Amerika Serikat vs Chile menjadi salah satu pertandingan persahabatan internasional FIFA yang menarik pada jendela September 2026, karena kedua negara sedang memulai siklus menuju 2030. Tuan rumah datang setelah mencatat kemenangan besar atas Peru.
Pertandingan Amerika Serikat vs Chile dijadwalkan berlangsung di Energizer Park, St. Louis, pada Rabu, 30 September 2026 pukul 07.00 WIB. Jadwal resmi mencatat sepak mula Selasa malam pukul 19.00 waktu lokal atau 20.00 ET.
Amerika Serikat membuka agenda setelah Piala Dunia dengan kemenangan 4-1 atas Peru melalui gol Justin Ellis, Malik Tillman, Julian Hall, dan Sebastian Berhalter. Mauricio Pochettino sekaligus memberikan debut senior kepada sebelas pemain sepanjang pertandingan.
Chile memasuki Amerika Serikat vs Chile setelah kalah 0-1 dari Kanada melalui gol Jonathan David pada menit ke-12. Pertandingan tersebut berubah drastis setelah Lucas Cepeda dan Gabriel Suazo mendapat kartu merah pada dua babak berbeda.
Amerika Serikat vs Chile di FIFA Matchday: Dua Tim Memulai Siklus Menuju 2030
Amerika Serikat mempertahankan Mauricio Pochettino sampai 2030 setelah perjalanan mereka pada Piala Dunia berakhir di babak 16 besar. Pelatih asal Argentina memanfaatkan jendela sekarang untuk menggabungkan pemain berpengalaman dengan kelompok prospek muda.
Sebanyak 13 anggota skuad Piala Dunia berada dalam rombongan kali ini, sedangkan sejumlah pemain muda memperoleh kesempatan pertama bersama tim senior. Pochettino menegaskan seluruh pemain harus menunjukkan komitmen dan memahami prinsip permainan tim.
Chile mengambil jalur regenerasi lebih agresif melalui Nicolás Córdova setelah kembali gagal menuju Piala Dunia. Sebanyak 27 pemain dipanggil untuk rangkaian menghadapi Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko, ditambah tiga pemain yang mengikuti pemusatan latihan.
Amerika Serikat vs Chile menjadi pertandingan kedua kedua negara dalam agenda September ini, sehingga rotasi sangat mungkin terjadi. Amerika Serikat bermain melawan Peru pada 26 September, sedangkan Chile menjalani lawatan menghadapi Kanada pada hari sama.
Performa pertandingan pertama memperlihatkan kontras cukup jelas karena Amerika Serikat menguasai 70 persen bola serta menghasilkan 16 percobaan melawan Peru. Chile harus memainkan sekitar 40 menit terakhir menghadapi Kanada dengan sembilan pemain.
Prediksi Susunan Pemain Amerika Serikat vs Chile
Amerika Serikat diperkirakan tetap menggunakan dasar 4-3-3 atau 4-2-3-1 dalam Amerika Serikat vs Chile dengan Matthew Andrew Geary Freese menjaga gawang. Freese memulai pertandingan sebelumnya sebelum Diego Kochen bermain selepas jeda.
Alexander Michael Freeman berpeluang mempertahankan posisi bek kanan, dengan Miles Gordon Robinson serta George Campbell berada di jantung pertahanan. Antonee Robinson dapat kembali menjadi starter setelah bermain sebagai pengganti menghadapi Peru di Orlando.
Sebastian Matthew Berhalter berpeluang mendapatkan kesempatan sejak awal setelah mencetak gol sekaligus memberikan assist pada pertandingan sebelumnya. Tyler Shaan Adams tetap menjadi kandidat gelandang utama untuk menjaga keseimbangan sekaligus memimpin tekanan setelah kehilangan bola.
Giovanni Alejandro Reyna dapat kembali dimainkan lebih tinggi karena menghasilkan assist untuk gol pembuka Justin Ellis. Malik Leon Tillman juga membawa momentum setelah mencetak penalti dan menjadi salah satu pemain berpengalaman dalam skuad muda ini.
Julian Zakrzewski Hall dan Justin Ellis berpeluang masuk tiga pemain terdepan setelah keduanya mencetak gol dalam debut senior. Pochettino juga memiliki Damion Downs sebagai pilihan nomor sembilan apabila menginginkan karakter penyerang lebih konvensional.
