Close Menu
Bonanza88
  • MASUK
  • Casino
  • Bola Tangkas
  • Slot
  • Togel
    • Togel Hari ini
    • Keluaran Lengkap (Racik)
  • Olahraga
    •  Piala Dunia 2026
Bonanza88
  • MASUK
  • Casino
  • Bola Tangkas
  • Slot
  • Togel
    • Togel Hari ini
    • Keluaran Lengkap (Racik)
  • Olahraga
    •  Piala Dunia 2026
Bonanza88
Home - Olahraga - Preview Italia vs Turki: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

Preview Italia vs Turki: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

  • Oktober 5, 2026
Italia vs Turki

Italia vs Turki menjadi pertandingan penting matchday keempat Grup 1 Liga A UEFA Nations League 2026/27 karena kedua negara membawa kepentingan berbeda. Italia masih mengejar dua besar, sedangkan Turki membutuhkan poin untuk mempertahankan peluang matematis.

Laga Italia vs Turki dimainkan di Stadio Renato Dall’Ara, Bologna, pada Senin malam waktu setempat, 5 Oktober 2026. Bagi penonton Indonesia, pertandingan UEFA Nations League tersebut berlangsung Selasa, 6 Oktober 2026, mulai pukul 01.45 WIB.

Italia memasuki pertandingan setelah bermain imbang 1-1 menghadapi Prancis di Stade de France pada matchday ketiga. Alessandro Bastoni menyamakan skor setelah Michael Olise membawa tuan rumah unggul melalui tendangan bebas pada babak kedua.

Turki datang ke Italia vs Turki setelah menelan kekalahan 0-3 dari Belgia di Liège pada pertandingan ketiga UEFA Nations League. Kevin De Bruyne mencetak dua gol sebelum Romelu Lukaku melengkapi kemenangan tuan rumah.

Italia vs Turki di UEFA Nations League: Persaingan Grup 1 Memasuki Fase Penting

Italia vs Turki berlangsung ketika Prancis memimpin Grup 1 Liga A UEFA Nations League dengan tujuh poin dari tiga pertandingan. Belgia berada di urutan kedua dengan enam angka, sedangkan Italia menempati posisi ketiga.

Italia mengoleksi empat poin dengan catatan satu kemenangan, satu hasil imbang, serta satu kekalahan dalam UEFA Nations League. Turki berada di dasar klasemen setelah kalah dalam tiga pertandingan dan belum memperoleh satu poin pun.

Prancis menghasilkan tiga gol dan hanya kebobolan sekali, sementara Belgia mempunyai selisih gol plus empat setelah mencetak lima gol. Italia mengoleksi selisih plus satu, sedangkan Turki mempunyai selisih minus tujuh.

PosisiTimMainMenangSeriKalahGolSelisihPoin
1Prancis32103-1+27
2Belgia32015-1+46
3Italia31115-4+14
4Turki30031-8-70

Regulasi UEFA Nations League menetapkan juara dan runner-up dari setiap grup Liga A lolos ke perempat final. Delapan tim tersebut kemudian menjalani pertandingan dua leg untuk menentukan empat peserta semifinal kompetisi.

Kemenangan pada Italia vs Turki akan membawa Azzurri mencapai tujuh poin sehingga menjaga tekanan terhadap Prancis dan Belgia. Posisi setelah matchday keempat juga dipengaruhi hasil Prancis melawan Belgia yang dimainkan pada malam bersamaan.

Apabila Italia memenangi pertandingan dan Prancis mengalahkan Belgia, pasukan Roberto Mancini akan naik melewati Belgia dengan keunggulan satu poin. Jika pertandingan lain berakhir berbeda, Italia tetap berada sangat dekat dengan dua posisi perempat final.

Turki menghadapi skenario lebih berat karena kekalahan dalam Italia vs Turki otomatis menutup peluang lolos ke perempat final. Dengan dua pertandingan tersisa, poin maksimal Turki hanya enam, sedangkan Italia akan mencapai tujuh angka.

Hasil imbang membuat Turki tetap hidup secara matematis dengan satu poin dan maksimal tujuh angka pada akhir fase grup. Namun, situasi tersebut tetap membutuhkan kemenangan atas Belgia serta Prancis sekaligus kombinasi hasil menguntungkan lainnya.

