertandingan | Como vs AS Roma |
| Kompetisi | Serie A 2026/27 |
| Matchweek | 6 |
| Tanggal | Minggu, 11 Oktober 2026 |
| Kick-off | 17.30 WIB |
| Kick-off Lokal | 12.30 CEST |
| Stadion | Stadio Giuseppe Sinigaglia |
| Kota | Como, Italia |
| Wasit | Michael Fabbri |
| VAR | Marco Gariglio |
| Pelatih Como | Cesc Fàbregas |
| Pelatih AS Roma | Gian Piero Gasperini |
Setelah Como vs AS Roma, tuan rumah langsung bertandang menghadapi Feyenoord pada Liga Champions sebelum melawan Fiorentina di Serie A. Roma juga menghadapi Real Madrid tiga hari kemudian sebelum menjamu Genoa. Como membawa 10 poin dan mencoba mendekati kelompok teratas, sedangkan Roma berusaha mempertahankan puncak serta rekor tidak terkalahkan.