Prediksi Susunan Pemain Amerika Serikat (4-3-3): Matthew Andrew Geary Freese; Alexander Michael Freeman, Miles Gordon Robinson, George Campbell, Antonee Robinson; Sebastian Matthew Berhalter, Tyler Shaan Adams, Giovanni Alejandro Reyna; Julian Zakrzewski Hall, Justin Ellis, Malik Leon Tillman.
Chile diperkirakan melakukan beberapa perubahan penting dalam Amerika Serikat vs Chile karena dua pemain starter terkena skorsing. Lawrence Vigouroux tetap menjadi kandidat utama penjaga gawang setelah melakukan sejumlah penyelamatan penting menghadapi Kanada di Toronto.
Francisco Salinas dapat menggantikan Gabriel Suazo pada sisi kiri pertahanan, sedangkan Marcelo Morales menawarkan alternatif lain. Jonathan Villagra, Iván Román, dan Felipe Faúndez termasuk pemain yang memperoleh menit pada pertandingan sebelumnya menghadapi Kanada.
Rodrigo Echeverría berpeluang kembali menuju starting XI bersama Vicente Pizarro dan Marcelino Núñez di lini tengah. Felipe Loyola juga menjadi pilihan apabila Córdova menginginkan energi tambahan serta kemampuan membawa bola melalui area sentral.
Maximiliano Gutiérrez dapat menggantikan Lucas Cepeda dalam lini depan, sementara Gonzalo Tapia tetap berpeluang memimpin serangan. Ben Brereton Díaz dan Darío Osorio memberikan dua opsi berbeda melalui kemampuan menyerang ruang serta permainan satu lawan satu.
Prediksi Susunan Pemain Chile (4-3-3): Lawrence Vigouroux; Francisco Salinas, Jonathan Villagra, Iván Román, Marcelo Morales; Rodrigo Echeverría, Vicente Pizarro, Marcelino Núñez; Maximiliano Gutiérrez, Gonzalo Tapia, Ben Brereton Díaz.
Pemain Absen Amerika Serikat vs Chile
Amerika Serikat dipastikan tidak menggunakan Ricardo Pepi setelah penyerang PSV Eindhoven mengalami cedera ketika menghadapi FC Twente. Damion Downs kemudian dipanggil Pochettino untuk menggantikan Pepi dan mempertahankan jumlah pemain dalam rombongan.
Christian Pulisic dan Folarin Balogun juga tidak berada dalam skuad periode ini, tetapi keduanya bukan pencoretan setelah pemusatan latihan dimulai. Pochettino memang memilih komposisi berbeda dengan memberikan ruang lebih luas kepada pemain muda.
Chris Richards dan Cole Campbell tidak masuk daftar pertandingan menghadapi Peru karena load management, bukan karena cedera yang membuat mereka keluar dari skuad. Keduanya tetap berada dalam rombongan Amerika Serikat untuk rangkaian empat pertandingan.
Situasi Chile lebih jelas setelah Lucas Cepeda mendapat kartu merah langsung akibat pelanggaran terhadap Richie Laryea ketika menghadapi Kanada. Gabriel Suazo kemudian dikeluarkan pada menit ke-50 setelah menerima kartu kuning kedua dalam pertandingan sama.
Kedua pemain tersebut harus menjalani hukuman pada pertandingan persahabatan berikutnya karena regulasi disiplin FIFA membawa skorsing laga persahabatan menuju friendly berikutnya. Karena itu, Cepeda dan Suazo tidak tersedia untuk Amerika Serikat vs Chile.
Guillermo Maripán juga tidak termasuk daftar terbaru Chile untuk tur Amerika Utara, sedangkan Erick Pulgar memilih tetap berada di luar tim nasional. Situasi keduanya berbeda dari Cepeda dan Suazo karena bukan skorsing pertandingan.
| Tim | Pemain | Status |
|---|---|---|
| Amerika Serikat | Ricardo Pepi | Cedera, mundur dari skuad |
| Amerika Serikat | Christian Pulisic | Tidak dipanggil pada jendela ini |
| Amerika Serikat | Folarin Balogun | Tidak dipanggil pada jendela ini |
| Amerika Serikat | Chris Richards | Load management pada laga sebelumnya, tetap dalam skuad |
| Chile | Lucas Cepeda | Skorsing setelah kartu merah langsung |
| Chile | Gabriel Suazo | Skorsing setelah kartu merah |
| Chile | Guillermo Maripán | Tidak masuk skuad tur |
| Chile | Erick Pulgar | Memilih berada di luar tim nasional |
5 Pertandingan Terakhir Amerika Serikat Jelang Amerika Serikat vs Chile
Amerika Serikat mencatat tiga kemenangan dan dua kekalahan dalam lima pertandingan terbaru sebelum Amerika Serikat vs Chile. Rangkaian tersebut mencakup empat pertandingan terakhir Piala Dunia 2026 serta kemenangan persahabatan menghadapi Peru.