Prediksi Susunan Pemain Italia vs Turki

Italia diperkirakan melakukan rotasi dalam Italia vs Turki karena Roberto Mancini menjalani pertandingan keempat hanya dalam sebelas hari. Gianluigi Donnarumma masih berpeluang menjadi penjaga gawang setelah tampil menentukan ketika menahan Prancis di Paris.

Michael Kayode mempunyai peluang mempertahankan posisi bek kanan, sementara Matteo Ruggeri dapat kembali dimainkan pada sisi kiri. Gianluca Mancini dan Alessandro Bastoni diperkirakan menjadi pasangan bek tengah apabila Giorgio Scalvini diberikan waktu istirahat.

Nicolò Barella berpeluang kembali masuk susunan utama setelah tidak memulai pertandingan melawan Prancis, dengan Alessandro Romano sebagai pengatur permainan. Issa Doumbia juga berpotensi memperoleh kesempatan pertama menjadi starter bersama tim senior Italia.

Antonio Vergara menjadi kandidat mengisi sisi kanan serangan dalam Italia vs Turki setelah tampil positif sebagai pemain pengganti menghadapi Prancis. Nicolò Cambiaghi dapat bermain di kiri, sementara Gianluca Scamacca berpeluang menjadi penyerang tengah.

Prediksi Susunan Pemain Italia (4-3-3): Gianluigi Donnarumma; Michael Kayode, Gianluca Mancini, Alessandro Bastoni, Matteo Ruggeri; Nicolò Barella, Alessandro Romano, Issa Doumbia; Antonio Vergara, Gianluca Scamacca, Nicolò Cambiaghi. Susunan resmi diumumkan menjelang kickoff.

Turki harus mengubah susunan pemain pada Italia vs Turki karena Arda Güler serta Barış Alper Yılmaz menjalani skorsing. Vincenzo Montella juga tidak mempunyai Orkun Kökçü yang sudah meninggalkan pemusatan latihan akibat masalah pada jari kaki.

Uğurcan Çakır diperkirakan kembali menjaga gawang Turki, sementara Zeki Çelik dan Ferdi Kadıoğlu menempati dua sisi pertahanan. Merih Demiral dapat kembali dipasangkan dengan Abdülkerim Bardakcı di jantung lini belakang tim tamu.

Bartuğ Elmaz memiliki kesempatan masuk susunan utama bersama Salih Özcan dan Demir Ege Tıknaz di lini tengah. Kombinasi tersebut memberi Turki energi serta kemampuan duel setelah kehilangan beberapa pemain kreatif pada UEFA Nations League.

Oğuz Aydın dan Kerem Aktürkoğlu dapat mengisi kedua sisi serangan, dengan Deniz Gül menjadi kandidat penyerang tengah. Montella masih mempunyai Yunus Akgün dan İrfan Can Kahveci apabila membutuhkan perubahan karakter setelah jeda.

Prediksi Susunan Pemain Turki (4-3-3): Uğurcan Çakır; Zeki Çelik, Merih Demiral, Abdülkerim Bardakcı, Ferdi Kadıoğlu; Bartuğ Elmaz, Salih Özcan, Demir Ege Tıknaz; Oğuz Aydın, Deniz Gül, Kerem Aktürkoğlu. Susunan resmi tersedia menjelang pertandingan.

Pemain Absen Italia vs Turki di UEFA Nations League

Italia kehilangan Federico Dimarco sejak awal pemusatan latihan karena pemain Inter tersebut belum pulih dari masalah fisik bersama klub. FIGC kemudian memanggil Matteo Ruggeri sebagai pengganti untuk rangkaian pertandingan UEFA Nations League.

Bryan Cristante juga batal mengikuti pemusatan latihan karena persoalan fisik dan posisinya digantikan Samuele Ricci. Nicolò Zaniolo kemudian meninggalkan skuad setelah dinyatakan tidak tersedia untuk pertandingan berikutnya menjelang lawatan pertama ke Turki.