Pertandingan terbaru menghasilkan kemenangan 4-1 atas Peru di Orlando setelah skor masih 1-1 saat turun minum. Tuan rumah mencetak tiga gol selepas jeda melalui Tillman, Hall, dan Berhalter untuk mengamankan hasil positif.
Pada Piala Dunia, Amerika Serikat tersingkir setelah kalah 1-4 dari Belgia pada babak 16 besar. Sebelumnya mereka mengalahkan Bosnia & Herzegovina 2-0 untuk mencapai fase tersebut setelah melewati fase grup.
Tim Pochettino sebelumnya kalah 2-3 dari Turki dalam pertandingan fase grup yang dimainkan setelah tiket menuju babak berikutnya sudah diamankan. Amerika Serikat juga menang 2-0 atas Australia pada pertandingan grup sebelumnya.
| Tanggal | Pertandingan | Kompetisi | Hasil |
|---|---|---|---|
| 26 September 2026 | Amerika Serikat vs Peru | Persahabatan | 4-1 |
| 6 Juli 2026 | Amerika Serikat vs Belgia | Piala Dunia 2026 | 1-4 |
| 1 Juli 2026 | Amerika Serikat vs Bosnia & Herzegovina | Piala Dunia 2026 | 2-0 |
| 25 Juni 2026 | Amerika Serikat vs Turki | Piala Dunia 2026 | 2-3 |
| 19 Juni 2026 | Amerika Serikat vs Australia | Piala Dunia 2026 | 2-0 |
Kemenangan atas Peru memperlihatkan keberanian Pochettino memberikan menit kepada pemain muda tanpa sepenuhnya kehilangan struktur permainan. Amerika Serikat menghasilkan empat pencetak gol berbeda dan sebelas pemain mendapatkan penampilan senior pertama sepanjang pertandingan.
5 Pertandingan Terakhir Chile Jelang Amerika Serikat vs Chile
Chile membawa tiga kekalahan dan dua kemenangan dari lima pertandingan terakhir sebelum Amerika Serikat vs Chile. Periode tersebut dimulai pada FIFA Series Maret, berlanjut melalui dua persahabatan Juni, kemudian kekalahan terbaru menghadapi Kanada.
La Roja terakhir kalah 0-1 dari Kanada setelah Jonathan David mencetak gol pada menit ke-12. Chile tetap memperoleh beberapa peluang meski bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-35 dan sembilan pemain mulai menit ke-50.
Chile sebelumnya menang 2-1 atas Republik Demokratik Kongo pada 9 Juni setelah tiga hari sebelumnya kalah 1-2 dari Portugal. Dua pertandingan tersebut merupakan bagian agenda persahabatan menjelang Piala Dunia yang tidak mereka ikuti.
Pada FIFA Series Maret, Chile kalah 1-4 dari Selandia Baru setelah sebelumnya mengalahkan Cape Verde 4-2. Rangkaian tersebut menunjukkan La Roja mampu mencetak gol, tetapi konsistensi pertahanan masih mengalami perubahan.
| Tanggal | Pertandingan | Kompetisi | Hasil |
|---|---|---|---|
| 26 September 2026 | Kanada vs Chile | Persahabatan | 1-0 |
| 9 Juni 2026 | RD Kongo vs Chile | Persahabatan | 1-2 |
| 6 Juni 2026 | Portugal vs Chile | Persahabatan | 2-1 |
| 30 Maret 2026 | Selandia Baru vs Chile | FIFA Series | 4-1 |
| 27 Maret 2026 | Chile vs Cape Verde | FIFA Series | 4-2 |
Kekalahan dari Kanada sulit digunakan sebagai gambaran utuh kondisi Chile karena dua kartu merah mengubah pola pertandingan secara signifikan. Córdova bahkan menilai keberanian tim untuk tetap menyerang dengan sembilan pemain sebagai salah satu aspek positif.
Head to Head Amerika Serikat vs Chile
Amerika Serikat vs Chile telah menghasilkan persaingan cukup berimbang secara historis, meski Chile memiliki keunggulan dalam catatan keseluruhan U.S. Soccer. Pertemuan terakhir kedua negara terjadi pada Maret 2019 dan berakhir imbang 1-1.
Christian Pulisic mencetak gol pembuka ketika kedua negara bertemu di Houston pada 2019 sebelum Óscar Opazo menyamakan kedudukan. Hasil tersebut memperpanjang rangkaian Amerika Serikat tanpa kemenangan atas Chile setelah pertemuan sebelumnya pada 2015.
Chile menang 3-2 pada Januari 2015 setelah Mark González mencetak dua gol, sedangkan pertemuan 2011 berakhir imbang 1-1. Amerika Serikat sebelumnya mencatat kemenangan 2-1 dalam pertandingan persahabatan di Santiago pada Januari 2000.
Lima pertemuan terbaru Amerika Serikat vs Chile menghasilkan dua kemenangan Amerika Serikat, satu kemenangan Chile, dan dua hasil imbang. Namun pertemuan-pertemuan tersebut terbentang selama lebih dari dua dekade sehingga nilai prediktifnya terbatas.
Head to Head Amerika Serikat vs Chile
| Tanggal | Pertandingan | Kompetisi | Skor |
|---|---|---|---|
| 26 Maret 2019 | Amerika Serikat vs Chile | Persahabatan | 1-1 |
| 28 Januari 2015 | Chile vs Amerika Serikat | Persahabatan | 3-2 |
| 22 Januari 2011 | Amerika Serikat vs Chile | Persahabatan | 1-1 |
| 29 Januari 2000 | Chile vs Amerika Serikat | Persahabatan | 1-2 |
| 21 Februari 1999 | Amerika Serikat vs Chile | Persahabatan | 2-1 |
Secara keseluruhan, basis data 11v11 mencatat Amerika Serikat menghasilkan tiga kemenangan, tiga imbang, dan empat kekalahan dari sepuluh pertemuan yang tercatat. U.S. Soccer memiliki pencatatan sedikit berbeda dengan memasukkan satu pertandingan tambahan.
Player to Watch Amerika Serikat: Giovanni Alejandro Reyna
Giovanni Alejandro Reyna menjadi Player to Watch Amerika Serikat setelah kembali memberi pengaruh langsung melalui assist ketika menghadapi Peru. Tendangan bebasnya disambut Justin Ellis untuk menghasilkan gol pembuka pada menit keempat di Orlando.
Reyna merupakan salah satu pemain dengan pengalaman terbesar dalam skuad muda Pochettino kali ini, setelah mengoleksi lebih dari 40 penampilan senior. Kemampuannya bermain sebagai gelandang serang atau pemain sisi memberikan fleksibilitas terhadap struktur ofensif.
Dalam Amerika Serikat vs Chile, Reyna dapat bergerak di belakang lini tengah untuk menerima bola sebelum menghubungkan serangan dengan Ellis, Hall, atau Tillman. Absennya beberapa figur senior membuat tanggung jawab kreatifnya menjadi lebih besar.
Pochettino hanya memainkan Reyna sampai menit ke-61 menghadapi Peru sebelum memasukkan Mathis Albert, sehingga beban fisiknya relatif terkendali. Situasi tersebut memberi peluang kuat untuk kembali terlibat sejak awal di St. Louis.
Player to Watch Chile: Darío Osorio
Darío Osorio menjadi Player to Watch Chile karena pemain Crystal Palace tersebut tetap menjadi salah satu sumber progresi utama dalam generasi baru La Roja. Ia bermain sebagai starter dari sisi kanan ketika Chile menghadapi Kanada.
Osorio menghasilkan salah satu peluang awal Chile dengan tembakan dari luar kotak penalti yang memaksa Dayne St. Clair melakukan penyelamatan. Keberaniannya membawa bola tetap terlihat sebelum dinamika pertandingan berubah akibat dua kartu merah.
Absennya Cepeda membuat peran Osorio berpotensi semakin penting dalam Amerika Serikat vs Chile, terutama ketika tim membutuhkan pemain yang mampu memenangi duel individu. Ia juga dapat berpindah menuju area tengah untuk menciptakan kombinasi.