Giacomo Raspadori mengalami masalah dalam kemenangan 4-1 atas Turki dan kemudian dipastikan tidak tersedia untuk pertandingan berikutnya. Pemeriksaan medis membuat penyerang Atalanta tersebut dikembalikan kepada klub untuk menjalani pemulihan.

Moise Kean menjadi kehilangan terbaru Italia menjelang Italia vs Turki karena belum pulih dari benturan yang mengganggunya beberapa hari terakhir. Penyerang Como tersebut meninggalkan pemusatan latihan pada Minggu dan tidak tersedia di Bologna.

Turki kehilangan Orkun Kökçü karena rasa sakit pada jari kaki bertambah setelah pertandingan pertama melawan Italia di Bursa. TFF memutuskan gelandang tersebut meninggalkan skuad dan melanjutkan perawatan bersama klubnya.

Arda Güler dan Barış Alper Yılmaz dipastikan absen dalam Italia vs Turki akibat skorsing kartu kuning. Keduanya mendapatkan kartu kedua pada pertandingan kontra Belgia, kemudian langsung meninggalkan pemusatan latihan tim nasional.

TimPemainStatus
ItaliaFederico DimarcoCedera, meninggalkan skuad
ItaliaBryan CristanteMasalah fisik, tidak mengikuti kamp
ItaliaNicolò ZanioloTidak tersedia, meninggalkan skuad
ItaliaGiacomo RaspadoriCedera, meninggalkan skuad
ItaliaMoise KeanCedera, meninggalkan skuad
TurkiOrkun KökçüCedera jari kaki, meninggalkan skuad
TurkiArda GülerSkorsing dua kartu kuning
TurkiBarış Alper YılmazSkorsing dua kartu kuning

5 Pertandingan Terakhir Italia

Italia mencatat tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan dalam lima pertandingan terakhir menuju Italia vs Turki. Tiga laga terbaru berlangsung pada UEFA Nations League setelah dua kemenangan persahabatan pada awal Juni.

Azzurri memulai UEFA Nations League dengan kekalahan 0-2 dari Belgia di Roma sebelum merespons melalui kemenangan besar 4-1 di Bursa. Italia kemudian menahan Prancis 1-1 dalam pertandingan terakhir sebelum kembali ke Bologna.

TanggalPertandinganKompetisiHasil
2 Oktober 2026Prancis vs ItaliaUEFA Nations League1-1
28 September 2026Turki vs ItaliaUEFA Nations League1-4
25 September 2026Italia vs BelgiaUEFA Nations League0-2
7 Juni 2026Yunani vs ItaliaPersahabatan0-1
3 Juni 2026Luksemburg vs ItaliaPersahabatan0-1

Italia mencetak tujuh gol dan kebobolan empat kali dalam lima pertandingan tersebut, termasuk dua clean sheet pada laga persahabatan. Lima gol Azzurri sudah tercipta dari tiga pertandingan fase grup UEFA Nations League musim ini.

Kemenangan atas Turki menjadi penampilan ofensif terbaik Italia dalam periode tersebut, dengan Bastoni, Davide Frattesi, Michael Kayode, dan Francesco Pio Esposito mencetak gol. Barış Alper Yılmaz menghasilkan satu-satunya gol tuan rumah di Bursa.

5 Pertandingan Terakhir Turki

Turki mencatat satu kemenangan dan empat kekalahan dalam lima pertandingan terakhir sebelum Italia vs Turki. Tiga kekalahan paling baru terjadi berturut-turut pada UEFA Nations League menghadapi Prancis, Italia, serta Belgia.

Satu-satunya kemenangan Turki dalam rangkaian tersebut datang ketika mengalahkan Amerika Serikat 3-2 pada fase grup Piala Dunia 2026. Sebelumnya, mereka kalah 0-1 dari Paraguay setelah juga mengalami kekalahan dalam pertandingan pembuka turnamen.

TanggalPertandinganKompetisiHasil
2 Oktober 2026Belgia vs TurkiUEFA Nations League3-0
28 September 2026Turki vs ItaliaUEFA Nations League1-4
25 September 2026Turki vs PrancisUEFA Nations League0-1
26 Juni 2026Turki vs Amerika SerikatPiala Dunia3-2
20 Juni 2026Turki vs ParaguayPiala Dunia0-1

Turki hanya mencetak empat gol dan kebobolan sebelas kali dalam lima pertandingan terakhir tersebut. Pada UEFA Nations League, mereka baru menghasilkan satu gol dari tiga laga sekaligus sudah kebobolan delapan kali.

Montella mengatakan kekalahan dari Belgia terutama ditentukan kesalahan yang dihukum lawan pada level tinggi. Ia tetap meminta pemain Turki melanjutkan proses adaptasi karena musim ini merupakan pengalaman pertama mereka di Liga A.

Head to Head Italia vs Turki

Head to head Italia vs Turki pada lima pertemuan terbaru memperlihatkan Italia tidak terkalahkan dengan tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Pertemuan paling baru menghasilkan kemenangan 4-1 untuk Azzurri pada UEFA Nations League.

Italia juga mengalahkan Turki 3-2 dalam pertandingan persahabatan Maret 2022 dan menang 3-0 pada pertandingan pembuka Euro 2020. Dua pertemuan lainnya pada 2024 dan 2006 berakhir dengan skor imbang.

Head to Head Italia vs Turki

TanggalPertandinganKompetisiSkor
28 September 2026Turki vs ItaliaUEFA Nations League1-4
4 Juni 2024Italia vs TurkiPersahabatan0-0
29 Maret 2022Turki vs ItaliaPersahabatan2-3
11 Juni 2021Turki vs ItaliaEuro0-3
15 November 2006Italia vs TurkiPersahabatan1-1

TFF mencatat Turki belum pernah memperoleh kemenangan dalam rangkaian pertemuan historis menghadapi Italia yang mereka hitung. Catatan itu menjadi konteks sebelum pertandingan di Bologna, tetapi tidak menentukan jalannya matchday keempat UEFA Nations League.

Pertemuan pertama musim ini memperlihatkan Italia unggul tiga gol pada babak pertama melalui Bastoni, Frattesi, dan Kayode. Turki membalas selepas jeda lewat Barış Alper sebelum Francesco Pio Esposito mengembalikan keunggulan tiga gol.

Player to Watch Italia: Alessandro Bastoni

Alessandro Bastoni menjadi Player to Watch Italia setelah mencetak gol dalam dua pertandingan UEFA Nations League secara beruntun. Bek Inter tersebut membuka skor melawan Turki dan kemudian menyamakan kedudukan ketika Italia bertandang menghadapi Prancis.

Bastoni juga memiliki peran penting ketika Italia memulai serangan dari area belakang melalui umpan progresif serta keberanian membawa bola. Dalam Italia vs Turki, kontribusinya dapat membantu Azzurri melewati tekanan pertama tim tamu.

Ketika Italia menguasai bola cukup lama, Bastoni dapat bergerak lebih tinggi dan membuka jalur distribusi menuju Ruggeri atau gelandang kiri. Kemampuan tersebut memberi Mancini cara tambahan untuk menciptakan keunggulan jumlah pada fase pembangunan serangan.

Player to Watch Turki: Kerem Aktürkoğlu

Kerem Aktürkoğlu menjadi Player to Watch Turki karena tetap tersedia ketika Arda Güler dan Barış Alper harus menjalani skorsing. Penyerang Fenerbahçe tersebut menjadi salah satu pemain berpengalaman yang masih dapat digunakan Montella di Bologna.

Aktürkoğlu dapat dimainkan dari sisi kiri sebelum bergerak menuju area tengah untuk membuka ruang bagi Ferdi Kadıoğlu. Karakter tersebut penting dalam Italia vs Turki karena tim tamu membutuhkan jalur serangan lebih efektif setelah tiga kekalahan.

Turki juga dapat memanfaatkan kecepatan Aktürkoğlu ketika Italia kehilangan bola dan kedua bek sayap berada lebih tinggi. Pergerakan langsung menuju ruang kosong menjadi salah satu kemungkinan untuk mengurangi tekanan penguasaan Azzurri.

Analisis Taktik Italia vs Turki di UEFA Nations League

Italia kemungkinan kembali menggunakan 4-3-3 pada Italia vs Turki dengan Kayode serta Ruggeri memberikan lebar dari dua sisi pertahanan. Barella dapat bergerak lebih bebas setelah Romano mengambil posisi lebih dalam sebagai pengatur sirkulasi.