Córdova mempunyai Ben Brereton Díaz dan Gonzalo Tapia sebagai titik serangan yang dapat menerima umpan dari Osorio. Mobilitas ketiganya menjadi salah satu jalur Chile untuk menyerang ruang di belakang pertahanan Amerika Serikat.
Analisis Taktik Amerika Serikat vs Chile
Amerika Serikat kemungkinan mencoba mempertahankan dominasi penguasaan yang terlihat ketika menghadapi Peru, tetapi dengan beberapa perubahan susunan pemain. Adams dapat menjaga struktur, sementara Berhalter dan Reyna bergerak lebih agresif untuk membantu progresi melalui tengah.
Pochettino juga mempunyai Freeman dan Antonee Robinson yang mampu mendorong posisi tinggi dari kedua sisi ketika Amerika Serikat menyerang. Struktur tersebut dapat berubah menjadi bentuk tiga pemain di belakang saat salah satu bek naik.
Hall dan Ellis memberikan mobilitas yang berbeda karena keduanya nyaman bergerak keluar dari posisi penyerang tengah. Tillman dapat memanfaatkan ruang yang tercipta dengan masuk dari sisi atau bergerak sebagai pemain kedua di kotak penalti.
Chile diperkirakan kembali menggunakan empat bek setelah kehilangan Suazo, dengan Francisco Salinas atau Marcelo Morales menjadi opsi di sisi kiri. Córdova membutuhkan koordinasi lebih baik karena dua perubahan paksa dapat memengaruhi kesinambungan lini pertahanan.
Rodrigo Echeverría dapat memberikan perlindungan tambahan kepada lini belakang, sementara Pizarro dan Núñez mengatur progresi. Chile perlu melewati tekanan pertama Amerika Serikat sebelum menemukan Osorio atau Brereton Díaz di area yang lebih terbuka.
Amerika Serikat vs Chile juga dapat ditentukan melalui transisi karena kedua tim memiliki pemain cepat pada area sayap. Kemampuan menjaga rest defence setelah full-back bergerak tinggi menjadi faktor penting untuk membatasi serangan balik.
Situasi bola mati dapat menjadi jalur lain bagi Amerika Serikat setelah mereka mencetak gol pertama melawan Peru melalui tendangan bebas Reyna. Chile mempunyai Román dan Villagra yang perlu menjaga duel udara dengan disiplin.
Jadwal Amerika Serikat vs Chile di FIFA Matchday
Amerika Serikat vs Chile akan dimainkan di Energizer Park, St. Louis, Missouri, Selasa, 29 September 2026 pukul 19.00 waktu setempat. Bagi penonton Indonesia, pertandingan berlangsung Rabu, 30 September 2026 pukul 07.00 WIB.
Energizer Park merupakan stadion berkapasitas sekitar 22.000 penonton dan menjadi kandang St. Louis City SC di Major League Soccer. Stadion tersebut dibuka pada 2022 dan sebelumnya dikenal luas melalui identitas CITYPARK.
Pertandingan ini juga menjadi bagian dari Impact Match, dengan U.S. Soccer memberikan penghormatan kepada Tim Ream sebelum kickoff. Ream merupakan kapten Amerika Serikat pada Piala Dunia 2026 sekaligus berasal dari kawasan St. Louis.
| Detail Pertandingan | Keterangan |
|---|---|
| Pertandingan | Amerika Serikat vs Chile |
| Agenda | Persahabatan Internasional FIFA |
| Tanggal WIB | Rabu, 30 September 2026 |
| Kick-off | 07.00 WIB |
| Tanggal Lokal | Selasa, 29 September 2026 |
| Kick-off Lokal | 19.00 CT |
| Stadion | Energizer Park |
| Kota | St. Louis, Missouri |
| Negara | Amerika Serikat |
| Siaran AS | TNT, truTV, HBO Max, Universo, Peacock |
| Siaran Chile | Mega, Mega GO |
Selepas Amerika Serikat vs Chile, tim Pochettino akan melanjutkan agenda menghadapi Meksiko pada 3 Oktober sebelum bertemu Kanada tiga hari kemudian. Chile juga masih mempunyai pertandingan melawan Meksiko pada 6 Oktober.
Amerika Serikat membawa kepercayaan diri setelah kemenangan besar sekaligus kesempatan menguji generasi baru, sementara Chile perlu menyesuaikan dua posisi akibat skorsing. Konteks tersebut memberikan latar pertandingan tanpa menjadi dasar memastikan hasil akhirnya.