Doumbia menawarkan kemampuan membawa bola dan agresivitas untuk menekan lawan setelah Italia kehilangan penguasaan. Struktur tersebut memungkinkan Barella mendekati area penalti tanpa membuat ruang terlalu besar di depan dua bek tengah.

Vergara dan Cambiaghi dapat menjaga lebar pada fase awal sebelum bergerak masuk ketika bola mencapai sepertiga akhir. Scamacca menyediakan target berbeda dibandingkan Francesco Pio Esposito karena mampu menahan bola dan menghubungkan pergerakan gelandang.

Italia vs Turki juga dapat memperlihatkan peran penting Kayode yang mencetak gol pada pertemuan pertama di Bursa. Bek kanan tersebut mempunyai energi untuk melakukan overlap dan tetap cepat kembali ketika Turki memulai transisi.

Turki berpeluang memakai tiga gelandang pekerja karena kehilangan Arda dan Orkun membuat kreativitas dari area tengah berkurang. Salih Özcan dapat menjaga keseimbangan, sementara Tıknaz serta Elmaz membantu menutup jalur umpan menuju area antarlini.

Montella dapat meminta Aktürkoğlu dan Oğuz Aydın menyerang ruang di belakang kedua full-back Italia ketika tim memperoleh bola. Deniz Gül kemudian berfungsi sebagai titik tujuan untuk menahan umpan dan menunggu dukungan pemain kedua.

Pertahanan Turki perlu mengurangi kesalahan individual yang menjadi perhatian Montella setelah kekalahan menghadapi Belgia. Kesalahan di zona pertama akan berbahaya karena Italia menunjukkan kemampuan menghukum kehilangan bola dengan cepat pada pertemuan di Bursa.

Situasi bola mati juga berpotensi penting dalam Italia vs Turki karena Bastoni, Mancini, Scamacca, Demiral, dan Bardakcı mempunyai kemampuan duel udara. Kedua tim dapat memperoleh jalur alternatif ketika permainan terbuka sulit menghasilkan ruang bersih.

Jadwal Italia vs Turki di UEFA Nations League 2026/27

Italia vs Turki dimainkan di Stadio Renato Dall’Ara, Bologna, pada Senin, 5 Oktober 2026, pukul 20.45 waktu setempat. Bagi penonton Indonesia, pertandingan UEFA Nations League dimulai Selasa, 6 Oktober pukul 01.45 WIB.

UEFA menunjuk Szymon Marciniak asal Polandia sebagai wasit utama Italia vs Turki, dibantu Tomasz Listkiewicz dan Adam Kupsik. Piotr Lasyk bertugas sebagai VAR, sementara Lukas Fähndrich asal Swiss menjadi AVAR.

Detail PertandinganKeterangan
PertandinganItalia vs Turki
KompetisiUEFA Nations League 2026/27
LigaLiga A
GrupGrup 1
Matchday4
Tanggal WIBSelasa, 6 Oktober 2026
Kick-off01.45 WIB
Tanggal LokalSenin, 5 Oktober 2026
Kick-off Lokal20.45 CEST
StadionStadio Renato Dall’Ara
KotaBologna, Italia
WasitSzymon Marciniak
VARPiotr Lasyk

Setelah Italia vs Turki, Azzurri menghadapi dua pertandingan penentu pada November dengan menjamu Prancis kemudian bertandang ke Belgia. Dua laga tersebut berpotensi menentukan apakah Italia menembus perempat final UEFA Nations League.

Turki selanjutnya menjamu Belgia pada 12 November sebelum menutup fase grup dengan bertandang menghadapi Prancis tiga hari kemudian. Kedua pertandingan menjadi kesempatan terakhir memperbaiki posisi sekaligus menentukan status mereka di Liga A.

Korea Selatan vs Uzbekistan

Preview Korea Selatan vs Uzbekistan: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

05 Okt 2026
Rumania vs Swedia

Preview Rumania vs Swedia: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

05 Okt 2026
Prancis vs Belgia

Preview Prancis vs Belgia: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

05 Okt 2026
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Responsible Gambling
© 2026 Bonanza88. ▲

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.